Inspirasi Desain Rumah Anda

Mengenal Filosofi Rumah Limas dan Aplikasinya di Hunian Modern

3 menit

Rumah limas merupakan salah satu rumah adat yang ada di Indonesia. Tepatnya berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Hunian ini memiliki atap berbentuk limas, dengan konsep rumah panggung sebagai pondasi. Dibalik bentuknya yang khas, ada makna filosofis yang mendalam lho..

Tingkatan ruangan dalam rumah limas mengikuti filosofi kekijing.

Dalam kekijing, terdapat lima tingkatan ruangan yang diatur berdasarkan tingkatan penghuninya.

Yuk, pahami filosofi rumah adat ini dengan lebih mendalam!

Filosofi Rumah Limas di Palembang

rumah limas

1. Atap Rumah Limas

Atap rumah adat limas ini dihias menggunakan ornamen bentuk simbar.

Fungsinya tak hanya untuk dekorasi, namun juga untuk menangkal petir.

Dua simbar melambangkan Adam dan Hawa, sedangkan tiga simbar menggambarkan matahari – bulan – dan bintang.

Empat simbar melambangkan sahabat nabi, sedangkan lima simbar melambangkan rukun islam.

Selain adanya simbar, atap rumah ini tampak unik, seperti trapesium.

Bentuk ini mampu melindungi struktur bangunan dari beragam kondisi cuaca di Indonesia.

2. Menghadap Timur dan Barat

Arah pembangunan hunian adalah menuju Timur atau Barat.

Arah timur mengartikan Matoari Edop, di mana matahari muncul dan melambangkan awal mula kehidupan manusia.

Sedangkan arah barat berarti Matoari Mati, di mana matahari terbenam dan melambangkan akhir dari kehidupan.

Baca Juga:

7 Cara Menciptakan Nuansa Rumah Adat Daerah Pada Hunian Modern

3. Terdapat 5 Tingkat Kekijing

Rumah limas terdapat 5 kekijing yang berbeda tingkatan dan fungsinya.

Hal itu berfungsi untuk menandakan keluarga besar yang tinggal di dalamnya.

Ada tingkatan trenggalung, jogan, kekijing tiga, kekijing empat, dan gegajah.

4. Ukiran Khas pada Rumah Limas

Sebagai penanda kedudukan dan garis keturunan pemilik rumah limas, mereka menggunakan simbol atau kijing.

Kijing ini terdiri dari Raden / Masagus, Kemas, dan Kiagus.

Untuk ukirannya ada yang bermotif guci, kulit kerang, dan naga. Beberapa di antaranya dipengaruhi oleh kebudayaan Cina yang berbaur di Sumatera Selatan.

Aplikasi Atap Rumah Limas di Hunian Modern

1. Desain Atap Limas Setengah Terbuka

rumah limas

Sumber: homedsgn.com

Atap limas identik dengan bentuk yang konvensional dan mainstream.

Namun Anda bisa menciptakan bentuk yang lebih modern dan fungsional.

Misalnya bentuk atap limas setengah terbuka ini, dimana salah satunya dibuat menjadi balkon atap.

Kemudain aplikasikan partisi kaca pada bagian atap yang terpotong agar cahaya bisa masuk dengan lebih leluasa.

2. Atap Limas Persegi Delapan

rumah limas

Sumber: crismatec.com

Meskipun bentuk dasar dari atap limas adalah persegi, bukan Anda tak bisa mengkreasikan jumlah sisinya.

Coba gunakan bentukan limas pada atap dengan model lainnya seperti persegi enam ataupun persegi delapan.

Bentukan ini kerap terlihat pada atap-atap rumah-rumah klasik barat.

Walau terlihat lebih menarik, pengaplikasian bentukan atap model limas seperti ini harus sangat teliti dan hati-hati.

Sebab resiko bocornya lebih besar, akibat banyaknya sambungan baik pada struktur dan juga material atap.

3. Atap Limas Nuansa Oriental

Sumber: roofingcalc.com

Desain atap limas juga dapat Anda kombinasikan dengan nuansa oriental.

Caranya adalah dengan membentuk atap sedikit lebih melengkung permukaannya.

Agar lebih indah dipandang, minimalisir penggunaan elemen dekoratif pada atap dan fokuslah pada lengkungan yang dibuat.

Bentukan atap seperti ini umumnya digunakan untuk hunian berupa resor atau restoran.

Kekurangan dan Kelebihan Atap Limas

Atap limas merupakan salah satu jenis bentukan atap yang cukup komersil dan sering digunakan.

Beberapa orang menyebutnya sebagai atap perisai, dan merupakan penyempurnaan dari bentuk atap pelana yang terdiri dari dua bidang miring berbentuk trapesium.

Meskipun terlihat lebih proporsional dibandingkan atap pelana, atap limas dinilai lebih rumit dalam proses pembuatan dan juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Kelemahan dari bentuk atap limas adalah resiko bocor yang lebih tinggi dibandingkan model atap pelana.

Namun dengan sudut kemiringan yang tepat, model atap limas mampu melindungi struktur bangunan lebih baik dari cuaca ekstrem.

Sehingga sangat cocok untuk digunakan di Indonesia yang beriklim tropis, sebab membantu meminimalisir kerusakan dari struktur bangunan.

Baca Juga:

Mengenal 7 Jenis Rumah Limasan Untuk Inspirasi Membangun Hunian

Semoga informasinya bermanfaat ya Sahabat 99..

Jangan lupa kunjungi situs berita properti Blog 99 Indonesia untuk melihat artikel menarik lainnya.

Temukan hunian impian Anda di 99.co/id!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts