Berita, Berita Properti

6 Desainer dan Arsitek Perempuan Muda Indonesia yang Menginspirasi

22 April 2019
arsitek perempuan
3 menit

Sudah tidak asing melihat seorang perempuan menjalankan profesi sebagai arsitek juga desainer. Banyak di antara mereka yang sukses hingga namanya melambung ke luar negeri. Contohnya 6 nama-nama perempuan hebat dalam artikel ini.

Prestasi para arsitek dan desainer perempuan ini semuanya berasal dari Indonesia.

Sudah tidak sabar mengetahui siapa saja orang-orangnya?

Yuk, kita simak!

1. Daliana Suryawinata, Arsitek Perempuan Indonesia

arsitek perempuan

Daliana Suryawinata adalah seorang perempuan yang berkecimpung di dunia arsitektur.

Arsitek wanita ini meraih gelar doktoralnya di Universitas Delft Belanda.

Arsitek perempuan Indonesia ini pernah mencatat sejarah terbaik pada saat ia mengajukan konsep “Jakarta Superkampung 2045″ pada masa pemerintahan Gubernur DKI Jakarta, Bapak Joko Widodo.

Konsep tersebut bertujuan untuk merombak habis tatanan perkampungan yang ada di Jakarta, namun, tidak mengubah karakteristik dan nilai luhur kampung itu sendiri.

Daliana mengungkapkan bahwa jika konsep Jakarta Superkampung 2045 ini terwujud, maka tatanan Jakarta akan bisa mengimbangi Singapura.

Selain penghargaan, Daliana juga sudah mengeluarkan lebih dari 20 judul buku yang disebar di Indonesia dan mancanegara.

Seperti Archinesia Vol.1 & Vol. 2, Jakarta, Proceedings of the Intercad Vienna, Austria, dan masih banyak lagi.

Selain itu Daliana membawa SHAU (perusahaan konsultan arsitektur dan desain) meraih banyak penghargaan di dalam negeri dan internasional.

Wow! Sangat menginspirasi sekali ya, Sahabat 99!

2. Arsitek Perempuan Indonesia, Wendy Djuhara

arsitek perempuan

Arsitek Perempuan selanjutnya adalah Wendy Djuhara.

Wendy menjadi satu dari sepuluh arsitek terkemuka yang membuat rumah ramah lingkungan.

Karir Wendy yang selalu didukung suaminya, Ahmad Djuhara, membuat karya arsiteknya yang… …diberi nama “Sekolah Shining Star” masuk dalam kompetisi tingkat internasional Worl Architecture Festival Barcelona tahun 2010.

3. Avianti Armand, Arsitek Perempuan Indonesia

arsitek perempuan

Setelah lulus dari Universitas Indonesia, Avianti mulai mengawali karir arsitekturnya.

Pertama awal karirnya yaitu di Grahacipta Hadiprana dan bekerja untuk Andra Matin hingga tahun 2009.

Avianti yang berprofesi sebagai arsitek dan penulis ini kemudia mendirikan studionya sendiri yang diberi nama, Avianti Armand Studio.

Semenjak itu, Avianti Armand makin aktif menulis dan menerbitkan puisi, esai, dan cerita pendek.

Avianti sempat beberapa kali berperan sebagai kurator dalam berbagai tulisan seputar arsitektur, di antaranya: “Ruang Tinggal Dalam Kota” (2010); “Pameran Nasional Arsitek Muda Indonesia” (2010); dan “Andramatin: A Sequel” (2012).

Avianti dan beberapa penggiat dunia arsitektur lainnya tergabung dalam sebuah wadah publikasi online seputar dunia arsitek dalam situs arsitekturindonesia.org.

Tujuannya untuk merekam segala bentuk perjalanan karya-karya arsitektur anak bangsa Indonesia agar menjadi warisan yang berharga sampai nanti.

Baca Juga:

6 Perempuan Arsitek Dunia yang Menginspirasi

4. Imelda Akmal, Arsitek Perempuan Indonesia

arsitek perempuan

Selanjutnya datang dari arsitektur hebat, Imelda Akmal.

Arsitek wanita Indonesia ini berhasil menamatkan studi masternya di AA School of Archtecture di Inggris.

Berbeda dengan arsitek lainnya, Imelda Akmal justru mencoba mengkolaborasikan dunia arsitektur dengan bisnis publikasi arsitektur.

Sehingga Imajibooks terkenal dengan publikasi yang selalu dijadikan acuan para desainer interior

Imelda tidak hanya menonjolkan karya-karya yang terkesan hanya milik pribadinya, tetapi juga hasil kontribusi dari berbagai arsitek lain.

Baik arsitek yang sudah memiliki reputasi, ataupun karya arsitek muda yang patut dibanggakan.

Imelda selalu memublikasikan ulasan desain interior dan arsitektur bangunan yang terinspirasi dari sudut pandang Prof. Josef Prijotomo, guru besar di dunia arsitektur.

5. Irma Hardjakusumah, Desainer Interior Perempuan Indonesia

perempuan desainer

Irma adalah seorang desainer perempuan Indonesia lulusan sarjana arsitektur di UI.

Setelah selesai, ia ingin menekuni lebih dalam tentang dunia desain dengan melanjutkan studinya ke University of California, Los Angeles dan Art Center College of Design, California.

Studi yang diambilnya adalah seni dan desain.

Irma terkenal dengan merancang perhelatan pesta Emmy Award 2013 dan Governor’s Ball Oscar ke-87 dengan tema Hollywood tempo dulu dari era 1920 hingga 1940 di Hollywood & Highland Center, Los Angeles.

Ia membangun studio desainnya sendiri yang diberi nama Ethos Design yang juga biro konsultan desain miliknya ini berdiri sejak tahun 2011.

6. Lea Aziz, Desainer Perempuan Indonesia

arsitek perempuan

(Lea Aziz paling kanan berkacamata merah)

Desainer selanjutnya adalah Lea Aziz.

Lea terkenal dengan karirnya sebagai Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII).

Profesi Lea saat ini sebagai desainer interior, dosen, pembicara, dan pendiri biro desain interior bernama PT Elenbee Dwi Panata.

Lea sering diundang sebagai pembicara di seminar luar negeri, seperti International Gathering of Designers di Cangzha.

Acara ini berlangsung di Tiongkok yang membahas tentang desain bandara Indonesia.

Lea Aziz telah menyaksikan perjalanan industri desain selama 3 dekade.

Ia pun membantu posisi desainer-desainer interior  yang selalu dipilih menjadi staff ahli di proyek-proyek MRT atau pun bandara.

Baca Juga:

Unik! Bangunan Penyu Ini Ada di Jepara

Semoga artikel ini dapat menginspirasi kamu ya, Sahabat 99!

Kunjungi Blog 99 Indonesia untuk mendapatkan informasi menarik seputar hunian.

Sedang butuh properti? Cari saja di 99.co/id

You Might Also Like