Tips & Trik

Dapur Tidak Nyaman? Jangan-Jangan Anda Melakukan Kesalahan Ini!

28 April 2017
6 menit

Apa hal yang dibutuhkan ketika berada di dapur? Tentu kenyamanan dalam memasak bukan?

Nah, kenyamanan ini tentunya perlu didukung oleh berbagai aspek. Kenapa kenyamanan di dapur adalah hal yang sangat penting?

Disadari atau tidak, kenyamanan di dapur akan berpengaruh terhadap masakan yang disajikan.

Apa saja sih yang harus diperhatikan? Ini dia:

– Sirkulasi udara untuk membuat dapur terasa sejuk

– Pemilihan material lantai yang paling tepat

– Pencahayaan yang tepat untuk dapur

– Barang yang harus dikeluarkan atau disingkirkan dari dapur

Oh ya, Anda juga akan kami beri tahu mengenai:

Kesalahan-kesalahan yang biasa dilakukan di dapur.

Yuk, langsung kita bahas poinnya satu per satu!

#1 BEBAS PANAS DI DAPUR DENGAN CARA MUDAH INI!

Dapur di rumah Anda terasa panas? Tentu sangat tidak nyaman, bukan?

Panas yang timbul di dapur biasanya disebabkan oleh ventilasi yang tidak seimbang.

Bukan hanya membuat dapur terasa panas, ini juga akan mengganggu ruangan lain yang ada di sekitar dapur.

Bayangkan saja dapur yang pengap dan kurang ventilasi maka akan menyebarkan bau ke ruangan lain yang ada di sekitarnya.

Bagaimana cara menghilangkan hawa panas di dapur? Ternyata sangat mudah!

Cukup lakukan beberapa hal ini:

Pastikan ada beberapa bukaan pada area dapur, terlebih jika dapur ini berada di dalam rumah yang tertutup!

Ya, adanya ventilasi yang bagus tentu akan membuat udara di dapur menjadi lebih sejuk dan terus bergantian.

Selain memastikan ventilasi dapur sudah bagus, Anda juga bisa menyiasatinya dengan cara lain yaitu memasang plafon yang lebih tinggi dengan model atap bertingkat.

Adanya lubang pada mdel yang satu ini dapat dijadikan sebagai bukaan untuk udara panas yang ada di dalam. Anda juga bisa melapisi bagian bawah atap dengan menggunakan spon.

Merasa kesulitan jika harus membuat area bukaan di dapur?

Anda bisa menyiasatinya dengan memasang cookerhood.

Seperti apa bentuknya?

Alat yang satu ini mirip seperti cerobong asap dan berguna untuk menyerap udara panas dan bau yang ada di dapur.

Lengkapi juga dengan exhaust fan pada bagian sudut dapur.

Udara yang sejuk di dapur tentu membuat kita merasa senang ketika memasak.

#2 JAUH DARI LICIN! INI 5 JENIS PELAPIS LANTAI YANG COCOK UNTUK DAPUR

Lantai memang memiliki material yang berbeda-beda, namun lantai dengan material keramik lah yang paling banyak dipilih.

Bukan hanya untuk membuat dapur terlihat tampak lebih cantik, sebenarnya pemilihan lantai pun menjadi sesuatu yang penting untuk dipertimbangkan.

Aktivitas memasak tentunya membuat kita bisa berlama-lama berdiri di dapur. Lantai ini sangat berisiko untuk kotor dan licin. Kalau lantai tidak nyaman, bisa saja membahayakan diri sendiri.

Selain keramik, ada juga beberapa pelapis lantai yang bisa Anda pilih untuk diaplikasikan khusus pada dapur. Apa saja? Ini dia…

Vinyl

Anda sedang mencari material lantai yang murah? Kalau begitu, pilih material vinyl!

Perlu Anda ketahui bahwa material yang satu ini dijual dalam bentuk lembaran.

Selain harganya tergolong murah, vinyl pun akan mampu membuat tampilan dapur Anda terlihat lebih ceria karena material yang satu ini memiliki beragam warna cerah.

Jika dibandingkan dengan material pelapis lainnya, vinyl memiliki bahan yang elastis, namun tidak berdaya tahan kuat. Ini tentunya membuat Anda harus seringkali menggantinya.

Linoleum

Awas! Jangan sampai tertukar dengan vinyl. Jika dilihat sekilas, linoleum ini materialnya mirip dengan vinyl. Khusus linoleum, bahannya terbuat dari gabus, pinus, dan minyak biji rami.

Bahan-bahan inilah yang membuat linoleum akan terasa empuk saat dipijak.

Bahan yang satu ini memiliki kelebihan, yaitu kuat dan memiliki tampilan yang beragam.

Kayu

Nah, material yang satu ini bisa dibilang paling favorit karena mampu menghadirkan kesan hangat. Meskipun demikian, ada hal yang harus Anda pertimbangkan, yaitu…

Harus terlindung dari air dan material yang satu ini sangat mudah untuk tergores.

Anda juga memasang material kayu terlalu berdempetan satu sama lain. Kenapa? Ini wajib dilakukan agar debu tidak masuk ke dalam sela-selanya.

Bambu

Tidak jauh berbeda dengan kayu, material pelapis lantai yang satu ini pun mampu memberikan kesan hangat.

Kelebihan dan kekurangannya pun bisa dibilang hampir sama dengan material kayu.

Kalau Anda menyukai material yang tergolong ramah lingkungan, maka menjatuhkan pilihan pada material bambu adalah langkah yang paling tepat.

Karet

Material yang satu ini memang sangat jarang diaplikasikan pada lantai dapur rumah. Sama halnya dengan kedua bahan di atas, material yang satu ini dijual dalam bentuk lembaran.

Kenapa bisa sangat kuat?

Ketika material ini dipasang, maka lembaran karet tersebut perlu dilapisi lagi untuk semakin kuat. Perlu Anda ingat bahwa material yang satu ini harus diganti dalam kurun waktu satu hingga dua tahun sekali.

#3 PENCAHAYAAN TEPAT UNTUK MEMPERCANTIK TAMPILAN DAPUR

Selain sirkulasi udara dan pelapis lantai, ada satu hal lagi yang sangat penting untuk diperhatikan yaitu pencahayaan di area dapur.

Fungsinya memang untuk menerangi bagian dapur agar kita bisa dengan nyaman ketika memasak. Sebenarnya bukan hanya itu, pencahayaan yang tepat juga mampu membuat tampilan dapur tampak lebih cantik.

Idealnya, penerangan ini harus merata dan tidak terlalu terang, namun tidak boleh terlalu redup.

Bingung? Anda harus memerhatikan ketiga hal ini dalam mengatur pencahayaan untuk dapur:

Tipe Pencahayaan

Perlu Anda ketahui terlebih dahulu bahwa ada dua tipe pencahayaan yang bisa diaplikasikan di dapur. Apa saja? Keduanya adalah…

Pencahayaan menyeluruh (general lighting) dan terfokus (task lighting).

Begini penjelasan singkatnya:

Sesuai dengan namanya, general lighting ini memiliki fungsi untuk menerangi ruangan secara menyeluruh. Berbeda dengan task lighting yang hanya mampu menerangi satu bagian pada ruangan.

Khusus general lighting, sangat disarankan untuk menggunakan pencahayaan yang memanjang agar cahaya lebih merata. Selanjutnya, pilih pencahayaan yang menyorot atau downlight untuk task lighting.

Cahaya Lampu Putih

Ketika memasak, tentu membutuhkan pencahayaan yang sangat jelas dan terang, terlebih lagi jika aktivitas memasak dilakukan pada malam hari.

Dalam hal ini, sangat disarankan untuk memilih lampu berwarna putih atau lampu halogen. Ini akan membuat penglihatan kita menjadi lebih fokus.

Anda bisa memantulkan pencahayaannya ke bagian dinding agar dapur tidak terlalu silau dan membuat mata jadi lebih nyaman.

Pencahayaan Dekoratif

Merasa warna putih terlalu monoton?

Anda bisa juga memilih warna lain sebagai pencahayaan dekoratif pada bagian dapur. Misalnya begini…

Penggunaan lampu berwarna kuning bisa Anda pilih untuk bagian sudut dapur untuk memberikan kesan hangat. Bisa juga memilih warna lain, seperti merah muda atau biru untuk memperkuat dekorasi ruangan.

Nah, penempatannya sendiri bisa di bagian bawah meja atau di balik cabinet. Perpaduan cahaya yang pas akan mampu membuat dapur terlihat lebih menarik dan modern.

#4 KELUARKAN BARANG-BARANG INI DARI DAPUR ANDA!

Ruangan yang satu ini menjadi bagian terpenting yang ada di rumah. Oleh karena itu, tak jarang banyak sekali barang yang disimpan di dapur.

Padahal seharusnya dapur ini tidak dipenuhi oleh barang yang terlalu banyak. Coba saja bayangkan! Dapur yang terlalu penuh tentu akan membuat siapapun merasa tak leluasa ketika memasak.

Dapur ideal adalah yang selalu bersih dan rapi. Meskipun demikian, hal ini memang sulit untuk diwujudkan. Lalu, bagaimana caranya?

Salah satu hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengurangi barang di dapur. Apa sajakah barang tersebut? Ini dia:

Barang yang Sudah Rusak/Jelek

Coba Anda lihat lagi seperti apa alat masak yang ada di dapur!

Tidak jarang juga kita menyimpan alat masak yang sudah rusak karena merasa masih bisa dimanfaatkan. Benda yang sudah jelek bahkan rusak pun masih digunakan.

Kalau Anda memiliki anggaran lebih, sebaiknya alokasikan untuk mengganti peralatan masak yang rusak.

Sebenarnya jika diperhatikan lagi, peralatan yang sudah rusak seperti itu akan membuat tampilan dapur menjadi tidak cantik. Jangan sampai juga barang-barang yang sudah rusak ini hanya “memakan tempat”.

Singkirkan juga barang yang sudah tidak diperlukan di dapur.

Alat Makan Tak Terpakai

Banyak yang memiliki peralatan dalam jumlah banyak. Hal ini nampaknya menjadi sesuatu yang biasa bagi sebagian besar orang.

Dari sekian banyak alat makan yang ada, tentunya kita hanya akan menggunakan beberapa buah. Kita hanya akan menggunakan dalam jumlah banyak ketika ada acara bersama keluarga di rumah.

Dalam hal ini, sangat disarankan untuk menyingkirkan alat makan yang terlalu banyak. Kalau terlanjur memilikinya, sebaiknya disimpan dengan baik di sebuah tempat yang aman.

Alat makan tak terpakai yang disimpan begitu saja di area dapur akan mempersempit ruangan. Ini juga akan sangat berisiko membuat alat makan yang tidak terpakai menjadi kotor atau bahkan rusak.

Spons Tak Layak

Tak sedikit yang menggunakan spons hingga benar-benar rusak. Kalau spons Anda sudah tipis dan jelek, maka sebaiknya diganti.

Kenapa?

Spons yang sudah seperti itu bukan hanya membuat tampilan dapur menjadi tidak cantik, spons yang sudah lama tidak diganti pun akan mengandung banyak bakteri.

Oleh karena itu, tidak perlu menunggu spons terlihat kotor, sebaiknya Anda menggantinya secara rutin.

Kantong Plastik

Menyimpan kantong plastik bekas yang masih bersih biasanya dilakukan oleh banyak orang. Anda juga melakukan hal yang sama?

Pada umumnya, kantong plastik ini ditumpuk di satu tempat dan kemudian dipakai lagi untuk keperluan lainnya. Kalau Anda melakukan ini, sebaiknya jauhkan plastik dari dapur.

Tidak bisa? Kalau begitu, Anda harus menyiapkan sebuah tempat khusus yang tertutup. Misalnya, plastik-plastik ini disimpan di salah satu bagian kabinet atau lemari dapur.

Sangat disarankan juga untuk melipat plastik agar tetap rapi ketika disimpan dan diambil. Pisahkan juga plastik sesuai dengan ukuran agar memudahkan Anda ketika akan mengambilnya.

#5 JANGAN LAKUKAN 5 KESALAHAN INI DI DAPUR!

Disadari atau tidak, nampaknya Anda pernah melakukan beberapa kesalahan ini di dapur. Wah, kira-kira apa saja, ya?

Ternyata…

Tidak Memaksimalkan Penyimpanan

Disadari atau tidak, peralatan yang ada di dapur berjumlah terlalu banyak, sehingga terlihat berantakan. Saking banyaknya, terkadang kita pun merasa bingung untuk menyimpannya.

Apa yang harus dilakukan?

Dalam hal ini, keterampilan menata peralatan lah yang dibutuhkan. Anda harus sebisa mungkin mengatur penyimpanan peralatan dengan sangat baik.

Satu hal yang perlu diperhatikan!

Simpanlah barang yang sering digunakan di tempat yang terjangkau. Selanjutnya, simpanlah barang yang jarang digunakan di tempat lainnya.

Anda harus jeli memaksimalkan ruang yang ada!

Pencahayaan Tidak Baik

Dapur yang tidak memiliki pencahayaan yang baik ternyata bisa membahayakan siapapun yang ada di dalamnya. Kenapa?

Banyaknya benda tajam dan kotornya area dapur bisa saja membuat kita menjadi celaka.

Oleh karena itu, sebaiknya buat pencahayaan dapur menjadi sangat terang agar kita bisa beraktivitas dengan nyaman!

Lupa Akan Fungsi Ventilasi

Dapur yang pengap tentu membuat kita dan anggota keluarga lainnya menjadi tidak nyaman. Bukan hanya dapur yang akan berbau, tapi baunya ini akan menyebar juga ke seluruh ruangan.

Kalau sudah begini, tentu Anda dan keluarga tidak akan merasa nyaman ketika berada di rumah bukan?

Nah, untuk menghindari hal ini terjadi, maka perhatikanlah ventilasinya. Pastikan sirkulasi udara berjalan dengan baik di area dapur.

Melupakan Peran Backsplash

Bagian yang satu ini seringkali dilupakan. Memang apa sih backsplash? Khusus untuk Anda yang belum tahu, bagian ini merupakan dinding yang berada di dekat counter top.

Bukan hanya memilih bentuknya yang menarik, tapi Anda juga harus memilih material yang tahan air dan juga mudah dibersihkan.

Cara yang sangat praktis adalah menggunakan keramik. Kalau Anda membiarkannya berupa dinding yang hanya dicat, dapat dipastikan bahwa dinding tersebut akan cepat rusak.

Tidak Mementingkan Meja Dapur

Konsep dapur yang modern biasanya dilengkapi dengan sebuah meja. Fungsinya?

Pertama, meja yang diaplikasikan di dekat dapur dapat digunakan sebagai tempat untuk mengolah bahan makanan. Anda juga bisa menggunakannya mulai dari mempersiapkan bahan hingga menghias makanan yang sudah siap sedia.

Kedua, jika mejanya berukuran cukup besar, maka Anda juga bisa memanfaatkannya untuk sekadar sarapan atau makan bersama.

Ya…

Itu dia berbagai hal yang harus diperhatikan untuk membuat dapur lebih nyaman. Nah, apakah dapur di rumah Anda sudah sesuai dengan semua poin di atas?

Yuk, buat dapur menjadi lebih nyaman dengan mengaplikasikan setiap poinnya!

Takut lupa? Jangan khawatir!

Anda bisa share atau sebarkan artikel ini di media sosial pribadi. Dengan demikian, Anda bisa:

  • Membaca artikel ini kapanpun,
  • Bisa menginspirasi orang terdekat untuk menciptakan dapur yang nyaman.

Jangan lupa juga untuk nantikan terus artikel menarik dan informatif lainnya dari Blog UrbanIndo, ya!

You Might Also Like