Berita Ragam

Mengenal Agama Maradona yang Dianut Ratusan Orang | Punya “10 Perintah” dan Doa Sendiri

3 menit

Saking fanatiknya sekelompok fans sepakbola kepada Diego Maradona, mereka sampai membuat agama Maradona. Agama ini dikhususkan untuk memuja bintang rumput hijau yang dikenal dengan “Gol Tangan Tuhan”.

Mantan pemain sepakbola asal Argentina, Diego Maradona, dikabarkan tutup usia pada Rabu (25/11/2020) karena penyakit yang dideritanya.

Kabar ini tentu menjadi kabar duka bagi penganut agama Maradona.

Lalu apa saja kegiatan para pemuja “The Golden Boy” ini?

Mengenal Agama Maradona

Agama Maradona

sumber: mundotkm.com

Melansir Kompas.com yang mengutip 90min pada Rabu (25/11/2020), agama Maradona didirikan pada 1998 oleh tiga fans fanatik.

Ketiganya adalah Hector Campomar, Alejandro Veron, dan Hernan Amez.

Sebuah sekte pemuja The Golden Boy itu mendirikan gereja yang diberi nama Gereja Maradoniana (Iglesia Maradoniana) di Kota Rosario, Argentina.

Kemudian, Gereja Maradoniana menjadikan ulang tahun mantan pemain Napoli, 30 Oktober, sebagai “Hari Natal“.

Sementara, tanggal saat Maradona mencetak dua gol melawan Inggris di Piala Dunia 1986, yaitu 22 Juni, menjadi “Hari Paskah”.

Seiring berjalannya waktu, jumlah penganut agama Maradoniana bertambah meski tidak terlalu pesat perkembangannya.

Saat agama ini berdiri, pengikutnya hanya 30-40 orang.

Namun, saat ini, penganut agama Maradoniana diperkirakan mencapai sekira 200 ribu orang dari 130 negara.

Menurut para penganutnya, apa yang dilakukan Diego Maradona di lapangan sepakbola adalah keajaiban.

“Agama kami adalah sepakbola dan seperti semua agama, pasti memiliki Tuhan,” kata Alejandro Veron, mengutip Kompas.com yang melansir The Guardian, pada 2008.

Pendiri agama Maradoniana lainnya, Amez, mengatakan bahwa agama mereka tidak memiliki gedung gereja.

Hal itu dikarenakan bagi mereka “agama” adalah orang-orang atau penganut kepercayaan tersebut.

Aktivitas Agama Maradoniana

Iglesia Maradoniana

sumber: mundotkm.com

Sama seperti agama lainnya, agama Maradoniana memiliki sejumlah ritual yang harus diikuti para penganutnya.

Salah satunya adalah selalu membahas Diego Maradona ketika berbicara tentang sepakbola.

Gereja Maradoniana juga melaksanakan ritual pembaptisan.

Anggota yang masuk dalam agama ini menyelesaikan proses pembaptisan dengan cara menciptakan kembali “gol Tangan Tuhan” pada Piala Dunia 1986.

Selain itu, mereka juga kerap berkeliling Argentina sambil membawa patung dan ornamen Maradona untuk disembah.

Para penganut agama Maradoniana juga memiliki doa khusus, yaitu, “Diego kami, yang berseni di bumi. Dikuduskan kaki kiri. Keajaibanmu datang, golmu diingat,”.

10 Perintah Agama Maradoniana

10 perintah agama Maradoniana

sumber: vice.com

Hal unik lainnya dari agama ini adalah memiliki “10 Perintah” sendiri.

Ke-10 perintah agama Maradona ini di antaranya adalah:

  • Bola tidak pernah kotor.
  • Cintai sepakbola di atas segalanya.
  • Menyatakan cinta tanpa syarat untuk Maradona dan keindahan sepakbola.
  • Pertahankan seragam Argentina.
  • Sebarkan berita keajaiban Maradona ke seluruh alam semesta.
  • Hormati kuil tempat dia bermain dan seragam sucinya.
  • Jangan menyatakan Maradona sebagai anggota tim mana pun.
  • Mengkhotbahkan dan menyebarkan prinsip-prinsip Gereja Maradoniana.
  • Menjadi Diego sebagai nama tengah dan bernama putra pertama Anda Diego.
  • Jangan hidup terasing dari kenyataan dan jangan sia-sia.

Kesedihan Penganut Agama Maradona

kesedihan pendukung maradona

Meninggalnya Diego Maradona pada Rabu (25/11/2020) membuat para penggemar dan pemujanya sangat bersedih.

Bahkan, Gereja Maradoniana mengajak para penggemar berkumpul di Obelisk pada Kamis (26/11/2020), pukul 18.00 waktu setempat.

Obelisk adalah sebuah tempat di Buenos Aires, Argentina, yang dikenal sebagai tempat perayaan sepakbola.

Seorang penggemar, Guillermo Rodriguez (42), mengaku tidak bisa menahan tangis saat sang idola dikabarkan meninggal.

Dia kini tidak bisa mewujudkan impiannya untuk memeluk sang idola.

Padahal, pada 30 Oktober lalu, dia baru membuat tato sang idola untuk merayakan ulang tahun ke-60 Diego Maradona.

“Saya memilih untuk tidak berbicara. Saya akan pergi ke Obelisk hari ini,” kata Guillermo Rodriguez, dilansir dari France24.

Kesedihan juga dirasakan penggemar lainnya, Gabriel Oturi (68).

“Saya akan jujur kepada Anda. Saya pikir dia adalah pria hebat yang tidak memiliki orang-orang yang sangat baik di sekitarnya, yang dimanfaatkan banyak,” kata Oturi.

***

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Bali?

Bisa jadi Damara Village di Kuta Selatan adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts