Rumah, Tips & Trik

Tips Membuat Anggaran Biaya Membangun Rumah (Dilengkapi Simulasi)

5 November 2018
Biaya Bangun Rumah

Membuat rumah sendiri kerap dilakukan orang agar mendapatkan hunian yang terbaik. Sebelum membangun, tentu harus ada pembuatan anggaran biaya membangun rumah. Hal ini ditujukan agar biaya bangun rumah tidak melenceng sehingga tak menguras kantong.

Tujuan Membuat Anggaran Biaya Membangun Rumah

Melakukan perencanaan matang mengenai anggaran saat membangun rumah sangat penting dilakukan untuk memonitor penggunaan uang.

Jika ingin melakukannya secara mandiri, Anda bisa mengatur perkiraan berapa yang harus dikeluarkan.

Di sisi lain, bila ingin bekerja sama dengan kontraktor, Anda dapat berkonsultasi terlebih dulu mengenai dana yang dimiliki.

Membuat anggaran biaya rumah juga bertujuan untuk memantau harga material yang naik-turun, perangkat keras, perangkat halus, dan biaya tukang yang akan mengerjakan.

Dengan begitu Anda bisa tahu perkiraan total anggaran yang diperlukan untuk membangun rumah idaman.

Manfaat Melakukan Perhitungan Anggaran

Anggaran yang telah selesai dibuat membuat Anda memiliki patokan perhitukan yang jelas.

Hal yang perlu diperhatikan adalah memasukan anggaran dengan detail mungkin, mulai dari desain, harga bangunan, serta tarif pekerja harian atau borongan.

Baca Juga :  5 Kap Lampu Unik, Pasti Ruangan Jadi Cantik

Jangan sampai ada yang terlewat agar dana yang Anda miliki tidak kebobolan.

Justru biaya tak terlihat seringkali membuat anggaran yang sudah dibuat makin membengkak, seperti tenaga kerja dengan skill beda tentu memerlukan perhitungan yang berbeda pula.

Simulasi Membuat Anggaran Membangun Rumah

Simulasi untuk menyusun perkiraan anggaran biaya membangun rumah biasa dilakukan oleh kontraktor.

Biarpun begitu, Anda juga dapat melakukan hal yang sama bila ingin membangun rumah sendiri, seperti :

Ukuran Rumah

Ukuran rumah harus ditentukan sejak awal.

Begitu juga dengan desain awal (rumah sederhana, minimalis, mewah).

Harus diketahui bahwa ukuran rumah tidak sama dengan luas tanah yang digunakan untuk membangun rumah.

Jadi, ukuran rumah dan keseluruhan ukuran luas rumah harus benar-benar diperhitungan dengan teliti dan cermat.

Simulasi Perhitungan Anggaran Per Meter Persegi

Melakukan perhitungan anggaran per meter persegi ketika Anda membangun rumah harus dilakukan secara menyeluruh.

Contohnya seperti untuk material bagian dinding, langit-langit, lantai, serta keperluan finishing.

Kedua perhitungan anggaran di atas, yaitu ukuran rumah dan anggaran per meter persegi dapat membantu memperkirakan berapa total anggaran membangun rumah hingga selesai berdiri.

Baca Juga :  Simpel! 6 Jenis Lantai Ini Dapat Memberikan Kesan Rustic pada Dapur Tradisional

Anda dapat melihat simulasi perhitungan anggaran di bawah ini :

Misalnya ukuran rumah:

  • Panjang x lebar (30 m x 10 m)= 300 m²
  • Total biaya membangun per meter persegi= Rp 4.000.000
  • Total anggaran membangun rumah= ukuran rumah x total biaya membangun per m²

Jadi, perkiraan total anggaran membangun rumah menengah yang harus dipersiapkan adalah:

300 m² x Rp4.000.000 = Rp1,2 miliar

Biaya Lain yang Harus Dipersiapkan

Sesudah menghitung anggaran membangun rumah, pastikan juga memperkirakan jumlah biaya yang digunakan untuk perabotan dan dekorasi rumah baru.

Anda tidak mau rumah baru yang kosong bukan?

Jangan lupa pula untuk mempertimbangkan biaya-biaya administrasi seperti pajak rumah, biaya pengurusan IMB, dan sebagainya untuk mendapatkan anggaran yang sedekat mungkin dengan jumlah yang nantinya harus Anda bayar.

Catatan

Perkiraan membangun rumah (termasuk bahan bangunan dan biaya pengerjaan) untuk tipe sederhana adalah Rp2,5 juta – Rp 3 juta, rumah menengah Rp3,5 juta – Rp4 juta, sedangkan rumah mewah adalah Rp5 juta.

Perkiraan perhitungan anggaran membangun rumah umumnya dimulai dari:

  • Tahap persiapan (membersihkan lahal dan kedatangan material)
  • Pondasi (menggali tanah, memasang pondasi dan urugan tanah)
  • Struktur beton bertulang, pembangunan dinding, rangka atap, finishing atap rumah, plafon, lantai, instalasi listrik dan plumbing, serta pengecatan dan finishing rumah.
Baca Juga :  TIPS MENCARI RUMAH LEWAT INTERNET

Jika Anda ingin membangun dua tingkat, biaya tersebut harus dikalikan dua.

Anda juga perlu mempersiapkan dana tambahan untuk membangun rumah sebesar 10% dari total semua pengeluaran yang diperlukan.

Dana ini dapat dijadikan cadangan yang dapat digunakan sewaktu-waktu untuk anggaran tak terduga.

Setelah membuat anggaran membangun rumah dengan matang, Anda pun sudah siap untuk memulai proyek pembangunan rumah Anda. Semoga berhasil!

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

You Might Also Like