Berita Ragam

8 Bahan Kimia Berbahaya yang Bersembunyi di Dalam Rumah. Hati-hati!

3 menit

Hati-hati, ternyata banyak bahan kimia berbahaya yang bersembunyi di rumahmu! Cari tahu bahan-bahan berbahaya tersebut sekarang sebelum terlambat!

Jika terpapar secara berlebihan, bahan-bahan berbahaya ini dapat membuat kamu menjadi pusing, sakit kepala, mual, dan bahkan dapat mengakibatkan kematian.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui barang-barang apa saja yang mengadung bahan kimia di rumah.

Dengan mengetahui hal tersebut, kamu dapat mulai menjaga anggota rumah dengan mengurangi pembelian barang-barang tersebut.

Dilansir dari hellosehat.com, simak bahan kimia berbahaya apa saja yang biasanya bersembunyi di rumahmu di sini!

Bahan Kimia Berbahaya yang Biasa Ditemukan di Rumah

1. Bahan Kimia Berbahaya Aseton

aseton bahan kimia berbahaya

Jika terekspos udara, aseton akan menguap dengan cepat dan mudah terbakar.

Bahan ini juga dapat menyebabkan keracunan fatal yang dapat mengancam nyawa jika dikonsumsi dengan jumlah yang besar dalam waktu singkat.

Gejala keracunan aseton ringan diantaranya adalah sakit kepala, bicara cadel, lesu, kurang koordinasi, dan merasakan rasa manis di mulut.

Oleh karena itu, selalu jauhkan produk-produk yang mengandung aseton dari anak dan gunakan aseton di ruangan yang terbuka.

Biasanya aseton ditemukan di penghapus kuteks, polish mebel, wallpaper, alkohol topikal.

Baca Juga:

6 Contoh Limbah B3 di Rumah Tangga dan Cara Penanganannya | Jangan Dibuang Sembarangan!

2. Benzena

Benzena dapat mengacaukan kerja sel dalam tubuh dan dapat merusakan sistem kekebalan tubuh dengan mengudar kadar antibodi dan menghilangkan sel darah putih.

Jika berkepanjangan, seseorang dapat mengalami anemia atau leukimia.

Beberapa wanita yang menghirup benzena dalam jumlah besar bahkan dapat mengalami siklus datang bulan yang tidak teratur selama berbulan-bulan.

Biasanya benzena sering ditemukan di cat, lem, wax, deterjen, emisi pembakaran bahan bakar gas, asap rokok, kapur barus, dan alat penghilang bau.

3. Etanol

Jika terkena kontak dengan etanol murni dalam jumlah besar, kamu akan merasakan mual muntah, reaksi alergi di kulit, kejang, bicara melantur, koordinasi tubuh kacau, mata terasa terbakar, dan bahkan koma.

Namun, biasanya hal ini jarang terjadi kecuali jika kamu berada di lingkungan industri atau laboratorium.

Etanol biasanya dapat kamu temukan di parfum, produk tata rambut, deodorant, shampo, obat kumur, hand sanitizer, penyegar ruangan, sabun cuci piring, dan pelembut pakaian.

4. Bahan Kimia Berbahaya Formalin

formalin bahan kimia berbahaya

Formalin biasanya digunakan untuk memproduksi bahan bangunan dan berbagai produk rumah tangga.

Jika formalin ada di udara, kebanyakan orang akan mengalami mata berair, sesak napas, sensasi terbakar di mata, batuk, mual, dan sakit dada.

Paparan formalin dengan konsentrasi tinggi dapat memicu serangan asma dan menyebabkan bronkitis pada manusia.

Biasanya formalin dapat ditemukan di asbes dan beton, asap rokok, minyak tanah menyala, furnitur dari pressed wood, perekat mengandung resin, dan kantung plastik.

5. Toluena

Toluena adalah bahan kimia pelarut yang biasanya ditemukan pada cat.

Gejala keracunan toluena diantaranya adalah sakit kepala, pusing, mengantuk, euforia, halusinasi, tremor, dan koma.

Biasanya bahan kimia berbahaya ini dapat kamu temukan di cat, karet, pewarna, lem, dan percetakan.

6. Bahan Kimia Berbahaya Xylene

Paparan ringan hingga sedang terhadap uap xylene dapat menyebabkan mata panas memerah, bengkak, berair, dan pengliatan kabur.

Paparan xylene berlebihan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan depresi sistem saraf pusat yang menyebabkan kerusakan hati dan ginjal, hilang kesadaran, kegagalan sistem pernapasan, dan kematian.

Biasanya bahan ini dapat ditemukan di emisi gas buang kendaraan bermotor, cat, pernis, cat kuku, perekat, dan semen karet.

7. Phtalate

Bahan kimia ini dapat mengganggu testosteron dan estradiol, hormone yang mempengaruhi perkembangan payudara.

Perempuan yang terpapar bahan ini secara berlebihan dapat membuat dirinya menderita kanker payudara.

Biasanya bahan ini berada di ubin, tirai shower, kulit sintetis, perkakas rumah yang terbuat dari vinyl atau PVC, cat kuku, cat tembok, pernis, dan wadah makanan plastik.

Baca Juga:

5 Zat Kimia yang Kerap Digunakan untuk Obat Penjernih Air

8. Bahan Kimia Berbahaya Bisphenol A (BPA)

bisphenol a berbahaya

Paparan bahan kimia ini dapat memberikan perubahan hormone, seperti penurunan produksi sperma, pubertas dini pada anak perempuan, dan kemandulan.

Paparan BPA dalam konsentrasi tinggi bahkan dapat menyebabkan keguguran pada ibu hamil.

Biasanya bahan kimia ini sering ditemukan di wadah makanan kaleng, perkakas yang terbuat dari plastik, botol plastik produksi sebelum tahun 2012, botol susu bayi produksi sebelum 2011, dan bon belanja.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat ya, Sahabat 99!

Nantikan artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dekat stasiun bekasi?

Pastikan untuk mencarinya lewat 99.co/id!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts