Berita

100 Unit Rumah Khusus Telah Diresmikan di Papua

4 Juli 2016
1 menit

Urbanites, tahukah Anda kalau Pemerintah Indonesia memiliki sebuah program membangun wilayah di pinggiran? Ya, program ini dinamakan rumah khusus. Apakah itu? Di mana saja pembangunannya? Baca informasi lengkapnya dalam artikel ini!

Sebelumnya, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa rumah khusus adalah program Kementerian PUPR yang dibangun di daerah perbatasan. Khusus untuk pembangunan rumah khusus di Papua, program ini sudah sesuai dengan Nawacita Agenda III.

Apa itu Nawacita Agenda III? Ini adalah sebuah program membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Agendanya sendiri mengutamakan pemerataan pembangunan antar wilayah, terutama desa di Indonesia bagian timur dan kawasan perbatasan.

Pada akhir Juni 2016, sebanyak 100 unit rumah khusus telah diresmikan oleh Kementerian PUPR. Pengadaannya sendiri berdasarkan usulan dari Majelis Rakyat Papua (MRP), sebuah lembaga yang beranggotakan para putra asli Papua.

Rumah khusus di Papua ini tidak terpusat pada satu lokasi. Penyebarannya ini terdiri dari 20 unit di Kota Jayapura dan ada 8 kabupaten yang masing-masingnya mendapatkan 10 unit. Kabupaten tersebut terdiri dari Kabupaten Keerom, Kabupaten Nabire, Yapen, Tolikara, Jayawijaya, Yalimo, Paniai, dan Biak Numfor.

Meskipun demikian, 100 unit rumah ini belum mampu memenuhi kebutuhan rumah di Papua. Padahal, persentase pembangunan dari program ini di Papua jauh lebih besar jika dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia. Biaya yang dihabiskan pun mencapai Rp400 miliar dari total biaya pembangunan Rp1,4 triliun untuk seluruh wilayah di Indonesia.

Berdasarkan laporan Direktur Rumah Khusus Kementerian PUPR, di Provinsi Papua sedang dilakukan pembangunan rumah khusus sebanyak 1.246 unit. Lokasinya sendiri tersebar di 1 kota dan 18 kabupaten. Tidak hanya itu, di Papua Barat pun sedang dibangun 784 unit rumah khusus yang tersebar di 7 Kabupaten.

Rumah khusus ini diberikan kepada para pemuka agama yang ada di Papua tanpa ada pengecualian. Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan dapat mengurangi jumlah backlog di Papua. Tak hanya itu, diharapkan juga keluarga di Papua dapat memiliki kualitas hidup yang lebih layak.

Wah, pembangunan di Indonesia semakin berkembang ya, Urbanites? Semoga pembanguan ini dapat merata dan semuanya pun dapat merasakan manfaatnya.

Yuk, sebarkan kabar gembira ini di akun media sosial Anda!

You Might Also Like