Tips & Trik

9 Cara Mudah Lindungi Bumi Mulai dari Rumah Sendiri

18 April 2018
blog-hari-bumi
4 menit

Seperti yang kita tahu, hari bumi diperingati setiap tanggal 22 April.

Biasanya…

Banyak yang melakukan kampanye terkait peringatan hari bumi berupa ajakan untuk turut melestarikan bumi.

Disadari atau tidak…

Banyak hal sederhana yang disepelekan, padahal itu bisa turut membantu untuk melindungi bumi.

Jadi…

Tak perlu langsung melakukan perubahan besar, namun Anda bisa memulainya dari hal-hal kecil di rumah.

Kira-kira apa saja ya yang bisa dilakukan?

Cabut Stop Kontak Saat Tak Digunakan

Membiarkan stop kontak terus menancap ke sumber listrik sering dilakukan oleh banyak orang.

Anda salah satunya?

Mungkin banyak yang belum tahu kalau…

Kebiasaan ini akan merugikan karena menyerap banyak energi listrik.

Anda harus tahu:

Stop kontak yang terus menempel meski tak digunakan nyatanya akan tetap menyedot energi listrik.

Tak tanggung-tanggung, energi listrik yang diserap pun mencapai 30%.

Tentu tak rela ‘kan kalau harus membayar listrik yang tidak digunakan?

Matikan Lampu di Siang Hari

Penggunaan lampu di rumah tentu akan menggunakan energi yang cukup besar

Tahukan Anda?

Setiap ada lampu yang dimatikan, jumlah karbondioksida pun akan berkurang.

Seperti yang kita tahu…

Karbondioksida berlebih dapat menyebabkan pemanasan global atau global warming.

Oleh karena itu…

Matikan lampu saat tidak digunakan.

Matikan lampu saat tidur dan saat matahari mulai bersinar .

Sangat disarankan untuk menggunakan lampu hemat energi (LED) karena mampu menghemat 80% energi.

Anda juga bisa menyiasati penggunaan lampu di rumah yaitu dengan:

Menambah jumlah ventilasi agar rumah tetap terang dan sejuk.

Matikan Tv Jika Tak Ditonton

Siapa yang di antara Anda sering…

Menyalakan televisi hanya untuk membuat suasana rumah menjadi ramai?

Banyak juga yang menyalakan televisi dan ditinggalkan tanpa ditonton.

Nah, kebiasaan-kebiasaan ini membuat listrik jadi boros dan tagihannya membengkak.

Ini yang harus Anda lakukan:

Menyalakan televisi saat akan ditonton.

Anda juga harus memerhatikan kontras dan suara tv.

Kenapa?

Ternyata kontras yang terlalu terang dan suara yang terlalu kencang akan sangat menyedot listrik.

Jadi, atur kontras dan suara juga, ya!

Jangan Sering Buka Pintu Kulkas

Membuka pintu kulkas bisa boros energi!

Kok bisa?

Harus Anda perhatikan bahwa:

Saat pintu kulkas dibuka, maka akan terjadi lonjakan daya listrik.

Banyak kulkas yang butuh 30 menit untuk mengembalikan suhu seperti semula ketika pintunya dibuka selama 30 detik.

Selain itu…

Tata dengan baik bahan makanan di dalam kulkas dan jangan terlalu padat.

Kulkas yang diisi terlalu penuh akan bermasalah pada sirkulasinya.

Ini membuat kulkas akan terus “bekerja keras” untuk melakukan penyesuaian suhu.

Oh, ya, jangan biarkan kulkas terlalu kosong, ya!

Kulkas yang kosong juga membutuhkan daya yang besar.

Gunakan AC Seperlunya

Anda menggunakan AC di rumah?

Kebanyakan orang menyalakan AC di suhu 16 – 18 derajat.

Perlu Anda ketahui bahwa:

Suhu ruangan di Indonesia tidak mungkin 16 derajat dan biasanya ada di angka 22 derajat.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin nyalakan AC di suhu ruangan.

Ini membuat AC bekerja lebih keras dan daya listrik yang digunakan pun akan lebih besar.

Salah satu triknya adalah dengan memperbanyak ventilasi dan bukaan di rumah.

Ini akan membantu rumah Anda tetap sejuk karena sirkulasi udara jadi lebih lancar.

Pakai Air Secukupnya

Selain berkaitan dengan penghematan listrik, Anda juga harus:

Mempertimbangkan penghematan air.

Langkah sederhana yang bisa Anda lakukan adalah:

Jangan biarkan air mengalir ketika mencuci piring atau menggosok gigi!

Cara ini dapat mengurangi pemakaian air hingga 4 liter per menit.

Sebisa mungkin hindari juga pemakaian shower untuk mandi karena akan lebih boros.

Jangan Gunakan Produk Sekali Pakai

Zaman yang semakin modern membuat banyak orang menginginkan sesuatu yang praktis.

Misalnya, menggunakan produk kemasan sekali pakai.

Beberapa contohnya seperti:

Minuman kemasan, alat makan sekali pakai, dan tisu.

Sadarkah Anda?

Penggunaan produk seperti ini tentunya akan menambah produksi sampah.

Ketika di rumah, sebisa mungkin jangan gunakan produk-produk sekali pakai.

Daur Ulang Sampah

Biasakan diri untuk memisahkan sampah organik dan anorganik di rumah.

Nantinya sampah organik bisa Anda manfaatkan sebagai pupuk kompos.

Terpaksa menggunakan produk sekali pakai?

Kalau begitu, daur ulang saja!

Jika Anda suka berkreasi, maka bisa membuat barang-barang daur ulang dari plastik dan botol bekas.

Kalau tak bisa?

Cobalah pisahkan beberapa sampah anorganik untuk diloak, sehingga bisa diolah kembali oleh pihak lain.

Lengkapi dengan Tanaman Hijau

Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah melengkapi rumah dengan beragam tanaman hijau.

Mulailah untuk menanam beragam tanaman besar di halaman rumah.

Bagaimana kalau tak ada lahan?

Anda bisa menanam tanaman kecil di pot atau menggunakan tanaman vertikal.

Banyaknya tanaman akan membuat rumah menjadi sejuk dan turut membantu menanggulangi global warming.

Nah, cara mana yang akan Anda lakukan pertama kali?

Hal-hal di atas memang terkesan sederhana, namun jika dilakukan dengan baik, maka akan menjadi kebiasaan positif dan bumi akan semakin terjaga.

Yuk, mulai bergerak selamatkan bumi mulai dari rumah sendiri!

You Might Also Like