Berita

Waspada Bahaya Deepfake! Teknologi Paling Bahaya yang Ditakuti Amerika saat Ini

18 Oktober 2019
deepfake
2 menit

Sahabat 99, apakah kalian sudah mengetahui bahaya deepfake yang sedang menjadi masalah besar pemilu presiden 2020 di Amerika Serikat?

Teknologi yang satu ini biasa digunakan untuk membuat video palsu.

Masyarakat luas mulai mengenal bahaya dari teknologi ini saat Jordan Peele, seorang komedian asal AS, yang menunjukkan video Barack Obama sedang menghina Donald Trump pada sebuah pidato.

Nyatanya, Barack Obama tidak pernah berpidato pada acara tersebut, atau dengan kata lain, pidato tersebut tidak pernah ada.

Oleh karena itu, teknologi ini dianggap menjadi masalah karena mudah dibuat dan mudah dibagikan.

“Deepfakes dapat dibuat oleh siapa saja dengan komputer, akses internet, dan keinginan dalam mempengaruhi pemilihan. Mereka adalah alat baru yang memungkinkan penggunaan informasi palsu untuk mempengaruhi pemilihan,” ungkap profesor di UCLA yang memiliki spesialisasi dalam dunia kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan keamanan siber, John Villasenor, seperti dikutip dari CNBC Indonesia.

Apa Itu Deepfake?

deepfake

Deepfake sendiri adalah subset Artificial Intelligence yang dapat menggunakan rumusan aloritma untuk mempelajri dan membuat keputusan intelligent sendiri.

Selain itu, gPeter Singer, seorang ahli strategi keamanan internet di lembaga Think Tank New America, berpendapat hal yang hampir serupa.

“Bahayanya teknologi ini adalah dapat digunakan untuk membuat orang percaya bahwa video itu nyata padahal tidak pernah ada,” bebernya.

Baca Juga:

Nekat! Anak Bongkar Makan dan Bawa Jenazah sang Ibu Karena Kangen

Video Deepfake yang Terkenal

Selain video yang disebarkan oleh Jordan Peele, terdapat video deepfake lain yang cukup dikenal oleh masyarakat.

Beberapa di antaranya adalah video Jon Snow dari Game of Thrones serta Mark Zuckerberg.

Dalam video Jon Snow, dia terlihat meminta maaf mengenai ending GoT season 8 yang tidak memuaskan.

Sedangkan pada video yang satunya, Mark Zuckerberg mengajak penonton untuk membayangkan jika ia menguasai dunia.

Bahaya Deepfake

Kedua video di atas memang terlihat bertujuan untuk hiburan semata.

Bahaya deepfake mulai terlihat saat video ini dibuat untuk merusak reputasi seseorang, contohnya adalah video pidato palsu Barack Obama.

selain itu, teknologi ini sulit sekali dibendung dan semakin marak digunakan.

“Dari sudut pandang teknologi, kita tak bisa berbuat apa-apa,” jelas Ali Farhadi, senior riset manajer dari Allen Institute for Artificial Intellegence seperti dilansir dari merdeka.com.

“Teknologinya sudah ada, dan orang-orang bisa menggunakannya dengan berbagai cara yang ia bisa,” lanjutnya.

Baca Juga:

Miris! Aplikas Penguntit “Stalkware” Banyak Diunduh untuk Awasi Pasangan

***

Simak informasi dan tulisan terbaru lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Cari saja di 99.co/id!

You Might Also Like