Rumah, Tips & Trik

5 Cara Renovasi Rumah yang Harus Diketahui Sebelum Menjualnya

5 November 2016
cara renovasi rumah
2 menit

Cara renovasi rumah seperti apa yang efektif digunakan sebelum menjual atau menyewakan hunian tersebut? Jawabannya bisa Anda dapatkan di sini.

Sebelum datangnya penyewa ataupun pembeli sebuah rumah, kebanyakan para pemilik memiliki strategi untuk membuat hunian mereka menjadi lebih ‘eye catching’.

Namun ada sebagian yang merenovasi rumah dengan dana yang pas-pasan yang bahkan dapat membuat rumah seperti rumah hantu yang berpenghuni.

Di sisi lain ada juga sebagian yang menghabiskan banyak dana, sehingga membuat mereka malah terlilit kerugian.

Berikut adalah prinsip-prinsip pemilik agar melakukan ‘harus’ – dan ‘tidak’ dalam merenovasi rumah

Jangan melulu fokus pada Ruang Tamu. Kini fokus pada dapur, toilet dan tempat tidur.

Banyak pemilik hunian membuat kesalahan dengan mengeluarkan banyak dana untuk merenovasi ruang tamu, banyak yang terpikir bahwa pembeli atau penyewa fokus pada ruang tamu, namun pada kenyataannya mereka hanya butuh 30 detik saja untuk melihat-lihat ruang tamu.

Kamu harus memposisikan diri sebagai pembeli dahulu. Apa kira-kira hal pertama yang harus kamu perhatikan pada sebuah rumah yang akan ditinggal untuk 2-3 tahun kedepan?

Yap, jawabannya pasti dapur, toilet, kamar tidur. Jika bagian tersebut buruk, ruang tamu terbaikmu tidak akan membantu.

Gunakan perbandingan 70/30. Untuk bagian 70% ini gunakan untuk biaya untuk perbaikan dapur, toilet, dan kamar tidur. Sisanya masuk ke bagian lain dari rumah.

Gunakan kran, shower, dan penerangan

Kran, shower, dan lampu adalah tiga hal penting. Kran berkarat, shower kamar mandi mati, dan lampu rusak, sangat berpengaruh kepada calon penyewa ataupun pembeli.

Pilih cat dinding yang berkualitas

Jangan memilih cat dinding yang asal murah saja, karena dinding dengan cat murah itu akan Nampak kurang bagus karena biasanya memiliki warna yang pudar.

Jangan lupa untuk memoles dinding dengan benar, tidak asal-asalan. Karena bisa terjadi pewarnaan yang tidak merata sehingga membuat keratin dan garis-garis pada dinding, sehingga rumah kamu tidak terlihat rapi.

Bersihkan jamur-jamur yang menempel

Umumnya jamur itu hadir di lantai kayu ataupun panel pintu. Jika kamu termasuk yang memiliki masalah dengan hal ini, segeralah membersihkan bagian-bagian tersebut.

Jangan haya mencabut jamurnya saja, karena jamur akan terus tumbuh dan muncul lagi.

Kamu harus membersihkannya dengan pembersih khusus untuk perabot kayu.

Hal ini akan terlihat jijik dimata penyewa atau pembeli jika mereka sampai melihat jamur-jamur tersebut.

Gantilah karpet yang sudah berubah warna apalagi yang sudah compang-camping

Ketika karpet berubah warna atau compang-camping itu memberikan kesan bahwa rumah kotor.  Jangan biarkan hal ini terjadi, agar calon penyewa ata pembeli tidak lari.

Gunakanlah sedikit dana ektra untuk membeli karpet yang baru agar menarik perhatian pembeli atau penyewa.

Ingat, semua hal diatas tak selalu mengeluarkan dana yag mahal. Kamu hanya perlu focus untuk memilah-milah apa saja yang harus di renovasi. Selamat merenovasi!

You Might Also Like