Berita

5 Kesalahan yang Biasanya Dilakukan Pembeli Rumah Newbie. Akibatnya Bikin Patah Hati!

3 menit

Belum ada pengalaman, biasanya para pembeli rumah yang masih newbie mengalami beberapa ganjalan. Lebih baik bersiap agar tidak melakukan kesalahan. Jika sampai melakukannya, risikonya bisa-bisa membuatmu patah hati! Ayo cermati kesalahan apa saja yang harus kamu hindari di bawah ini!

[nextpage title=”Malas Membandingkan” ]

Malas Membandingkan

Mencari rumah idaman sekarang ini makin mudah berkat kehadiran situs properti seperti UrbanIndo. Setelah searching dan naksir dengan beberapa rumah, jangan terburu-buru menjatuhkan pilihan. Bandingkan dulu beberapa rumah pilihan baik fasilitasnya, fitur yang dimiliki, letak, harga, dan lainnya.

Saat seseorang sudah membeli lalu menemukan rumah lain yang serupa di kemudian hari dengan harga lebih murah, kemungkinan besar ia akan merasa patah hati. Agar hal ini tidak dirasakan, pastikan pilihanmu terhadap rumah idaman sudah benar-benar mantap.

Baca Juga: Jangan Buru-Buru Beli! Bandingkan Dulu Properti Dengan Harga Di Sekitar

[/nextpage]

[nextpage title=”Terlalu Baper” ]

Terlalu Baper

Para pembeli rumah newbie, apalagi mereka yang budget-nya sudah cukup untuk membeli rumah, kerap terlalu baper alias bawa perasaan saat memilih rumah. Ketika rumah yang sudah diincar raib dibeli orang, mereka pun akan merasa patah hati dan merasa tak akan mendapatkan rumah yang sesuai lagi.  

Dikutip dari situs trulia.com, para pencari rumah disarankan untuk menyikapi hal tersebut dengan santai. Masih banyak rumah kok yang lebih menarik dengan harga yang pas di kantong. Maka dari itu, saat akan membeli rumah, para pencari pun diminta untuk mencari referensi yang sesuai dengan kriteria sebanyak-banyaknya.

[/nextpage]

[nextpage title=”Tak Menyisihkan Uang” ]

Tak Menyisihkan Uang

Saat memutuskan untuk memiliki tempat tinggal sendiri, pembeli rumah wajib untuk punya tabungan. Akan ada banyak biaya lain yang wajib dibayarkan, lho! Jika tidak menyisihkan uang sedini mungkin, kapan terbelinya ya.

Misalnya, kebutuhan untuk punya rumah sudah semakin mendesak, lalu tidak ada uang di tabungan. Orang tersebut pun pasti jadi kelimpungan dan berharap dapat pinjaman dari sana-sini. Mendapatkan pinjaman tidak mudah, lho! Setidaknya, jika sudah ada uang di tabungan, setidaknya uang tersebut bisa digunakan untuk membayar DP.

[/nextpage]

[nextpage title=”Gagal Dapat Pinjaman” ]

Gagal Dapat Pinjaman

Banyak utang membuatmu catatan kreditmu jadi buruk. Hal ini ternyata bisa berpengaruh pada diterima atau tidaknya pengajuan pinjaman KPR. Jika kamu tidak dapat melunasi tunggakan utang, salah satunya kartu kredit, uang untuk membeli rumah impianmu akan tidak diberikan bank.

[/nextpage]

[nextpage title=”Tidak Melakukan Inspeksi” ]

Tidak Melakukan Inspeksi

Sebagai pembeli rumah, kamu boleh saja kok komplain kepada penjual mengenai kondisi tempat tinggal yang akan dibeli. Misalnya, kamu membeli rumah ke developer dan ada spesfikasi yang tidak sesuai atau rusak sebelum huni, adukan saja dan minta perbaikan. Sama halnya jika kamu membeli rumah second.

Jika kamu tidak melakukan inspeksi sementara rumah telah dibeli dan ditempati, maka kesempatan perbaikan pun sulit untuk didapatkan. Jangan sampai ini terjadi saat membeli rumah ya, Urbanites! Rasa menyesalnya mungkin dobel, sebab kamu harus menerima hal tersebut sambil mengeluarkan uang lagi.

Ayo, mari lebih cermat lagi ketika akan membeli rumah! Lakukan pencarianmu di UrbanIndo dan manfaatkan berbagai fitur yang ada untuk mendapatkan rumah idaman yang sesuai. Semoga ulasan di atas bermanfaat ya.

[/nextpage]

Tiara Syahra Syabani

Seorang jurnalis/editor kemudian beralih profesi menjadi content dan copywriter. Pecinta buku komik Hai, Miiko! Senang traveling dan makan makanan gurih. Beri saya masukan dengan meninggalkan komentar :)
Follow Me:

Related Posts