Berita Berita Properti

Batu Bata Ekspos atau Semen Ekspos. Pilih Mana untuk Interior Rumah?

6 menit

Ingin menampilkan hunian yang berbeda?

Mudah saja!

Percayakah Anda? Ternyata kita bisa memberikan sentuhan unik pada hunian dengan biaya yang sangat hemat. Tertarik?

Anda bisa memberikan sentuhan batu bata ekspos atau semen ekspos.

Nah, Anda bisa pilih salah satunya atau bisa juga mengaplikasikan keduanya. Ini bisa dipilih sesuai dengan selera Anda dan tema yang ingin ditampilkan di rumah.

Bukan hanya tampilannya yang akan berbeda, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Apa sajakah itu?

Supaya lebih jelas, kita bahas mengenai perbedaan dari batu bata ekspos dan semen ekspos untuk rumah Anda. Ini penjelasannya:

BATU BATA EKSPOS UNTUK HADIRKAN HUNIAN BERNUANSA KLASIK

Penggunaan batu bata ekspos nampaknya bukanlah sesuatu yang asing lagi. Coba saja perhatikan! Kini sudah mulai banyak rumah yang menerapkan penggunaan batu bata ekspos.

Memang apa sih keuntungannya?

Lalu, adakah kekurangan kalau menggunakan batu bata ekspos?

#1 KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BATU BATA EKSPOS

Sebelum memutuskan untuk menggunakan batu bata ekspos, tentu Anda harus tahu apa kekurangan dan kelebihannya. Dengan mengetahuinya, tentu akan bisa menjadi bahan pertimbangan.

Ini kelebihan dari batu bata ekspos:

  • Jauh lebih hemat karena tidak perlu melakukan proses pengecatan hingga plester;
  • Bisa memberikan kesan klasik hingga rustic modern;
  • Memberikan kesan hangat pada sebuah ruangan.

Poin pertama tentu sangat menarik, ya?

Siapa yang tidak ingin sesuatu yang hemat? Anda juga pasti mau ‘kan? Bayangkan saja memiliki tampilan rumah unik hanya dengan cara yang hemat.

Meskipun hemat dan memberikan tampilan yang sangat unik, ternyata dinding batu bata ekspos ini memilik banyak kekurangan.

Perlu Anda ketahui, ini dia kekurangan dari dinding batu bata ekspos:

  • Jauh lebih rentan terkena lambap karena tidak memiliki lapisan pelindung lainnya;
  • Sangat berisiko menyebarkan debu dan suara bising;
  • Sulit saat dipasang hiasan dinding;
  • Memerlukan biaya yang cukup besar ketika memasangnya karena harus dilakukan oleh tukang bangunan berpengalaman.

Sebenarnya kekurangan ini bisa diminimalisir jika rumah Anda tidak berada di kawasan yang lembap. Khusus untuk hiasan dinding, Anda juga bisa menyimpannya pada bagian atas meja.

Ketika ingin memiliki dinding batu bata ekspos, tentu akan lebih baik jika dibangun sejak awal. Jika rumah sudah jadi, sebaiknya bagian dinding dihancurkan terlebih dahulu dan dibangun ulang.

#2 SIASATI DINDING DENGAN BATU BATA EKSPOS BUATAN DAN TEMPEL

Merasa masih kurang praktis?

Kalau harus membongkar dinding rumah, tentu akan memakan banyak waktu dan biaya. Hal tersebut bisa diminimalisir dengan cara yang sangat mudah.

Tidak sulit, kok!

Batu bata tempel ini tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar jika dibandingkan harus melakukan renovasi rumah.

Anda juga bisa memanfaatkan batu bata tempel. Kalau yang satu ini, Anda hanya perlu membelinya lalu menempelkannya pada bagian dinding.

Berbeda dengan batu bata pada umumnya, batu bata tempel ini memiliki ukuran yang sangat tipis.

Meski memiliki material yang sama, batu bata tempel dibuat dengan lebih halus dan padat. Anda juga bisa memilih warna yang diinginkan karena tersedia dengan berbagai pilihan warna.

Sesuai dengan namanya, batu bata yang satu ini memang dibuat untuk ditempel pada bagian dinding untuk memberikan tampilan batu bata ekspos.

Bagaimana cara memasangnya?

Tak perlu khawatir karena memasangnya sangatlah mudah.

Anda hanya perlu membersihkan bagian dinding dan lubangi untuk membuat mortar jadi lebih menempel. Selanjutnya, buat mortar pada bagian dinding dan tempelkan batu bata ini.

Cukup pastikan pemasangannya rapi dan Anda sudah bisa memiliki dinding batu bata ekspos.

#3 PERAWATAN TEPAT DINDING BATU BATA EKSPOS

Sudah memiliki dinding batu ekspos di rumah? Tentu Anda tidak bisa membiarkannya begitu saja. Perlu dilakukan perawatan agar dinding tetap awet.

Coba bayangkan saja jika dinding batu bata ekspos rusak. Perbaikannya akan sangat sulit, bukan?

Perlu Anda ketahui bahwa perawatan dinding batu bata ekspos ini cukup sulit jika dibandingkan dengan perawatan dinding biasa.

Nah, perawatan dinding batu bata ekspos ini pun beragam. Ini dia rincian perawatannya:

  1. Melakukan Pengecatan

Cara yang satu ini memang tergolong umum dilakukan oleh pemilik dinding batu bata ekspos. Tujuannya?

Tentu untuk membuat warna dari batu bata terlihat lebih mencolok. Pemilihan warnanya sendiri bisa disesuaikan dengan konsep interior ruangan.

Ada beberapa pilihan warna untuk dinding batu bata ekspos, yaitu coklat, putih, dan merah kehitaman.

Ingin terlihat lebih alami? Cukup gunakan cat pelapis khusus batu bata ekspos.

Bukan hanya bisa menghadirkan warna yang lebih menarik, proses pengecatan pada dinding batu bata ekspos juga dapat memberikan perlindungan pada permukaan dinding.

  1. Menggunakan Pelapis Sealer

Nah, perawatan yang satu ini sangat cocok untuk Anda yang tidak ingin menggunakan cat pada dinding batu bata ekspos.

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa sealer merupakan pelapis khusus untuk dinding batu bata ekspos. Fungsinya sendiri dapat melindungi permukaan dinding dari debu dan lembap.

Penggunaan sealer sendiri sebenarnya sangat diperlukan karena dinding batu bata ekspos yang tidak terlapisi apapun tentu lebih rentan.

Ingin tampilan batu bata ekspos terlihat lebih modern? Cukup pilih sealer yang berkilap, biasanya sealer dengan glossy-finish-look.

Perbedaannya dengan sealer yang tidak berkilap atau glossy hanya ada pada bagian tampilannya. Sealer yang tidak glossy tentunya akan memberikan tampilan yang lebih natural.

Satu hal yang perlu diperhatikan jika menggunakan sealer:

Permukaan dinding harus dibersihkan terlebih dahulu.

Tidak perlu menyiapkan bahan yang sulit karena Anda hanya membutuhkan cuka dan air bersih.

Caranya?

Anda hanya perlu membuat larutan air dan cuka.

Campurkan keduanya dan semprotkan ke semua bagian dinding yang ingin dibersihkan.

Ingat! Cukup sedikit saja, jangan sampai permukaan dinding terlalu basah. Selanjutnya, lap permukaan dinding menggunakan handuk bersih.

Takut permukaan dinding menjadi rusak?

Anda bisa mencobanya terlebih dahulu pada bagian dinding yang kurang terlihat.

  1. Berikan Sentuhan Berbeda Pada Nat

Seperti yang kita tahu bahwa nat memiliki fungsi untuk menghalau agar air agar tidak masuk ke bagian sela-sela. Nah, sebaiknya gunakan juga nat pada bagian sela-sela dinding batu bata ekspos.

Adanya nat pada bagian dinding dapat membantu untuk melindungi dari kelembapan.

Supaya tampilannya lebih menarik, Anda bisa memberikan warna pada bagian nat. Pastikan warnanya ini berbeda dengan warna batu bata, namun masih sesuai.

Adanya perbedaan warna pada bagian nat akan membuat tampilan dinding batu bata ekspos terlihat lebih indah.

Tertarik mengaplikasikan dinding batu bata ekspos? Eits, tunggu dulu!

Bahasan kita selanjutnya mengenai dinding semen ekspos. Material yang satu ini juga unik, lho!

Penasaran ‘kan? Langsung saja, ini dia pembahasannya:

SEMEN EKSPOS UNTUK HADIRKAN NUANSA INDUSTRIAL YANG MENAWAN

Apa yang akan Anda dapatkan ketika memutuskan untuk menggunakan semen ekspos sebagai material utama dinding atau lantai rumah?

Tentu Anda akan mendapatkan ruangan bertema industrial.

Perlu diketahui, ruangan dengan tema industrial pun kini sudah mulai banyak diminati. Pasalnya, ruangan bertema industrial memiliki kesan simpel dan keren. Setuju?

Pengaplikasiannya sendiri biasanya bukan hanya pada dinding, melainkan juga pada bagian lantai dan atap ruangan.

#1 Kelebihan dan kekurangan Semen Ekspos

Sebelum material semen ekspos banyak digunakan saat ini, material yang satu ini banyak digunakan sebagai lantai rumah. Apakah Anda pernah melihatnya?

Seiring berkembangnya zaman, material semen ekspos pun mulai digemari kembali. Bukan sekadar perkembangan desain interior, tentu ada beberapa kelebihan dari material yang satu ini.

Memang apa saja kelebihan semen ekspos? Ini dia:

  1. Lebih Hemat

Menggunakan material semen ekspos tentunya akan lebih hemat jika dibandingkan harus menggunakan lapisan cat.

Meskipun lebih hemat, tentu ada yang harus Anda perhatikan. Apakah itu?

Anda harus memilih dan menggunakan semen berkualitas tinggi. Pilihlah yang benar-benar bagus agar permukaannya tidak cepat rusak.

Jika memilih yang asal, tentu nantinya akan lebih boros karena harus melakukan perbaikan. Bukan hanya itu, tampilannya pun tentu tidak akan indah.

  1. Sangat Mudah Dirawat

Permukaan semen tidak membutuhkan perawatan yang sulit.

Pada bagian dinding, Anda hanya perlu mengelapnya untuk membersihkannya dari debu. Kemudian untuk bagian lantai, Anda hanya perlu menyapu dan mengepelnya seperti biasa.

Ingin tampilannya lebih mengkilap dan awet?

Kini sudah banyak sealer khusus semen yang bisa Anda dapatkan di toko-toko bangunan.

Penggunaannya pun sangat mudah. Sama halnya seperti mengecat, penggunaan sealer pun hanya perlu dioleskan pada permukaan semen ekspos.

Bukan hanya mudah dirawat, material semen tidak mengandung zat kimia berbahaya dan tidak berbau seperti cat. Dengan demikian, material yang satu ini sangat aman untuk digunakan.

  1. Memiliki Tingkat Ketahanan Tinggi

Jangan ragukan lagi material semen!

Material semen yang keras tentunya sangat tahan terhadap gesekan. Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan adanya gesekan yang mengenai permukaan dinding atau lantai.

Tampilan semen ekspos pun akan tetap sama saja dan Anda tidak perlu melakukan perbaikan apapun.

Sudah tahu ‘kan kelebihannya?

Meski memiliki kelebihan, tentunya material yang satu ini juga memiliki kekurangan. Nah, berikut ini kekurangan dari material semen ekspos:

  1. Ruangan Jadi Lembap

Material yang satu ini terkenal bisa membuat sebuah ruangan menjadi lebih dingin. Memang akan membuat lebih sejuk, namun ini juga bisa menimbulkan dua kekurangan, yaitu:

Meningkatkan tingkat kelembapan ruangan hingga membuat penghuninya jadi lebih rentan terkena penyakit.

Kenapa bisa lembap?

Hal ini disebabkan oleh permukaan yang mungkin saja tak rata dan tentunya tidak halus. Hal inilah yang membuat permukaan semen ekspos jadi lebih lunak dan mungkin saja berlumut. Pada akhirnya, permukaan semen akan rusak.

  1. Perbaikan Cukup Sulit

Jika sudah mengalami kerusakan, material semen ekspos akan lebih sulit untuk diperbaiki.

Coba bayangkan jika material sudah pecah atau terkelupas!

Memang akan terkesan “hanya tinggal ditambal”, namun coba pikirkan lagi. Permukaan semen ekspos yang sudah ditambal tidak akan pernah sama dengan bentuk awal.

Permukaan dinding atau lantai di rumah Anda akan terlihat tidak indah. Bentuk keunikan dari semen ekspos pun akan tampak sangat aneh.

Jika ingin mendapatkan bentuk seperti semula, Anda harus membongkar bagian yang permukaannya mengalami kerusakan dan membuatnya dari awal. Cukup rumit, bukan?

#2 Teknik Membuat Tampilan Semen Ekspos Jadi Lebih Menarik

Meski terkesan sangat sederhana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika Anda memutuskan untuk menerapkan semen ekspos pada bagian interior rumah.

Hal ini sangat penting diperhatikan dan diterapkan untuk membuat tampilan semen ekspos jadi lebih menarik. Apa saja tekniknya?

Ini teknik yang harus Anda perhatikan:

  1. Pemilihan Teknik Finishing

Seperti yang dijelaskan sejak awal, meskipun penerapan semen ekspos terkesan mudah, trnyata ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan pembuatannya tidak mudah.

Dlama proses finishing-nya sendiri ada tiga teknik yang bisa dipilih. Apa saja?

Tekniknya ini terdiri dari engineering seamless concrete, concrete faux, dan polished concrete.

Bingung menentukan yang mana? Nampaknya Anda bisa menerapkan teknik polished concrete. Teknik yang satu ini memag paling terkenal jika dibandingkan dengan dua teknik lainnya.

Apa kelebihannya?

Teknik polished concrete mampu membuat tekstur dan warna semen menjadi terlihat lebih lembut. Dengan demikian, permukaan semen ekspos menjadi lebih mudah untuk dikombinasikan dengan interior lainnya.

  1. Penambahan Warna Sebagai Bagian Dekorasi

Bukan hanya teknik, dekorasi pun merupakan sesuatu yang sangat penting. Seperti yang kita tahu bahwa semen ekspos akan memberikan kesan yang sangat polos pada sebuah ruangan.

Berdasarkan hal tersebut, tentu dekorasi menjadi sebuah hal yang penting. Anda bisa menambahkan warna atau hiasan lainnnya.

Warna abu-abu yang ada pada semen ekspos tentu akan sangat cocok jika dikombinasikan dengan warna cerah, seperti kuning dan merah.

Jangan langsung diaplikasikan pada dinding!

Jadikan warna cerah tersebut sebagai warna tambahan yang ada pada aksesori di ruangan, seperti pada bingkai foto, cermin, atau hiasan kecil lainnya.

Meskipun demikian, jangan gunakan warna cerah secara berlebihan!

Alangkah lebih baik jika dekorasinya didoominasi oleh warna gelap, seperti hitam atau coklat. Kedua warna ini bisa Anda dapatkan melalui elemen besi dan furnitur kayu.

  1. Variasi Penggunaan Semen Ekspos

Ketika memutuskan untuk menggunakan semen ekspos, Anda tidak perlu mengaplikasikan pada semua bagiannya.

Maksudnya begini…

Anda bisa melakukan variasi yaitu dengan hanya mengaplikasikan semen ekspos pada satu bagian sisi dinding saja.

Dengan mengaplikasikan pada satu sisi, maka ruangan akan terlihat jauh lebih menarik. Apalagi jika ditambahkan penggunaan parket kayu pada bagian lantainya.

Bagaimana, Urbanites?

Material mana yang akan Anda pilih untuk menghiasi bagian interior rumah? Jika bingung, Anda bisa saja mengaplikasikan keduanya di dalam rumah, namun tentunya di ruangan yang berbeda.

Belum ada waktu dan biaya untuk merenovasi rumah?

Simpan saja dulu artikel ini! Caranya, cukup share/bagikan artikel ini di media sosial Anda.

Semoga menginspirasi!

Bobby Agung Prasetyo

Penyunting konten dan jurnalis paruh waktu. Senang bermusik, berpikir, merenung dan belajar banyak soal penulisan bisnis & properti. Verba volant, scripta manent. Selamat membaca!
Follow Me:

Related Posts