Berita Properti

Benarkah Harga Rumah Bisa Turun Saat Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara?

7 Agustus 2017
Ibu Kota Negara
2 menit

Kemajuan Jakarta sebagai ibu kota negara Indonesia begitu pesat. Itu mengapa, masyarakat dari penjuru Indonesia mengincar kota ini sebagai tempat mencari peruntungan. Tahun bertambah, pertumbuhan penduduknya pun kian naik. Ujungnya, lahan kian sempit sehingga harga tanah jadi sangat mahal.

Setelah pengumuman wacana pemindahan pusat pemerintahan digaungkan, banyak yang berharap harga rumah di Jakarta bisa semakin murah. Harapan ini mungkin muncul karena Jakarta akan sedikit demi sedikit ditinggalkan pendatang. Lalu, apakah hal tersebut dapat menjadi sebuah realitas?

 

Sejak Januari 2017 Masih Naik

Tren kenaikan harga hunian ini juga ditunjukkan oleh data Analisis Wilayah UrbanIndo. Selama periode Januari-Juli 2017, harga rata-rata per meter persegi properti mengalami kenaikan di tiga kota. Mereka adalah Jakarta Pusat 2,53%, Jakarta Timur 1,8%, dan Jakarta Selatan 8,34%.

Harga rata-rata per meter persegi properti Jakarta Utara dan Barat sendiri turun masing-masing 2,25% dan 1,48%, walau begitu, grafik harga yang sebelumnya menunjukkan penurunan kembali naik di Juli 2017.

You Might Also Like