Berita Ragam

Dirukiah karena Dituduh Kerasukan Genderuwo, Aisyah Tewas Mengenaskan sampai Mayatnya Mengering

2 menit

Warga Dusun Paponan, Desa Bejen Kecamatan Bajen, Temanggung, Jawa Tengah, tengah dikejutkan dengan penemuan mayat bocah perempuan berusia tujuh tahun pada Minggu malam (16/5). Mayat yang berinisial A itu diketahui bernama Aisyah, bocah berumur tujuh tahun asal Temanggung.

Jasad bocah perempuan itu sudah mengering karena sudah meninggal 4 bulan lalu.

Selama itu pula jasad Aisyah dibiarkan di salah satu kamar di rumahnya.

Dari hasil penyelidikan, orang tuanya mengaku anaknya tengah melakukan rukiah karena dianggap nakal akibat kerasukan genderuwo.

Oleh orang tuanya, gadis ini ditenggelamkan ke dalam bak air hingga tewas mengenaskan.

Kronologi Penemuan Mayat

aisyah bocah temanggung

sumber: zonajakarta.pikiran-rakyat.com

Melansir dari akun Instagram @cerminhidupp, Selasa (18/5/2021), kematian Aisyah terungkap saat momen Lebaran.

Bude korban bernama Suratini menanyakan kabar bocah tersebut kepada orang tuanya karena sudah sekitar empat bulan Aisyah tidak pernah kelihatan.

Orangtua Aisyah mengatakan kalau anaknya berada di rumah kakeknya di Dusun Silengkung Desa Congkrang.

Dengan perasaan curiga, Suratini bersama paman korban pun mendatangi rumah Maryanto, kakek Aisyah.

Namun, Maryanto menyebut justru Aisyah tidak berada di rumahnya.

Merasa janggal, Maryanto mendatangi rumah Aisyah dan bertemu dengan sang ayah, Marsidi.

Ia mendesak dan bertanya di mana keberadaan cucunya.

Lalu Marsidi membawa Maryanto ke kamar tempat Aisyah diletakkan.

Saat kamar dibuka, rupanya Aisyah sudah meninggal dunia dan diperkirakan cucunya tersebut sudah menjadi mayat sejak empat bulan lalu.




Dituduh Kerasukan Genderuwo

Selanjutnya pada Minggu (16/5/2021), orangtua Aisyah, Marsidi dan Suwartinah langsung dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Dari hasil keterangan mereka, terungkap bahwa mereka disuruh Haryono (56 tahun) dan Budiono (43 tahun).

Keduanya adalah tetangga korban yang berprofesi sebagai dukun.

Menurut keterangan pelaku, anaknya nakal karena kerasukan Genderuwo dan supaya sembuh harus dibersihkan.

Lalu, sang anak diobati dengan cara ditenggelamkan di dalam bak beberapa kali.

Setelah bocah tersebut tidak sadar, kemudian dibawa ke kamar untuk ditidurkan dan akhirnya malah meninggal dunia.

Pelaku Ditangkap

pembunuhan aisyah temanggung

sumber: jawapos.com

Kini peristiwa tersebut telah ditangani pihak kepolisian atas laporan pihak keluarga.

Adapun, Haryono, Budiono, Marsidi dan Suwartinah ditetapkan sebagai pelaku untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Temanggung AKBP, Benny Setyowadi mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan mayat bocah itu pun diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.

‘’Kami sudah menghubungi inafis untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya, korban dibawa ke RSU Temanggung untuk diautopsi,’’ katanya.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya, Sahabat 99.

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah di Bekasi?

Grand Wisata Bekasi bisa menjadi pilihan terbaik, lo!

Selain itu, masih banyak pilihan menarik lainnya di 99.co/id.




Gadis Saktika

Penulis konten di 99.co Indonesia yang senang menyelami topik politik, properti, dan KPOP.

Related Posts