KPR

Serba-serbi Asuransi Jiwa untuk KPR Rumah yang Perlu Diketahui

2 menit

Di masa kini, sepatutnya setiap orang sudah sadar akan pentingnya asuransi. Terutama bagi orang-orang yang menggunakan layanan KPR. Ada asuransi jiwa untuk KPR yang memberikan jaminan bantuan jika terjadi hal tak terduga.

Rumah akan selalu menjadi kebutuhan pokok dan tak sedikit yang menggunakan layanan KPR untuk memiliki rumah.

Asuransi ini berperan untuk meminimalisir resiko, baik terhadap pihak yang melayani KPR dan juga nasabah KPR sendiri.

Berikut adalah hal-hal yang perlu kamu ketahui menyangkut asuransi KPR…

Asuransi Jiwa untuk KPR Wajib Dimiliki oleh Nasabah KPR

KPR ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI No. 124/PMK.010/2008 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Lini Usaha Asuransi Kredit dan Suretyship menyangkut asuransi dalam proses kredit.

Adapun isi dari peraturan tersebut: “Asuransi kredit adalah lini usaha asuransi umum yang memberikan jaminan pemenuhan kewajiban finansial penerima kredit apabila penerima kredit tidak mampu memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian kredit.”

Saat kamu mengajukan KPR, ada syarat-syarat yang wajib dipenuhi. Salah satunya adalah membuat Asuransi Jiwa KPR.

Untuk mengajukan KPR tidak cukup hanya dengan memiliki Asuransi Jiwa Umum, tapi juga harus membuat asuransi yang khusus untuk KPR.

Maka dari itu, asuransi ini sangat tepat untuk dimiliki sebagai langkah antisipasi untuk kemudian hari.

Baca Juga:

Mengenal KPR Cicilan Flat dan Manfaatnya. Apakah Menguntungkan?

Perbedaan Asuransi Jiwa untuk KPR dan untuk Umum

Perbedaan spesifiknya ada pada cakupan pembiayaannya. Asuransi jiwa KPR mencakup asuransi sesuai dengan perjanjian kerjasama KPR.

Dalam kondisi nasabah KPR meninggal dunia, Tim KPR nantinya akan membantu ahli waris untuk melunasi sisa cicilan KPR.

Dengan demikian, asuransi ini akan sangat membantu untuk meringankan beban ahli waris melunasi sisa cicilan.

Besaran Asuransi Jiwa untuk KPR Nasabah Tidak sama

Besaran asuransi setiap nasabah tidak sama karena dihitung berdasarkan beberapa faktor pertimbangan.

Faktor pertimbangan dalam menentukan besaran asuransi ini adalah usia dan faktor ini berpengaruh besar pada penentuan besaran asuransi ini.

Semakin tua usia tertanggung, semakin tinggi besaran asuransinya. Ini ditinjau dari resikonya, karena semakin tua usia maka semakin besar resikonya.

Perlu diketahui, pembayaran asuransi ini hanya dilakukan sekali pada saat akad kredit (sesuai rentang waktu yang dipilih).

Rentang waktu KPR biasanya selama 10, 15, atau bahkan 20 tahun. Ingat, ini adalah kredit, semakin lama rentang waktu yang dipilih maka semakin besar pengeluaran.

Keuntungan Memiliki Asuransi Jiwa KPR

Keuntungan utama asuransi ini adalah bantuan untuk pelunasan kredit jika nasabah meninggal dunia.

Ini dilihat dari pertimbangan rentang waktu KPR yang kamu pilih. Selama rentang waktu itu, banyak kemungkinan yang dapat terjadi dan hal yang terduga.

Selain itu, juga masih ada keuntungan lainnya yang bisa kamu dapatkan melalui asuransi ini. Hanya saja kamu juga harus membeli tambahan asuransi.

Penyedia KPR umumnya juga menawarkan asuransi tambahan berupa pembayaran cicilan KPR jika nasabah sedang sakit keras. 

Berikut beberapa penawaran yang biasanya ditawarkan saat membeli asuransi jiwa ini:

  1. Fitur pembelian premi ketika klaim tidak terjadi. Fitur ini terdengar cukup menarik, tapi premi yang nanti harus dibayarkan biasanya cukup besar.
  2. Jika menggunakan kredit joint income (penggabungan pendapatan dengan pasangan), akan tersedia pilihan first to die atau the last survivor.
  3. Biasanya jarang ada bank yang menawarkan asuransi unit link bersamaan dengan asuransi ini. Tapi, yang perlu kamu catat adalah asuransi bukanlah untuk investasi.

Baca Juga:

Seluk Beluk Bunga KPR dan Cara Menghitungnya | Penting Dipahami Calon Peminjam!

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Tak lupa, kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Related Posts