Gaya Hidup Kesehatan

9 Bahaya Lilin Aromaterapi. Bisa Menyebabkan Asma Sampai Kanker!

4 menit

Kamu termasuk penyuka lilin aromaterapi? Tampaknya mulai sekarang kamu harus menyetop pemakaian lilin tersebut. Jika tidak, bahaya kesehatan akan mengintai kamu!

Banyak penelitian di luar negeri yang sudah embuktikan bahwa lilin aromaterapi sangat berbahaya bagi kesehatan.

Salah satunya dilakukan oleh Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat.

Pada tahun 2001, EPA menyebutkan bahwa wewangian di dalam lilin wangi ini akan memproduksi jelaga (butiran arang halus dan lunak yang dihasilkan dari asap pembakaran).

Tak hanya itu, penelitian yang dilakukan oleh South Carolina State University (SCSU), Amerika Serikat, punya hasil yang senada.

Hasilnya menggabarkan pembakaran dari lilin aroma akan menyebarkan bahan kimia berbahaya bagi kesehatan manusia.

Stres memang buruk bagi kesehatan kamu.

Lalu, lilin aromaterapi dapat membuat kamu rileks dan meredakan stres karena aroma harumnya…

…berfungsi merangsang sistem syaraf otak agar lebih santai.

Namun, apabila kamu menenangkan dengan cara yang kamu sukai padahal salah besar, apakah itu tindakan yang benar?

John Naish dari Daily Mail menemukan bukti mengejutkan bahwa ternyata benda-benda tersebut tidak aman.

Bukan hanya lilin wangi saja, aerosol, dupa, pengharum ruangan (padat, semprot, maupun gel) juga masuk dalam daftar berbahaya untuk kesehatan.

Inilah beberapa bahaya lilin aromaterapi yang bisa diidap oleh penggunanya:

1. Lilin Aromaterapi Sebabkan Alergi

Hidung tersumbat, berair, dan bersin-bersin merupakan gejala alergi yang disebabkan oleh lilin aromaterapi.

Tak hanya itu, kamu juga bisa terkena sesak nafas apabila memiliki riwayat alergi yang kronis.

Memang tidak semua produk pengharum ruangan bisa menimbulkan gejala alergi.

Tingkat sensitivitas dari kamulah yang mampu menyebabkan hal itu terjadi.

Seperti pernyataan yang diungkapkan Dr. Stanley Fineman, presiden American Collage of Allergy, Asthma and Immunology.

Bahwa banyak pasien-pasiennya yang menyangka gejala alergi yang mereka alami berasal dari bahan-bahan kimia yang ada dalam lilin aromaterapi dan sejenisnya.

2. Lilin Wangi Bikin Kamu Asma

bahaya lilin aromaterapi

Penderita asma memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif dibandingkan orang lain yang tak punya riwayat asma.

Ketika paru-paru penderita asma teriritasi, otot-otot saluran pernapasan penderita asma akan menjadi kaku dan salurannya menyempit.

Masih menurut Fineman, ia menemukan data yang membuktikan bahwa paru-paru bisa saja mengalami perubahan fungsi akibat bahan kimia dari lilin aromaterapi.

Bagi para penderita asma, sebaiknya hindari penggunaan lilin aromaterapi.

Agar penyakit asma kamu tidak kambuh.

3. Aromaterapi Memicu Perkembangan Tumor

Menurut hasil penelitian Prof. Alastair Lewis, dari University of New York di 6 rumah modern dengan waktu 5 hari.

Ia menemukan bahan-bahan kimia organik yang gampang menguap.

Penggunaan lilin aromaterapi sangat berbahaya karena terdapat molekul jahat dari zat-zat kimia.

Molekul-molekul tersebut dapat mengalami perubahan apabila kontak dengan udara bebas.

Sehingga menghasilkan Formaldehida.

Formaldehida inilah yang memiliki potensi tinggi dalam proses pengubahan struktur DNA.

Sel-sel manusia akan berubah menjadi abnormal sehingga tumor dapat lebih gampang berkembang.

Sesekali kamu memakai lilin aromaterapi bukanlah masalah.

Namun penggunaan jangka panjang yang terlalu sering mampu meningkatkan risiko akan bertumbuh dan berkembangnya tumor, terutama pada organ pernapasan.

Menurut John Nais dari Daily Mail, lilin aroma gaharu dan cendana dianggap tidak aman karena tingkat bahayanya lebih jahat daripada rokok.

Baca Juga:

Cara Membuat Beeswax, Lilin Lebah yang Ampuh Mengilapkan Perabot!

4. Lilin Aromaterapi Dapat Memicu Kanker

bahaya lilin aromaterapi

Formaldehida berpotensi mengubah struktur DNA dan memicu tumbuhnya sel-sel penyakit kanker hidung dan kanker tenggorokan.

Jangan ambil resiko yang terlalu berani untuk memerangi penyakit berbahaya ini.

Kanker adalah risiko paling besar dan mematikan dari penggunaan berlebihan akan lilin aromaterapi.

5. Lilin Aromaterapi Menyebabkan Pusing dan Sakit Kepala

Saat membakar lilin aromaterapi harumnya memang sangat menggoda dan membuat kamu santai sejenak.

Namun di balik itu, ketika kamu membakarnya lilin aroma punya senyawa karsinogenik yang dilepaskan.

Selain itu terdapat zat yang berbahaya yaitu, Toluene dan Benzene.

Masih di dalam kelompok senyawa karsinogenik.

Dampak yang timbul bisa menyebabkan pusing serta sakit kepala bagi orang-orang tertentu yang menghirupnya.

6. Lilin Aromaterapi Menyebabkan Autis pada Anak

Pernyataan ini sudah dibuktikan oleh Dr.Philip J. Landrigan dari Mount Sinau Children’s Environmental Health Center.

Risetnya membuktikan bahwa paparan lilin aroma memiliki bahan phthalates di dalamnya.

Phthalates ini sering diduga sebagai sumber suatu harum wewangian.

Paparan dari bahan inilah yang bisa mempengaruhi janin seorang ibu.

Salah satu akibatnya adalah autis.

7. Jantung dan Paru-Paru Bermasalah karena Lilin Aromaterapi

bahaya lilin aromaterapi

Pentingnya untuk kamu mencari informasi tentang bahan-bahan pembuatan lilin aromaterapi.

Sebab, faktanya lilin aromaselalu melepaskan partikel karbon dan logam.

Partikel logam bersumber dari sumbu lilin dan hasil proses indutri lilin itu sendiri.

Lilin aroma yang terbakar dari jenis apapun dapat meningkatkan partikel polusi hingga 30 persen, lho!

Tak hanya itu, ternyata Dr. Neil Klepis dari San Diego State University sudah mengobservasi 300 rumah keluarga terkait ini.

Hasilnya terdapat partikel halus yang berukuran antara 0,5 dan 2,5 mikrometer.

Gambarannya menyerupai debu, spora jamur dan emisi kendaraan.

Ini dapat menganggu sistem saraf pada jantung dan paru-paru kamu apalagi bagi orang yang memiliki jantung dan paru-paru sensitif.

Baca Juga:

Pilihan Aroma Lilin Ternyata Bisa Menunjukkan Karakter Asli Seseorang. Kamu Seperti Apa Ya?

8. Timbulkan Infeksi Saluran Pernapasan

Sejumlah lilin beraroma diketahui terbuat dari parafin.

Parafin ini merupakan komponen produk tanpa warna dari petroleum.

Fakta mengejutkan lainnya, diketahui bahwa pewarna dan pewangi buatan yang terkandung dalam beberapa lilin beraroma dapat memicu infeksi saluran pernapasan.

Inggris menjadi negara dengan pangsa pasar lilin beraroma terbesar di dunia.

Setiap tahunnya, orang yang belanja lilin beraroma di Inggris mencapai 90 juta poundsterling atau lebih dari Rp1 triliun.

Haduh! Menakutkan banget ya, Sahabat 99?

9. Sebabkan Gatal Pada Mata dan Mimisan

Melansir dari Daily Mail, Profesor Alastair Lewis dari University of York, mengukur VOCs (Volatile Organic Chemicals).

Kemudian menemukan beberapa kandungan yang paling menonjol, yakni Limonene.

Umumnya, kandungan ini dihasilkan oleh lilin aromaterapi, pengharum ruangan atau produk pembersih.

Saat berada di udara, setiap dua molekul limonene akan menghasilkan satu molekul kimia lain, yaitu formaldehida.

Senyawa ini biasa digunakan untuk pembalseman dan dalam industri berat.

Penyakit yang bisa disebabkan dari senyawa tersebut antara lain batuk, gatal pada mata, hingga mimisan.

Pengamatan yang dilakukan Lewis dilakukan selama lebih dari empat minggu.

Tampak bahwa tingkat Limonene dalam ruangan yang telah diletakkan lilin aroma tidak menurun, namun tingkat formaldehida menurun cukup jelas.

 ***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Jangan lupa baca informasi-informasi menarik seputar properti dan hunian di Blog 99.co Indonesia

Cari properti impian kamu lewat 99.co/id

Cynthia Novianti

Content Writer for 99.co. Love cats eyes and ice cube. *krok-krok*
Follow Me:

Related Posts