Berita, Berita Properti

6 Bangunan Tradisional Indonesia yang Berdiri di Luar Negeri

12 Mei 2019
bangunan tradisional indonesia
3 menit

Bangunan tradisional Indonesia yang serba unik dan penuh nilai sejarah ternyata sangat dihargai oleh masyarakat internasional hingga beberapa di antaranya dibangun di luar negeri.

Sebagai warisan dari kekayaan budaya Indonesia, bangunan tradisional Indonesia yang sangat beragam ini masing-masing memiliki keunikan tersendiri.

Dari mulai bentuk bangunan, desain bangunan, konsep bangunan, hingga nilai filosofi setiap bangunan, semuanya berbeda-beda.

Tak heran bila kemudian banyak masyarakat internasional yang terpesona dengan keunikan bangunan tradisional Indonesia tersebut.

Bahkan beberapa di antaranya sampai sengaja dibangun di luar negeri, lho!

Siapkan kebanggaanmu sekarang, lihat daftarnya sebagai berikut.

Bangunan Tradisional Indonesia yang Berdiri di Luar Negeri

1. Dua Rumah Gadang di Belanda

bangunan tradisional indonesia

Kamu tahu kalau rumah Gadang ini adalah bangunan tradisional Indonesia kebanggaan masyarakat Minangkabau, ‘kan?

Rumah adat Sumatera Barat yang juga disebut rumah Bagonjong, terkenal dengan bentuk atap yang khas seperti tanduk kerbau.

Keunikan rumah adat Padang ini membuat sebuah taman bermain di Belanda tertarik hingga mereka membangun sebuah bangunan yang meniru rumah Gadang.

Baca juga:

Menengok Keindahan Rumah Gadang. Harus Masuk Daftar Liburanmu!

Bangunan ini dinamai The House of The Five Senses dan dijadikan sebagai sebuah landmark khas sekaligus sebuah gerbang masuk menuju area taman.

Jika kamu sedang di Belanda dan ingin melihatnya langsung, kunjugi saja Taman Efteling yang terletak di kawasan Kaatsheuvel.

Tak hanya di Taman Efteling, rumah adat Padang atau rumah Gadang juga dibangun di Kralingse Bos, sebuah wilayah hutan di Rotterdam.

Rumah adat berukuran luas ini memang cocok dijadikan inspirasi untuk berbagai keperluan.

Bangunan tersebut difungsikan sebagai sebuah restoran bernama Indische Restaurant yang menjual berbagai jenis makanan khas Belanda.

2. Pura Khas Bali di Belgia

bangunan tradisional indonesia

 

Masih di wilayah Eropa, kamu juga bisa menemukan sebuah bangunan tradisional Indonesia asli Bali tepatnya di negara Belgia.

Di sebuah taman bermain, berdiri sebuah bangunan unik yang mengadaptasi bangunan Pura khas Bali.

Tak tanggung-tanggung, di sana sampai dibangun replika Pura Agung Shanti Buwana yang sangat terkenal di Bali dalam ukuran yang sama.

Bahkan, mereka juga membangun Pura Agung Shanti Buwana lengkap dengan latar persawahan bertingkat seperti di Ubud!

Kamu bisa menemukan bangunan Pura Bali itu di sebuah taman bermain bernama The Kingdom of Ganesha.

3. Rumah Adat Batak di Jerman

bangunan tradisional indonesia

Sebagai negara tetangga, sepertinya Jerman juga tak mau kalah dari Belgia dalam soal bangunan tradisional Indonesia.

Buktinya, mereka membangun sebuah rumah adat Batak yang khas, lengkap dengan model dan motif bangunan yang sama.

Rumah adat Batak ini ternyata telah dibangun di Jerman sejak tahun 1978 dan diinisiasi oleh seorang agamawan bernama Pastor Matthus.

Kamu bisa mengunjungi rumah adat Batak yang dijadikan sebagai museum ini di Kota Waperloh, negara bagian Niedersachsen, Jerman.

4. Rumah Adat Woloan Tomohon di Dubai

bangunan tradisional indonesia

Siapa sangka rumah adat bisa menjadi sebuah peluang bisnis di pasar internasional?

Namun ternyata, hal itu dibuktikan oleh para pengrajin rumah panggung di Kelurahan Woloan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Rumah panggung khas Tomohon telah dipesan oleh banyak negara seperti Dubai, Uni Emirat Arab, serta negara lainnya di Asia Tenggara.

Sejak dahulu, rumah panggung khas Minahasa ini memang telah dianggap sebagai sebuah produk industri dengan pusatnya di wilayah Kelurahan Woloan, Tomohon.

Bahkan, saat ini produk rumah panggung khas Minahasa ini telah mencapai Benua Eropa, lho!

5. Rumah Joglo Khas Yogyakarta di Slovenia

bangunan tradisional indonesia

Sumber: tempo.co

Masih di Benua Eropa, kamu juga bisa menemukan rumah adat Yogyakarta yang bernama rumah Joglo jika kamu berkunjung ke Slovenia.

Berbeda dari bangunan tradisional Indonesia sebelumnya, rumah Joglo adalah sebuah sumbangan dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rumah Joglo ini telah berdiri di Slovenia sejak tahun 2013, berada di Kebun Raya Arboretum, Slovenia.

Baca juga:

Mengenal 7 Jenis Rumah Limasan untuk Inspirasi Membangun Hunian

Gimana, Sahabat 99, semakin bangga kan dengan warisan budaya Indonesia?

Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi untukmu, ya!

Simak informasi dan tulisan menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Kunjungi saja 99.co/id.

You Might Also Like