Hukum

Berniat Menyewakan Rumah? Wajib Bayar 2 Jenis Pajak Ini!

7 Maret 2018
Pajak-Bisnis-Menyewakan-Rumah

Meningkatnya kebutuhan tempat tinggal membuat bisnis sewa-menyewa rumah.

Apakah Anda tertarik juga menyewakan rumah? Atau sudah memiliki bisnis sewa rumah?

Nah, Anda juga harus tahu kalau ada beberapa pajak yang wajib dibayar jika menyewakan rumah.

Apa saja bentuk pajak bisnis sewa rumah?

  • Pajak Penghasilan (PPh) Final; dan
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kenapa?

Perlu diketahui bahwa seseorang yang menyewakan rumah tentu mendapatkan penghasilan, sehingga wajib membayar PPh.

Selanjutnya, PBB sendiri dikenakan terhadap bangunan rumah yang dimiliki.

Yuk, kita bahas lebih lanjut penjelasannya!

Pajak Penghasilan (PPh) Final

Perihal ini, kita lihat UU No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.

Dijelaskan pada Penjelasan Pasal I, dijelaskan bahwa subjek pajak akan dikenai pajak apabila menerima atau memeroleh penghasilan. Subjek pajak yang menerima atau memperoleh penghasilan, dalam undang-undang ini disebut Wajib Pajak.

Selanjutnya, aturan mengenai hal ini juga terdapat dalam Pasal 4 Ayat (2) Huruf d. Berikut isi pasalnya:

“Penghasilan dari transaksi pengalihan harta berupa tanah dan/atau bangunan, usaha jasa konstruksi, usaha real estate, dan persewaan tanah dan/atau bangunan”

Bagaimana dengan nominal pajak yang harus dibayarkan?

Baca Juga :  Ternyata Ada Hak Guna Air! Apakah Itu?

Dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Pajak, dijelaskan bahwa:

“Atas penghasilan dari persewaan tanah dan atau bangunan dikenakan PPh final sebesar 10% (sepuluh persen) dari jumlah bruto nilai persewaan tanah dan/atau bangunan”

Selanjutnya, yang dimaksud dengan jumlah bruto nilai persewaan adalah semua jumlah yang dibayarkan atau terutang oleh penyewa dengan nama dan dalam bentuk apapun juga yang berkaitan dengan tanah dan/atau bangunan yang disewakan termasuk biaya perawatan, biaya pemeliharaan, biaya keamanan, biaya fasilitas lainnya dan “service charge” baik yang perjanjiannya dibuat secara terpisah maupun yang disatukan.

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Selanjutnya, bagaimana dengan PBB?

Aturan mengenai hal ini terdapat dengan jelas dalam UU No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Di dalam Pasal 77 Ayat (1) tertulis:

“Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan adalah Bumi dan/atau Bangunan yang dimiliki, dikuasai, dan/atau dimanfaatkan oleh orang pribadi atau Badan, kecuali kawasan yang digunakan untuk kegiatan usaha perkebunan, perhutanan, dan pertambangan.”

Dikutip dari laman hukumonline.com, dapat disimpulkan bahwa PBB yang dikenakan bukan terhadap uang sewa rumah.

Baca Juga :  Rumah Kecurian, tapi Barang Bukti Tak Ada. Pencuri Bisa Dituntut?

Pajak ini akan dikenakan terhadap bumi dan/atau bangunan yang dimiliki, dikuasai, dan/atau dimanfaatkan oleh pribadi atau sebuah badan.

Jadi, kalau Anda menyewakan rumah, jangan lupa bayar PPh Final dan PBB!

Anda juga dapat menambah pengetahuan mengenai hukum properti dengan cara klik di sini!

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

You Might Also Like