Gaya Hidup Kesehatan

Jangan Diabaikan! Ini 7 Bahaya Kurang Tidur pada Kesehatan Tubuh yang Perlu Kamu Tahu

3 menit

Kurang tidur dapat berbahaya pada kesehatan tubuh, lo! Tak hanya bikin kamu mengantuk, ada banyak dampak buruk lainnya. Baca selengkapnya di artikel ini!

Secara umum setiap orang membutuhkan tidur yang berkualitas selama 6 sampai 8 jam dalam sehari.

Kebutuhan tidur yang tidak tercukupi bisa menyebabkan gangguan yang berbahaya pada kesehatan tubuh.

Kekurangan tidur juga bisa mengakibatkan masalah serius pada seseorang hingga menderita penyakit tertentu.

Ketahui lebih lanjut lewat penjelasan berikut untuk mengetahui apa saja dampak buruk dan bahaya jika kamu kekurangan tidur.

7 Bahaya Kurang Tidur pada Kesehatan Tubuh

1. Penuaan Dini pada Kulit

Hal umum yang dapat terjadi jika kurang tidur adalah kondisi kulit yang menjadi pucat.

Selain itu, bisa terjadi pembengkakan pada mata dan munculnya lingkaran hitam di bawah mata.

Jika kondisi terjadi dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kulit menjadi tidak kencang dan timbul garis-garis halus di wajah.

Hal ini terjadi karena saat kita kekurangan tidur tubuh akan melepaskan banyak hormon stres alias kortisol.

Jika jumlah hormon berlebihan kortisol akan menghancurkan kolagen.

Kolagen sendiri merupakan protein yang menjaga agar kulit tetap halus dan elastis.

2. Kurang Tidur Menurunkan Daya Ingat

daya ingat menurun

Saat kita tidur, hal-hal yang telah dipelajari dan dialami sepanjang hari masuk ke dalam sistem ingatan jangka pendek.

Koneksi saraf yang mendukung ingatan seseorang mengalami penguatan saat tidur.

Jika waktu tidur terganggu, otomatis kemampuan otak dalam mengolah dan menyimpan ingatan akan mengalami gangguan.

Penelitian juga menunjukkan kurang tidur dalam jangka panjang dapat mengakibatkan penurunan kemampuan otak untuk berpikir dan mengolah informasi.

3. Kurang Tidur Bisa Bikin Depresi

Kekurangan tidur juga dapat merusak suasana hati, lebih mudah tersinggung dan memicu gejala depresi.

Dalam survei yang dilakukan oleh Sleep in America pada tahun 2005, orang-orang yang didiagnoisis depresi atau gangguan kecemasan hanya tidur kurang dari enam jam dalam sehari.

Penderita insomnia juga berisiko lima kali lebih besar mengalami depresi.

Insomnia sendiri merupakan kondisi seseorang yang memiliki kesulitan untuk tidur.

4. Menyebabkan Masalah Kesehatan

ekspresi wajah wanita

Orang-orang insomnia umumnya menderita berbagai penyakit serius.

Salah satu penyakit serius yang dapat terjadi pada penderita insomnia adalah penyakit jantung, baik berupa gangguan irama jantung, gagal jantung, maupun serangan jantung.

Tidur memiliki peran penting dalam kemampuan tubuh untuk memperbaiki kerusakan pembuluh darah dan jantung.

Oleh sebab itu, orang yang kekurangan tidur lebih renatan menderita penyakit jantung.

Selain penyakit jantung, kekurangan tidur juga dapat berisiko mengalami penyakit serius lainnya, seperti

  • diabetes,
  • obesitas,
  • strok,
  • tekanan darah tinggi,
  • kanker, dan
  • masalah kesehatan mental.

5. Daya Tahan Tubuh Menurun

Saat kita tidur, sistem kekebalan tubuh menghasilkan protein-protein yang bernama sitokin.

Sitokin dapat membantu tubuh melawan infeksi, peradangan, dan stres.

Jika waktu tidur kurang, maka produksi sitokin juga akan berkurang.

Kekurangan tidur dapat menyebabkan menurunnya kemampuan sistem kekebalan tubuh dan kinerja sel dalam memerangi infeksi.

Hal ini dapat berdampak buruk pada ketangguhan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi dan kecepatan proses penyembuhan secara alami.

6. Peforma Seks Menurun

kurang tidur

Pria dan wanita yang kurang waktu tidur mengalami penurunan hasrat untuk melakukan hubungan seksual.

Selain itu mereka juga memiliki tingkat kepuasan seksual yang lebih rendah.

Hal tersebut diakibatkan rasa kantuk dan kelelahan serta meningkatkanya stres karena kurang tidur.

Tak hanya kurang tidur, ada juga keterkaitan antara sleep apnea (gangguan tidur) dan hormon testosteron, lo.

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism di tahun 2002 menyebutkan bahwa laki-laki yang memiliki sleep apnea cenderung mempunyai hormon testosteron yang rendah.

7. Lebih Mudah Marah

cepat marah

Kurang tidur juga dapat membuat seseorang jadi cepat marah.

Penelitian dari Iowa State University menyebutkan orang yang kehilangan jam tidur akan cenderung jadi pemarah dan sulit beradaptasi dengan situasi.

Hal tersebut membuat mereka jadi frustrasi, meningkatkan emosi negatif, cemas, gelisah dan sedih.

Kurang tidur juga mengurangi emosi positif, seperti bahagia dan rasa semangat.

***

Demikian beberapa dampak dan bahaya kurang tidur pada kesehatan.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Sahabat 99!

Jangan lupa baca artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan di Jakarta Selatan, Bandung, Bali dan lokasi lainnya?

Pastikan hanya mencari di 99.co/id, ya!

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves scandinavian design
Follow Me:

Related Posts