Berita, Berita Properti

Waspada Bahaya Dispenser Kotor. Bisa Tipus! Begini Merawatnya

14 April 2019
bahaya dispenser kotor
3 menit

Dispenser memudahkan kita mengakses air panas dan dingin. Namun, keteledoran dalam menjaga dispenser tetap bersih dapat meningkatkan resiko terkena tipus! Ngeri! Ini dia penjelasan bahaya dispenser kotor, jangan sampai kamu jadi korban!

Di zaman serba modern ini, semua orang pasti ingin serba mudah, terlebih lagi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Salah satu penemuan teknologi yang banyak dipakai masyarakat Indonesia adalah dispenser.

Dispenser memudahkan kita untuk memasak air panas dan mendinginkan air tanpa harus menunggu lama-lama.

Harganya tidak mahal dan penggunaanya pun praktis.

Namun, layaknya semua alat layak pakai, dispenser juga harus kita jaga kebersihannya.

Jika tidak, hal ini akan sangat membahayakan kesehatanmu!

Ingin tahu apa sih bahaya dispenser kotor?

Yuk, kita teliti!

Bahaya Dispenser Kotor

bahaya dispenser kotor

Manusia membutuhkan asupan air setiap harinya untuk tetap sehat.

Pada zaman dulu, air yang kita minum bersumber dari hulu sungai jernih atau sumber mata air.

Akan tetapi, makin kesini sungai-sungai di negeri kita banyak yang sudah tercemar oleh limbah-limbah pabrik dan sampah yang dibuang sembarangan.

Dari sinilah proses penyaringan hingga memasak air mulai bermunculan sebagai solusi masalah air tercemar.

Setelah diciptakan alat penyaring air, ada lagi penemuan terbaru yang memudahkan kita untuk mengakses dan mengambil air minum…

…Lengkap dengan fungsi memanaskan juga mendinginkan air yang dinamakan dispenser.

Alat ini menggunakan botol galon berisi air sebagai sumber air yang tentunya lebih bersih dibandingkan dengan air keran.

Ada dua jenis dispenser, dispenser galon atas dan dispenser galon bawah.

Pada dasarnya, kedua dispenser ini memiliki keunggulan yang mirip-mirip.

Di antaranya adalah memudahkan kita mendapatkan air panas dan dingin, menghemat biaya air minum, dan mengurangi sampah botol.

Baca Juga:

Bebas Penyakit! Begini Cara Tepat Membersihkan Dispenser

Meskipun keunggulannya selangit, dispenser tentu saja harus tetap dibersihkan secara rutin.

Tidak hanya bagian luar dispenser saja yang harus kita bersihkan, tetapi bagian dalamnya juga.

Apalagi mengingat air yang masuk ke dalam dispenser akan kita minum dengan sering.

Setiap kali kita ganti galon, air di dalam dispenser tidak sepenuhnya habis melainkan menyisakan sekitar 100 ml air.

Seiring berjalannya waktu, genangan air ini bisa mengendap dan mengental jadi gumpalan debu putih dan basah.

Jika tidak dibersihkan, air galon yang baru akan tercampur dengan kotoran tersebut dan akan membuat air minum kita menjadi keruh dan berbau amis.

Selain itu, bisakah kamu bayangkan berapa jumlah bakteri yang mengendap pada gumpalan kotor hasil kendapan dispenser kotor?

Jawabanya adalah jutaan, dua di antaranya adalah bakteri E. coli dan Salmonela typhi.

Bahaya Bakteria E. coli dan Salmonela Typhi

Escherichia coli atau E. coli adalah bakteri yang banyak ditemukan pada sistem pencernaan tubuh manusia.

Bakteri ini memang dianggap para ilmuwan kesehatan sebagai salah satu bakteri yang tidak begitu berbahaya bagi manusia, namun dengan jumlah yang banyak dan konsumsi secara berlansung…

…Bakteri ini dapat menyebabkan diare dan mual-mual yang amat parah, mereka menghasilkan racun yang mampu merusak dinding dari usus kecil.

Bahaya dispenser kotor lainnya adalah resiko terkena penyakit tipus yang disebabkan oleh bakteri Salmonela typhi.

Bakteri ini lebih berbahaya dari E. Coli karena dapat menyebabkan kita terjangkit penyakit tipus.

Cara Merawat Dispenser Air

bahaya dispenser kotor

Hindari resiko terkena penyakit berbahaya dengan merawat dispenser airmu untuk selalu bersih.

Bersihkan dispenser sebanyak sebulan sekali secara menyeluruh, luar dan dalam.

Dispenser yang kotor baiknya dibersihkan saat galon airnya sudah kosong atau sebelum memasukan galon air baru dan bersih.

Sediakan juga lap kering di sebelah dispenser untuk mengelap tetesan-tetesan air yang jatuh ke reservoar dispenser agar air tidak mengendap.

Air yang mengendap pada reservoar dispenser terpapar ruangan terbuka dan dapat menjadi sarang jentik-jentik nyamuk.

Selain menjadi sarang nyamuk, air hasil endapan pada reservoar juga dapat mengasilkan bau tidak sedap jika dibiarkan terlalu lama.

Maka dari itu, cek reservoar dispenser kamu seminggu sekali dan bersihkan jika sudah terlihat sedikit berlumut.

Baca Juga:

13 Cara Membasmi Jentik Nyamuk Hingga ke Akar

Hindari bahaya bakteri E. coli dan Salmonela typhi dengan tips diatas!

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id

You Might Also Like