Rumah

Bagaimana Cara Membuat Rumah Anti Gempa?

25 January 2018
Bagaimana Cara Membuat Rumah Anti Gempa?

Bagaimana Cara Membuat Rumah Anti Gempa?

Beberapa hari yang lalu, Gempa mengguncang wilayah Tangerang, Jakarta, Depok hingga Bogor. Gempa yang berasal dari Lebak Banten itu cukup kuat yakni hingga 6,1 SR. Alhasil, warga masyarakat di sekitar Jabodetak cukup panik. Mereka harus berhamburan keluar rumah dan gedung perkantoran.

Ya, gempa memang tidak bisa dihindari. Itu adalah kejadian alam yang wajar. Tinggal bagaimananya kita. Apakah rumah kita sudah cukup kuat untuk menahan gempa? Penasaran? Simak tips merancang rumah anti gempa berikut ini,

1. Membangun di Tanah yang Stabil

Sebelum membangun sebuah rumah, pastikan tanah yang akan kamu bangun itu stabil. Struktur tanah yang stabil adalah tanah yang memiliki karakter padat, keras dan merata kekerasannya. Kalau strukur tanahnya padat, maka ketika gempa, partikel-partikel tanah akan bergerak perlahan dan ini akan membuat struktur rumah aman.

2. Rancang Rumah dengan Konsep Sederhana

Sederhana di sini bukan maksudnya apa adanya melainkan jika kamu memiliki lahan yang tidak simetris, misanya kamu membuat rumah konsep bentuk L, U ata T, maka sebaiknya kamu memisahkan struktur bangunan menjadi beberapa bagian. Hal ini diperlukan untuk mengurangi merembetnya struktur bangunan, jika suatu waktu roboh.

Baca Juga :  Kiat Menghadapi Tetangga Apartemen yang Berisik

3. Menggunakan Atap Ringan

Untuk menhindari cedera fatal, ada baiknya kamu menggunakan atap yang ringan. Saat ini, baja ringan sudah sering digunakan orang sebagai struktur atap. Hal ini tentu dapat meminimalisir cedera jika sewaktu-waktu ada gempa besar yang menyebabkan atap runtuh.

4. Menempatkan Pintu yang Simetris

Ternyata memasang pintu rumah itu juga tidak bisa sembarangan. Ini akan memengaruhi pada saat evakuasi saat gempa. Pastikan antar pintu pada ruang-ruang simetris sehingga jika ditarik garis, maka pintu akan berhadap-hadapan atau lurus. Dengan begitu ketika gempa, kamu dapat lari dengan cepat tanpa perlu berkelak-kelok lagi mencari pintu keluar.

5. Partisi Dinding Menggunakan Papan atau Gipsum

Nah, untuk lebih aman, kamu tidak perlu menggunakan batu-bata untuk penyekat dindind kamar atau ruang. Cukup menggunakan bahan yang ringan seperti papan atau gypsum. Selain harganya lebih murah, materialnya juga lebih ringan sehingga akan meminimalisir cendera ketika rumah roboh akibat gempa. Semoga bermanfaat!

like
love
haha
wow
sad
angry

You Might Also Like