Tips & Trik

Takut dengan Bahaya Kol Goreng? Akali dengan 5 Tips Sehat Ini

3 menit

Siapa sih yang tidak tahu kenikmatan kol goreng? Makanan yang satu ini adalah primadona yang pasti kamu pesan jika berkunjung ke warung pecel lele. Namun, di balik rasanya yang super nikmat, terdapat bahaya kol goreng yang mengintai penikmatnya.

Berikut adalah beberapa bahaya kol goreng yang harus kamu ketahui seperti dilansir dari idntimes.com.

Bahaya Kol Goreng

1. Tak Bernutrisi

Semua makanan yang digoreng memang memiliki kenikmatannya tersendiri, tak terkecuali kol goreng.

Sayangnya, proses penggorengan ternyata bisa menghancurkan beberapa jenis vitamin yang terkandung pada kol, seperti vitamin A, B, C, dan K.

Jika semua vitamin hilang akibat pemanasan, bukannya mendapatkan nutrisi, tubuh malah akan mendapatkan racun.

2. Memicu Kanker

bahaya kol goreng

Menggoreng kol di suhu yang panas dengan minyak yang sudah digunakan berkali-kali akan mengakibatkan kol mengalami proses oksidasi…

Dengan kata lain, kandungan radikal bebas akan meningkat.

Selain itu, senyawa amina heterosiklik yang bersifat karsiogenik pun akan muncul akibat menggoreng kol terlalu lama.

Senyawa itulah yang menyebabkan kol goreng menjadi pemicu kanker.

3. Menyebabkan Obesitas dan Memicu Serangan Jantung

Kol sangat baik untuk kesehatan jantung karena tidak mengandung lemak jenuh yang berbahaya dan kolesterol.

Namun, saat proses menggoreng dengan suhu tinggi, sebagian minyak akan terserap ke dalam kol goreng.

Baca Juga:

Sering Tidur dengan Lampu Menyala? Ini Bahayanya bagi Kesehatan!

Kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang terdapat di dalam minyak bisa mengakibatkan gangguan kesehatan, seperti serangan jantung dan obesitas.

***

Nah, untuk Sahabat 99 yang sudah terlanjur jatuh cinta dengan makanan ini, tak perlu khawatir.

Ternyata ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk mengakali bahaya kol goreng.

Seperti dilansir dari alodokter.com, langsung saja disimak yuk tipsnya.

Tips Sehat Makan Kol Goreng

1. Metode Goreng tanpa Lemak

bahaya kol goreng

Tahukah Sahabat 99, ternyata ada metode menggoreng tanpa lemak atau minyak, lho.

Metode ini bisa menghasilkan makanan yang mirip dengan metode menggoreng biasa.

Beberapa cara yang bisa dipilih adalah

  • membakar kemudian memanggang, dan
  • menggunakan metode air frying.

2. Metode Goreng Rendah Lemak

Jika cara di atas dirasa cukup sulit dilakukan, kamu bisa mencoba metode goreng rendah lemak.

Dengan kata lain menggunakan minyak yang lebih sedikit alias menumis.

Meskipun hasilnya akan tampak sama seperti menggoreng kol pada umumnya, menumis kol goreng dengan minyak panas ternyata bisa menekan penyerapan minyak berlebih.

Selain cukup mudah dan rasanya tak kalah nikmat, vitamin larut lemak dalam kol pun tidak akan rusak akibat proses menggoreng.

3. Menghindari Penggunaan Minyak Berulang

bahaya kol goreng

Salah satu alasan mengapa kol goreng disebut berbahaya adalah karena proses penggorengannya yang menggunakan minyak yang sama berulang kali.

Untuk itu, pastikan untuk selalu memakai minyak goreng baru untuk menggoreng sayuran yang satu ini.

4. Menggoreng Terlalu Lama

Menurut para ahli, sayur tidak dianjurkan untuk diolah terlalu lama.

Pasalnya, vitamin dan gizi yang terkandung pada sayur mudah rusak karena panas.

Sebagai indikator, segera tiriskan kol goreng katika kamu melihat tekstur kol goreng sudah cukup layu atau sedikit kering di tepian.

5. Hindari Mengonsumsi Kol Goreng Bersama Makanan Berlemak Lain

bahaya kol goreng

Jika kamu hendak mengonsumsi makanan yang satu ini, hindari memilih lauk utama yang digoreng agar asupan lemak yang masuk ke dalam tubuh tidak berlebihan.

Meskipun kol goreng dihitung sebagai sayuran ketika makan, kamu harus tetap memastikan asupan lemak tidak lebih dari 5 porsi per hari ya, Sahabat 99.

Baca Juga:

Tahun 2040 Krisis Air Bersih Total, Penduduk Pulau Jawa Terancam

***

Semoga tulisan ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak artikel dan informasi terbaru hanya di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Cari saja di 99.co/id!

Mukhammad Iqbal

An English Literature graduate. A bibliophile. A midnight gamer. A cinema enthusiast.
Follow Me:

Related Posts