Berita

7 Bangunan Bersejarah di Indonesia yang Diakui Dunia. Bikin Bangga!

17 Agustus 2019
bangunan bersejarah di indonesia
3 menit

Indonesia adalah negara yang sudah berdiri untuk waktu yang cukup lama. Dalam kurun waktu yang sangat panjang hingga negara ini didirikan, banyak sekali bangunan bersejarah dengan nilai historis yang tinggi serta arsitektur yang menawan. Lantas, tidak aneh jika bangunan-bangunan ini dikenal hingga ke mancanegara.

Berbagai unsur budaya, ras, serta agama melahirkan desain unik yang membuat bangunan-bangunan ini memilik desain yang beraga.

Mulai dari Candi Borobudur hingga Gereja Katredal, bangunan-bangunan ini memiliki latar belakang tersendiri yang membuatnya menjadi terkenal seperti sekarang.

Langsung saja yuk disimak ulasan lebih lengkapnya!

Bangunan Bersejarah Terpopuler di Indonesia

1. Candi Borobudur

bangunan bersejarah di indonesia

Ngomong-ngomong soal bangunan bersejarah, tentunya wajib sekali untuk memasukkan Candi Borobudur ke dalam daftar ini.

Candi yang merupakan peninggalan umat Budha ini dinobatkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Dibangun di era Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra pada tahun 825 SM, situs ini merupakan candi terbesar di dunia dengan tinggi 42 meter.

Arsitek dari candi ini, Gunadharma, memahat 2672 panel relief yang panjangnya mencapai 6 km.

2. Candi Prambanan

bangunan bersejarah di indonesia

Selain Candi Borobudur, Candi Prambanan yang merupakan peninggalan dari Dinasti Sanjaya adalah situs yang tentunya harus masuk ke dalam daftar ini.

Dikenal dengan nama lain, yakni kompleks seribu candi, Prambanan memiliki candi utama dengan tinggi 47 meter, seolah ingin menandingi Candi Borobudur.

Pembangunan dari candi yang dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini merupakan lambang pemujaan untuk Dewa Siwa.

3. Lawang Sewu

bangunan bersejarah di indonesia

Lawang Sewu merupakan bangunan bersejarah peninggalan dari era penjajahan Belanda yang sampai sekarang masih berdiri di Semarang.

Sempat digunakan sebagai Kantor Perusahaan Kereta Api Hindia Timur, sekarang bangunan ini berfungsi sebagai tempat wisata eksotik yang diminati oleh banyak wisatawan.

Meskipun namanya secara harfiah berarti seribu pintu, tidak serta-merta jumlah pintu dari bangunan yang didirikan pada tahun 1907 ini sesuai dengan namanya.

Baca Juga:

6 Bangunan Tradisional Indonesia yang Berdiri di Luar Negeri

4. Kelenteng Sam Po Kong

bangunan bersejarah di indonesia

Dahulu, Kelenteng Sam Po Kong dikenal sebagai Gedung Batu karena tampilannya yang terlihat seperti gua besar di sebuah bukit batu.

Gedung Batu atau Kedong Batu sendiri merupakan tumpukan batu alam untuk membendung Sungai Kaligarang di abad 15.

Sebagai bangunan bekas peninggalan dari Laksamana Cheng Ho, sekarang tempat ini lebih difungsikan sebagai tempat pemujaan dan peringatan di Semarang.

5. Keraton Yogyakarta

bangunan bersejarah di indonesia

Keraton Yogyakarta merupakan istana resmi Kesultanan Yogyakarta yang sekarang berfungsi sebagai rumah sultan yang masih menjalankan tradisi kesultanan hingga sekarang.

Sebagian dari kompleks keraton ini digunakan untuk menyimpan bermacam-macam koleksi kesultanan.

Beberapa di antaranya seperti pemberian dari bangsawan Eropa hingga replika pusaka dan gamelan.

Dengan desain arsitektur yang mengagumkan, bangunan ini disebut sebagai salah satu istana khas Jawa dengan tampilan terbaik.

6. Pura Besakih

bangunan bersejarah di indonesia

Pura yang berdiri megah di ketinggian 915 kaki di kaki Gunung Agung ini terlihat mengagumkan dengan gaya arsitektur khas Bali yang sangat distingtif.

Bangunan yang dibangun sejak abad ke-10 Masehi ini menjadi pusat kegiatan spiritual Hindu Dharma di Pulau Dewata.

Dengan segala fitur yang dimiliki Pura Besakih, tidak aneh jika situs ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya UNESCO sejak selamat dari erupsi Gunung Agung pada tahun 1963.

7. Gereja Katredal

bangunan bersejarah di indonesia

Memiliki tinggi mencapai 60 m, Gereja Katredal terletak bersebalahan dengan Masjid Istiqlal.

Kehadiran gereja yang berdiri sejak tahun 1891 ini, menggantikan bangunan gereja yang runtuh di era Belanda.

Bangunan yang mengusung gaya arsitektur neo-gotik ini dibangun dengan dana sebesar 628 ribu gulden yang berasal dari jemaat pada kala itu.

Karena memilih material terbaik, bangunan yang diarsiteki oleh Pastor Antonius ini bisa berdiri kokoh hingga sekarang.

Baca Juga:

7 Bangunan Kontroversial dalam Sejarah Dunia. Sudah Pernah ke Sana?

***

Semoga artikel ini menghibur dan bermanfaat, Sahabat 99!

Simak informasi dan tulisan menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, cari semua kebutuhan propertimu hanya di 99.co/id!

You Might Also Like