Berita

Awas! Jebakan Iklan Rumah Murah dari Pengembang Bodong

2 menit

Ketika akan membeli rumah, apa yang pertama kali Anda perhatikan? Pasti sebagian besar jawabannya adalah harga. Ya, umumnya seseorang pasti memilih rumah yang harganya rendah, namun disertai dengan fasilitas lengkap. Anda juga demikian?

Kemungkinan yang satu ini ternyata dimanfaatkan oleh para pengembang bodong. Kini mulai banyak orang yang tertipu sampai mengalami kerugian puluhan juta. Sebenarnya apabila Anda lebih jeli, maka akan terhindar dari jebakan yang dibuat oleh mereka.

[nextpage title=”Siapa Itu Pengembang Bodong?” ]

Siapa Itu Pengembang Bodong?

Perlu dipahami terlebih dahulu bahwa pengembang bodong adalah penipuan yang dilakukan oleh beberapa orang dengan berkedok pengembang perumahan. Biasanya, mereka ini memberikan promosi berupa pembayaran rumah yang sangat mudah. Misalnya, rumah yang ditawarkan tanpa DP atau DP yang dibayarkan bisa dicicil.

Memang tidak semua pengembang yang menawarkan DP ringan adalah pengembang bodong. Ciri lain dari pengembang bodong baru akan terasa ketika Anda sudah membayar cicilan, namun tidak kunjung diberikan semua bukti pembayaran hingga dokumen dari rumah yang dibeli.

[/nextpage]

[nextpage title=”Iklan Dibuat Menggiurkan” ]

Iklan Dibuat Menggiurkan

Siapa tidak tergiur dengan tawaran iklan yang sangat memancing perhatian? Para pengembang bodong ini biasanya sangat pandai untuk memikat calon pembelinya. Biasanya iklan yang ditampilkan mengiming-imingi dengan penawaran menarik, seperti fasilitas lengkap, lokasi strategis, namun harganya sangat murah.

Segala penawaran menarik tersebut akan sangat mudah memikat seseorang yang sedang membutuhkan rumah. Tidak cukup sampai di situ, pengembang bodong pun akan membuat brosur yang disebarkan kepada banyak orang. Lokasi rumah yang ada di brosur biasanya benar, namun yang diubah adalah deskripsi dan kontak.

[/nextpage]

[nextpage title=”Lokasi Transaksi Mencurigakan” ]

Lokasi Transaksi Mencurigakan

Trik yang dimiliki pengembang bodong akan sangat beragam. Ketika sudah ada kesepakatan melalui telepon, maka pengembang bodong ini pun akan mengajak Anda ke suatu tempat. Biasanya, Anda diperintahkan untuk membawa uang muka yang telah disepakati bahkan jumlahnya bisa saja lebih kecil dari DP rumah pada umumnya.

Anehnya, Anda akan dibebaskan untuk menentukan tempat transaksi. Sama halnya dengan transaksi properti lain, Anda pun akan diminta untuk melengkapi berkas yang terdiri dari fotokopi KTP, KK, slip gaji, dan lainnya. Hal ini memang dilakukan untuk mengelabuhi para calon korbannya.

Setelah melakukan transaksi, pengembang bodong ini akan menjanjikan semuanya akan selesai dalam kurun waktu satu bulan. Selanjutnya setelah waktu yang ditentukan, si pengembang sangat sulit dihubungi hingga pada akhirnya menghilang begitu saja. Dari sinilah Anda akan sadar bawah telah tertipu oleh pengembang bodong.

[/nextpage]

[nextpage title=”Cara Menghindari” ]

Cara Menghindari

Cukup menyeramkan bukan? Terlebih lagi apabila Anda tidak memiliki pemahaman mengenai dunia properti. Sebenarnya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari para pengembang bodong. Apa saja? Ini dia:

  1. Beli rumah dari pengembang yang sudah terpercaya.
  2. Mintalah brosur kepada pihak pengembang dan pelajari denahnya.
  3. Cek alamat yang ada di brosur dan datangi tanpa konfirmasi terlebih dahulu.
  4. Jangan dulu memberikan sepeserpun uang apabila belum melihat rumah yang diinginkan.
  5. Lebih selektif saat memberikan kontak pribadi.

Nah, mulai sekarang Anda harus lebih waspada akan pengembang bodong. Jangan sampai tertipu akan ulah mereka dan Anda kehilangan banyak uang. Semoga informasi singkat ini berguna untuk Anda, ya!

Anda tentu peduli dengan keluarga dan teman terdekat? Yuk, sebarkan informasi singkat ini di media sosial dan tag juga mereka!

[/nextpage]

Pamella Fricylia

Salah seorang Writer di UrbanIndo.com. Pada akhirnya lebih memilih menjadi penulis daripada jurnalis. Selalu yakin bahwa aksara dan logika dapat membentuk rangkaian kata penuh makna. Berikan komentar dan mari berdiskusi!
Follow Me:

Related Posts