Hukum

Menunggak Bayar Sewa Gedung, Apakah Bisa Disegel?

2 menit

Apabila diperhatikan, kini semakin banyak orang yang membuat perusahaan di Indonesia. Tak jarang sebuah perusahaan pun menyewa gedung di lokasi yang strategis. Nah, bagaimana jika gedung yang disewa tersebut telat dibayar? Apakah boleh disegel atau ditutup secara sepihak? Yuk, kita bahas bersama!

Unsur Sewa-menyewa

Perlu diingatkan kembali bahwa pengertian sewa-menyewa tercantum dalam Pasal 1548 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer). Berikut isi pasalnya:

“Sewa menyewa adalah suatu persetujuan, dengan mana pihak yang satu mengikatkan diri untuk memberikan kenikmatan suatu barang kepada pihak yang lain selama waktu tertentu, dengan pembayaran suatu harga yang disanggupi oleh pihak tersebut terakhir itu Orang dapat menyewakan berbagai jenis barang, baik yang tetap maupun yang bergerak.”

Berlandaskan pada isi pasal di atas, dapat disimpulkan bahwa ada beberapa unsur sewa-menyewa yang terdiri dari kesepakatan kedua belah pihak, adanya barang yang disewakan, adanya harga yang disepakati, hingga adanya kurun waktu tertentu.

Pamella Fricylia

Salah seorang Writer di UrbanIndo.com. Pada akhirnya lebih memilih menjadi penulis daripada jurnalis. Selalu yakin bahwa aksara dan logika dapat membentuk rangkaian kata penuh makna. Berikan komentar dan mari berdiskusi!
Follow Me:

Related Posts