Berita Berita Properti

10 Bahaya Tembok Rumah Retak pada Kesehatan & Keselamatan Penghuni. Segera Atasi sebelum Terlambat!

3 menit

Dinding di rumah ratak? Jangan dibiarkan ya, Sahabat 99! Pasalnya, hal ini bisa memengaruhi kesehatan dan keselamatan penghuni rumah. Simak apa saja bahaya tembok rumah retak di sini!

Tembok merupakan bagian yang sangat penting dalam sebuah bangunan.

Selain untuk menopang atap, tembok berfungsi untuk melindungi rumah dari air hujan, panas, dan angin.

Oleh sebab itu, tembok harus senantiasa dijaga dari kerusakan seperti keretakan.

Keretakan tidak hanya tak enak dipandang tetapi juga bisa membahayakan bangunan dan kesehatan penghuni rumah.

Apalagi jika keretakan yang terjadi lumayan besar, hal tersebut berisiko membuat rumah jadi tidak aman, lo!

Berikut ini adalah sejumlah bahaya yang dapat ditimbulkan dari tembok rumah yang retak.

10 Bahaya Tembok Rumah Retak

1. Merembesnya Air Hujan

Bahaya pertama yang dapat terjadi jika tembok retak adalah merembesnya air hujan melalui celah-celah kecil keretakan.

Jika tembok hanya berupa retak rambut mungkin hal itu tidak begitu menjadi masalah, tetapi kamu harus segera memperbaiki jika keretakan membesar.

2. Melembapkan Tembok

bahaya tembok rumah retak

Tembok yang retak dan mudah basah oleh air hujan yang merembes dapat membuat tembok jadi lembap.

Tembok yang lembap sendiri dapat berbahaya pada kesehatan penghuni rumah.

Selain dapat memberikan suasana yang dingin, aroma yang ditimbulkan dari tembok yang lembap juga kurang sedap.

3. Membuat Tembok Berjamur

Jika tembok yang retak tidak segera ditangani, retakan akan membesar dan menyebabkan rembesan air dan udara masuk secara terus menerus.

Akibatnya, dinding jadi lembap dan perlahan-lahan ditumbuhi jamur.

Jamur akan membuat warna dinding jadi kusam sehingga merusak pemandangan.

Selain itu, termbok berjamur juga tidak baik untuk kesehatan penghuni rumah.

4. Menjadi Sarang Serangga

bahaya tembok rumah retak

sumber: pestsamurai.com

Tembok yang retak juga dapat menjadi sarang bagi serangga, seperti semut, kecoak, dan nyamuk.

Kemunculan serangga di rumah sendiri sangat berbahaya bagi kesehatan, karena dapat menimbulkan berbagai penyakit.




Oleh sebab itu, pastikan tidak ada tembok retak dan menjadi sarang para serangga di rumah.

5. Menunjukkan Penurunan Tanah

Tembok yang retak juga merupakan suatu tanda, salah satunya adalah menunjukkan terjadinya pergeseran atau penurunan tanah.

Tentunya hal ini sangat berbahaya jika tidak segera kamu atasi.

6. Menunjukkan Fondasi yang Tidak Sesuai dengan Beban

Retak pada dinding juga bisa menunjukkan bahwa fondasi tidak dapat menahan beban atasnya yang terlalu berlebihan.

Sebagai contoh, mungkin pada saat pembangunan awal penghuni berkeinginan hanya membangun satu lantai dan selanjutnya berubah pikiran ingin membuat rumah berlantai dua.

Perubahan keinginan tersebut bisa terlambat ditangani jika pembuatan fondasi sudah terlanjur jadi.

7. Membuat Tinggi Bangunan Tidak Sama

Adanya dinding yang retak dapat menjadi indikasi adanya penurunan tanah.

Jika penurunan tanah yang terjadi tidak sama di segala sisi maka bangunan juga akan menurun pada bidang tanah yang mengalami penurunan tanah.

Akibatnya, bangunan menjadi tidak sama tingginya.

8. Melorotnya Genting Bagian Atas Dinding

tembok retak

Dinding yang retak, jika dibiarkan begitu saja lama kelamaan akan membuat genting bagian atas yang disangga dinding tersebut melorot.

Hal ini juga sebagai penyebab atap genting rumah bocor. Kerusakan akan semakin parah seiring semakin lamanya dinding retak yang dibiarkan begitu saja.

9. Menunjukkan Erosi Tanah

Retak pada dinding tembok juga dapat menunjukkan adanya erosi tanah.

Erosi tanah dapat terjadi karena adanya aliran air di dalam tanah yang letak aliran air tersebut di bawah fondasi.

10. Bangunan Runtuh

Adanya retak pada dinding juga bisa menyebabkan rumah runtuh sebagian atau bahkan keseluruhan.

Terutama jika kita membangun rumah di perbukitan, rumah akan rentan longsor dan runtuh sebagian dinding rumah sehingga rumah hanya tinggal separuhnya.

Bangunan dapat runtuh jika retakan di dinding semakin parah.

Terlebih untuk rumah yang ditinggal kosong dalam waktu lama oleh penghuninya.

Rumah akan semakin rusak dan lama kelamaan akan runtuh.

***

Itulah sejumlah bahaya tembok rumah retak yang harus diperhatikan.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian impian di Kota Bandung?

Kunjungi 99.co/id dan Rumah123.com serta temukan beragam pilihan perumahan seperti di Cluster Griya Sakinah.




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts