Berita Ragam

Bahaya Terbaru Telur Infertil | Alasan Dibalik Larangan Penjualan Telur Mematikan Ini

2 menit

Hati-hati kalau mau beli telur, bisa-bisa kamu membawa pulang salah satu telur infertil yang kabarnya bisa merusak kesehatan tubuh!

Siapa sangka, telur infertil atau hatched egg (HE) ternyata masih dijual di pasaran.

Padahal, beberapa waktu lalu Menteri Pertanian sudah resmi melarang para pedagang pasar untuk menjual telur HE.

Untuk kamu yang belum tahu, telur infertil adalah telur buangan hasil breeding ayam broiler yang tidak bisa ditetaskan.

Kasus penjualan telur HE pertama kali ditemukan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan, Kota Tasikmalaya di Pasar Cikuburuk, Selasa (9/6/2020).

Beberapa pedagang dilaporkan warga setelah dicurigai menjual telur ayam dengan harga terlalu murah.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih mendalam, petugas menemukan lebih dari empat kuintal telur yang diduga infertil.

Banyak alasan mengapa telur hatched egg dilarang dijual atau dikonsumsi.

Berikut adalah berita selengkapnya.

Bahaya Telur Infertil

bahaya

Menurut penelitian, terdapat dua jenis telur hatched egg, yaitu infertil dan fertil.

Kedua jenis telur ini merupakan produk dari pembibitan ayam pedaging atau ayam broiler.

Telur fertil adalah telur yang memiliki embrio setelah induk betina dibuahi oleh penjantan.

Sementara itu, telur HE tidak menetas, bahkan sengaja tidak ditetaskan oleh produsen pembibitan ayam dan telur.

Telur-telur ini sangat berbahaya jika dikonsumsi.

Sebelumnya Kementerian Pertanian menjelaskan bahaya mengonsumsi telur HE termasuk sakit perut dan diare.

Baca Juga:

10 Manfaat Telur Rebus untuk Tubuh | Benar Bisa Sembuhkan Corona?

Namun, belakangan ini, muncul studi baru yang membuktikan bahaya telur infertil jauh lebih mematikan dari yang kita pikirkan.

Telur-telur ini mengandung bakteri ganas, terutama yang sudah membusuk.

Jika masuk ke dalam perut, bakteri tersebut bisa berubah menjadi penyakit dalam kronis seperti radang usus dan gagal ginjal.

Cara Membedakan Telur HE dan Telur Biasa

cara membedakan

Ada beberapa cara untuk membedakan telur hatched egg dan telur biasa.

Ciri yang jelas terlihat adalah dari cangkangnya.

Telur HE memiliki warna cangkang telur yang terlihat lebih putih dan pucat, sementara telur ayam biasa memiliki cangkang berwarna cokelat.

Masyarakat juga bisa membedakan telur infertil dan telur biasa dengan menggunakan senter.

Telur HE akan menunjukkan bintik merah atau hitam ketika diteropong menggunakan senter.

Bercak-bercak ini merupakan bukti pembibitan yang sengaja digagalkan oleh penjual atau produsen telur.

Harga telur HE pun cenderung jauh lebih murah dibandingkan dengan telur biasa.

Para pedagang rata-rata menjual telur HE seharga Rp7 ribu sampai Rp10 ribu per kilogram.

Telur hatched egg tidak bisa lama-lama disimpan.

Semakin lama disimpan akan mengeluarkan bau amis yang tercium dari jauh.

Baca Juga:

Mengenal 13 Manfaat Putih Telur untuk Kesehatan dan Kecantikan. Rajanya Protein Hewani!

Semoga ulasannya menginspirasi ya, Sahabat 99…

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Untuk Anda yang tertarik tinggal di perumahan keren seperti Roseville BSD City, langsung saja kunjungi 99.co/id

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts