Hukum

Ini Sanksi Tegas Jika Berjualan Takjil di Fasilitas Perumahan!

8 Mei 2019
takjil
2 menit

Pernahkah kamu menemukan banyak orang berjualan takjil untuk buka puasa di sekitar komplek perumahan? Waspada, bisa-bisa kena jerat hukum!

Setiap kawasan komplek perumahan tentu disediakan berbagai fasilitas umum.

Tak hanya wilayah kota, perumahan yang ada di pedesaan pun tentu dilengkapi dengan prasarana, sarana, serta utilitas umum yang membuat pemukiman tersebut jadi layak huni.

Apa saja yang termasuk ke dalam prasarana, sarana, dan utilitas umum?

Penjelasan mengenai hal ini dijelaskan secara detail dalam Penjelasan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011…

Tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Lebih tepatnya adalah menjabarkan poin b yang ada di Ayat 1 Pasal 28. Tertulis bahwa:

  • “Rencana kelengkapan prasarana” paling sedikit meliputi jalan, drainase, sanitasi, dan air minum.
  • “Rencana kelengkapan sarana” paling sedikit meliputi rumah ibadah dan ruang terbuka hijau (RTH).
  • “Rencana kelengkapan utilitas umum” paling sedikit meliputi, jaringan listrik termasuk KWH meter dan jaringan telepon.

Fenomena Berjualan Takjil di Mana-mana

Mendekati jam buka puasa, hampir seluruh daerah perumahan dipenuhi orang yang berjualan takjil.

Tak jarang, pedagang takjil yang ada di mana-mana pun bikin jalan macet.

Faktanya, pemanfaatan fasilitas tidak bisa sembarangan karena harus memiliki izin.

Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Baca Juga:

Agar Tetap Sehat dan Bugar Menjalani Hari, Ikuti 7 Tips Berpuasa Ini

Pada Pasal 61, tertulis bahwa dalam pemanfaatan ruang, setiap orang wajib:

“a. menaati rencana tata ruang yang telah ditetapkan;

b. memanfaatkan ruang sesuai dengan izin pemanfaatan ruang dari pejabat yang berwenang;

c. mematuhi ketentuan yang ditetapkan dalam persyaratan izin pemanfaatan ruang; dan

d. memberikan akses terhadap kawasan yang oleh ketentuan peraturan perundang-undangan dinyatakan sebagai milik umum.”

Sanksi Tegas Bagi Pedagang Takjil yang Melanggar

Ketika ada sesuatu yang dilanggar, maka tentunya akan ada sanksi bagi siapapun yang melanggarnya.

Lalu, apa sanksi yang akan dikenakan kepada para pelanggar?

Pada pasal berikutnya, yaitu Pasal 62, tertulis bahwa pelanggarnya akan dikenakan sanksi administratif dan pidana.

Penjelasan lebih lanjut mengenai sanksi tersebut ada pada Ayat (1) Pasal 69 yang isinya:

“Setiap orang yang tidak menaati rencana tata ruang yang telah ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61 huruf a yang mengakibatkan perubahan fungsi-fungsi ruang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).”

Baca Juga:

5 Hidangan Buka Puasa Praktis yang Enggak Pake Ribet (Dilengkapi Resep)

Sahabat 99, sebenarnya tak salah berjualan takjil di area komplek dan menggunakan fasilitas perumahan…

Namun dengan catatan, orang tersebut harus mendapatkan izin.

Jika sudah punya izin, kegiatan berjualan takjil di fasilitas umum perumahan pun tak akan jadi masalah.

***

Tetap semangat berpuasa ya, Sahabat 99.

Ingin tahu bahasan hukum seputar dunia properti lainnya? Temukan di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pantau terus properti incaranmu lewat www.99.co/id.


Editor: BAP

You Might Also Like