Berita, Berita Properti

5 Arsitektur Keren dengan Budget Fantastis Tahun 2016

16 Desember 2016
2 menit

Pada tahun 2016 ini, para arsitektur dunia tampaknya makin agresif mengimplementasikan ide-ide liarnya pada sebuah bangunan arsitektur.

Tak hanya bentuk  mempesona dan unik, biaya pembangunan gedung juga menyentuh angka fantastis.

Yang pasti,  jika kamu sedang berkunjung ke negara-negara berikut ini, jangan lupa menyempatkan diri untuk menikmati kerennya arsitektur bangunan-bangunan tersebut.

Berikut, 5 bangunan arsitektur keren dan berbujet fantastis di 2016!

#1 Louvre, Abu Dhabi

Sebuah museum di Abu Dhabi ini dirancang oleh Jean Nouvel, pemenang The Pritzker Architecture Prize. Terletak di Distrik Budaya Saadiyat Island, museum ini didesain dengan struktur kubah mengambang. Nantinya, museum seluas 9200m2 ini akan menampilkan karya seni dan  budaya dari seluruh penjuru dunia yang menceritakan tentang peradaban manusia dari waktu ke waktu. Biaya untuk membangun museum ini dilaporkan mendekati $ 650 juta (setara dengan Rp8,4 triliun). Rencananya, museum akan dibuka di akhir 2016 ini.

#2 Ark Encounter, Amerika Serikat

Sebuah taman doa yang pengerjaannya hampir selesai ini terletak di Kentucky, Amerika Selatan. Dibesut oleh perusahaan arsitektur― Troyer Group―taman doa ini berwujud seperti kapal Nabi Nuh.

Bahtera itu sendiri dirancang oleh suku Amish dengan kayu yang berasal dari hutan-hutan rusak yang terbengkalai.

Seluruh biaya konstruksinya ditaksir mencapai $ 90 juta (setara dengan Rp1,1 triliun). Taman doa ini pun akan menjadi struktur kayu terbesar di dunia. Rencananya, Arck Encounter ini sudah dibuka pada 7 Juli 2016 lalu.

#3 Elbphilharmonic Concert Hall, Jerman

Gedung pertunjukan musik yang akan dibuka secara resmi pada 11 Januari 2017 ini adalah karya arsitektur Herzog & de Meuron.

Gedung ini dibangun di bekas gudang di samping Hamburg Elbe River dan nantinya akan menampung hingga 2.150 kursi utama auditorium. Tim arsitektur juga akan membangun plaza seluas 4000m2 yang akan ditinggikan 30 meter di atas tanah.

Awalnya, desain Herzog & de Meuron ini diperkirakan hanya menelan biaya £ 60 juta (setara dengan Rp1,2 trilun). Namun, ternyata naik 10 kali lipat menjadi £ 617 juta (setara dengan Rp12 triliun).

Pengunjung sudah dapat melihat-lihat gedung konser ini pada November 2016 silam.

#4 Zinc Mine Museum, Norwegia

Museum ini diarsiteki oleh Peter Zumthor. Ia juga merupakan salah satu arsitek pemenang Pritzker Architecture Prize.

Terletak di pegunungan terpencil di Norwegia, Zinc Mine Museum adalah sebuah museum kecil yang terdiri dari empat bangunan yang bertengger pada struktur batu yang sudah ada.

Museum yang akan dibuka pada pertengahan 2016 lalu ini ditujukan untuk mengenang sejarah tambang seng di kawasan itu pada tahun 1881-1899. Biaya untuk membangun museum ini belum terkonfirmasi hingga kini.

#5 Taipe Performing Arts Centre, Taiwan

Memulai kontruksi pada tahun 2012, proyek yang dipimpin oleh Rem Koolhaas dan David Gianotten dari OMA (The Office for Metropolitan Architecture) ini menempatkan 1500 kursi teater dengan desain fasad berbentuk bola besar.

Sementara itu, terdapat 2 teater kecil yang masing-masing mampu diduduki sekitar 800 orang. Dua dari tiga teater tersebut dapat digabung menjadi teater super besar.

Biaya kontruksi teater ini diperkirakan sekitar € 140 juta (setara Rp2,1 triliun).

You Might Also Like