Berita Ragam

Mau Ternak Lele Tapi Bingung Caranya? Coba Saja Pakai Aplikasi Ini, Cocok Buat Amatir!

2 menit

Sahabat 99, sudah tahu belum kalau sekarang ada aplikasi ternak lele? Selain memudahkan penggunanya yang baru memulai beternak lele, aplikasi ini juga dapat menghubungkan peternak lele se-Indonesia!

Bisnis budidaya lele cukup menjanjikan, lho!

Selain menguntungkan, bisnis ini juga memiliki peluang yang cukup bagus untuk ke depannya.

Tetapi, berternak lele bukanlah perkara mudah. Diperlukan keterampilan khusus untuk melakakukannya.

Anda tidak perlu khawatir lagi, pasalnya kini telah hadir sebuah aplikasi unik untuk ternak lele bernama Simbiofish.

Ayo, kenalan dengan aplikasi yang satu ini.

Mengenal Aplikasi Simbiofish

Simbiosfish adalah aplikasi ternak lele yang didirikan pada bulan Maret 2019.

Selain aplikasi ternak lele, perusahaan ini juga tercatat pernah melatih narapidana di Lapas Gunung Sindur untuk berternak lele.

Hal tersebut dilakukan untuk modal kemampuan para napi setelah terbebas dari penjara.

1. Tujuan Aplikasi Ternak Lele

aplikasi ternak lele

Melansir laman resminya di simbiofish.com, aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan orang bertani lele secara urban.

Urban yang dimaksud adalah bertani di lahan sempit perkotaan.

Selain itu, aplikasi ini berjanji akan membeli hasil para petani lele yang menggunakan aplikasinya di Jabodetabek.

Baca Juga:

5 Cara Bisnis Online Bagi Pemula Agar Sukses dan Banyak Pelanggan

2. Fasilitas yang Diberikan Aplikasi Simbiofish

Simbiofish menyediakan fasilitas yang terbilang lengkap, seperti:

  • Bibit, pakan, kolam.
  • Peralatan yang mendukung lele agar tumbuh dengan baik.
  • Akses kepada pasar.
  • Dapat menghubungkan para peternak lele di Indonesia.

Peluang Bisnis dari Ternak Lele

aplikasi ternak lele

Apakah berbudidaya lele dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan?

Kemungkinan besar iya!

Sebab, saat ini permintaan lele cenderung lebih stabil dibandingkan harga ayam.

Bahkan di masa pandemi seperti sekarang ini, permintaan lele masih tinggi.

Data pendukung lainnya, ternyata permintaan pasar yang tinggi kepada lele belum bisa diimbangi dengan angka produksinya.

Artinya, meski sudah banyak penjual lele, pasar masih saja kekurangan ikan ini.

Per harinya, pasar dilaporkan meminta 2-4 ton ikan lele!

Tentu saja hal ini membuat peternak lele kewalahan memenuhinya.

Direktorat Jendral Perikanan Budidaya (DJPB) melaporkan selama tahun 2010-2014 produksi lele nasional terus tumbuh setiap tahun.

Mulai 38 persen (2010), 30 persen (2011), 23 persen (2012), dan 25 persen (2013).

Pencapaian terbesar ada pada produksi lele 2017, menyentuh 1,8 juta ton atau naik 131 persen dari tahun sebelumnya.

Jadi bagaimana, apakah Anda tertarik berbisnis lele?

Baca Juga:

Belanja Kebutuhan di Pasar Online Selama di Rumah Aja, yuk! Ini Daftarnya (Dilengkapi Kontak)

***

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Sahabat 99.

Jangan lupa membaca artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan di Jakarta, Surabaya atau kota lainnya?

Kunjungi 99.co/id dan temukan properti masa depan impianmu!

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves scandinavian design
Follow Me:

Related Posts