Berita Berita Properti

5 Aturan Membangun Tiang Rumah Menurut Feng Shui | Jangan Salah!

2 menit

Tiang rumah merupakan elemen bangunan yang tidak boleh diremehkan keberadaannya. Terlebih jika dilihat melalui kacamata ilmu feng shui. Anda harus cermat dalam menentukan posisi, jumlah, hingga bentuk yang dapat menarik energi positif ke hunian.

Menurut pakar feng shui, tiang atau pilar rumah dalam ilmu ini merupakan elemen yang krusial karena berfungsi menyangga bangunan.

Bila diletakkan di posisi yang salah, atau jumlahnya tidak tepat, akan mendatangkan energi negatif bagi penghuninya.

Oleh sebab itu, Anda harus mengikuti beberapa aturan dalam membangun tiang rumah berikut ini agar hunian lebih berkah.

Aturan Fengs Shui Mengenai Tiang Rumah

1. Jarak Antara Tiang dan Rumah

Jarak antara tiang dengan dinding pintu rumah harus lapang.

Agar ada ruang yang nyaman untuk bergerak bagi orang-orang yang akan masuk atau keluar hunian.

Jangan paksakan membangun tiang di teras yang sempit.

Komposisi ini hanya akan memberi “penekanan” dan rasa tidak nyaman bagi yang melaluinya.

Jarak tiang dengan batas pagar di depannya juga perlu diperhitungkan.

Tiang yang menjulang tinggi dengan jarak sempit ke pagar akan memberi kesan angkuh dan membuatnya tidak disenangi lingkungan.

Gunakan model pilar yang menjulang tinggi untuk taman yang luas dengan teras yang lebar pula.

2. Jumlah Tiang yang Dibangun

Jumlah tiang rumah paling sering menjadi persoalan ketika membangun hunian.

Ilmu Feng Shui tidak pernah menentukan berapa jumlah pilar yang baik untuk sebuah rumah.

Yang penting, sebaiknya jumlah pilar tidak ganjil agar keseimbangannya tidak terganggu.

Namun, ada salah satu bilangan genap yang ditakuti oleh banyak orang, yakni angka ‘4’.

Angka empat dalam bahasa Mandarin adalah “si” yang juga berarti “mati”.

tiang rumah

Baca Juga:

7 Ide Dekorasi Air Mancur Mini Berdasarkan Feng Shui Air Tahun 2020

Jangan takut! Ini hanyalah masalah keyakinan dan psikologis belaka.

Bukankah meja dan kursi umumnya memiliki empat kaki?

Dan justru jumlah inilah yang membuat mereka dapat berdiri kokoh dan stabil.

3. Aturan Bentuk Tiang Rumah

Ada dua jenis bentuk tiang yang umumnya digunakan, yaitu bentuk lingkaran dan persegi.

Meski sesekali ditemukan juga tiang berbentuk segi delapan atau segi enam.

Bentuk lingkaran paling diminati, sebab tidak menampilkan sudut tajam sehingga kesannya lebih “ramah”.

Sementara itu, bentuk kotak walaupun bersifat kokoh, memiliki sudut lancip yang dapat melukai penghuninya.

Jika rumah yang dibeli memiliki tiang lancip, baiknya Anda tumpulkan sisi ini terlebih dahulu agar tidak ‘melukai’ rezeki penghuni.

4. Bentuk Tiang yang Tidak Disarankan

Dalam Feng Shui, bentuk tiang yang patah dinilai tidak baik.

Bentuk ini biasa dijadikan bagian dari dekorasi taman, sebab mencerminkan…

tiang rumah

Bentuk tumbang yang artinya karier Anda akan bermasalah.

Tiang yang tidak seimbang dan tiang tiga juga tak disarankan untuk digunakan.

Bentuk tersebut akan mendatangkan energi negatif kepada penghuni rumah.

5. Letak Tiang yang Disarankan

Letak tiang yang paling baik adalah di sisi kanan dan kiri dari pintu.

Usahakan posisinya sedikit ke tepi, atau menjauh dari pintu.

Agar memberi sudut pandang yang lebih luas bagi penghuni saat memandang ke luar rumah.

Ini juga memberi kesan lapang pada bagian depan rumah jika dilihat oleh orang asing dari luar.

Perhatikan jarak yang Anda beri, baik jarak antar tiang ataupun antara tiang dan rumah.

Sebab ini akan memengaruhi hawa rezeki yang mengalir ke hunian.

Selain itu, sebaiknya pintu tidak berada di belakang tiang agar rezeki tetap hidup dan tak terhalang.

Baca Juga:

7 Model Tiang Rumah Minimalis yang Cocok dengan Hunian

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99..

Jangan lupa kunjungi situs berita properti Blog 99 Indonesia untuk melihat artikel menarik lainnya.

Temukan hunian impian Anda di 99.co/id!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts