Inspirasi

Berkenalan dengan Si Anak Tukang Bajaj yang Jadi Milyarder

13 Februari 2018
2 menit
Berkenalan dengan Si Anak Tukang Bajaj yang Jadi Milyarder

Berkenalan dengan Si Anak Tukang Bajaj yang Jadi Milyarder

Peraih Top #1 Marketing Associate Century 21, Endang Kumalarsari meluncurkan  bukunya yang berjudul “Rahasia Sukses Anak Tukang Bajaj Jadi Milyarder”. Buku ini mengisahkan perjalanan Endang Kumalasari, seorang anak tukang bajaj yang akhirnya menjadi broker sukses di Century 21. Di sela-sela peluncuran bukunya di Ciputra Artpreuner, Senin (12/1), Endang pun sempat bercerita tentang masa kecilnya yang sulit.

Endang Kumalasari menghabiskan masa kecilnya di kampong kumuh di Jati Pulo, Tomang, Jakarta Barat. Di dalam rumahnya, terdapat sutet sehingga cukup berbahaya bagi dirinya dan sekeluarga. “Di dalam rumah ada sutetnya. Kalau hujan, percikannya jatuh ke dalam rumah,” cerita Endang di depan para tamu yang hadir saat peluncuran bukunya.

Untuk masalah buang air, si sulung dan 3 adik-adiknya pun merasa kerepotan. Sambil menangis, Endang menceritakan bahwa tidak ada toilet di dalam rumahnya sehingga kalau ingin buang air besar harus menuju ke kali. “Jadi kalau tak sempat ke kali, mau tidak mau, maaf, pakai bungkus koran,” tutur Endang.

Meski bapaknya hanya seorang tukang bajaj dan keluarganya hidup pas-pasan, tidak menyurutkan semangat Endang untuk ikut membantu perekonomian keluarganya. Sejak Sekolah Dasar (SD), Endang sudah berjualan es dan agar sebelum dan sesudah ia sekolah. “Jadi sebelum berangkat sekolah saya menjual es. Setelah pulang sekolah, saya berjualan lagi sampai magrib,” cerita Endang.

Semasa SMP, Endang pun melakukan hal yang sama. Meski saat itu bapaknya beralih profesi menjadi tukan sol sepatu, dan ekonominya berangsur lebih baik, Endang tetap semangat dalam membantu bisnis bapaknya. “Jadi saya mengantarkan sol sepatu bapak ke pelanggan. Tidak  boleh telat. Harus tepat waktu,” kata Endang.

Berbekal semangat berbisnisnya yang tinggi, dan pengalaman kecilnya yang pahit, Endang pun akhirnya membawa ilmu-ilmu itu ketika berajak remaja dan dewasa. Sebelum terjun ke dunia properti, terlebih dahulu Endang menjadi sales mobil second. Di tangan dinginnya, bisnis mobil itu berkembang pesat. Hingga suatu ketika, Endang pun akhirnya memutuskan hijrah ke bidang properti setelah sebelumnya sukses mengembang bisnis mobilnya tersebut.

Di bidang properti inilah karir Endang sebagai marketing properti melejit bagikan meteor. Dari mulai Marketing Associate di tahun 2008, Senior Marketing Asscociate juga di tahun 2008, sekaligus di tahun itu Endang mencapai karir Asscociate Manager dan Senior Associate Manager di Tahun 2008. Kemudian melangkah di tahun berikutnya, Endang mencapai Master Bronze di tahun 2011 dan Master Silver di tahun 2012. Penghargaan tertinggi untuknya pun diraih pada tahun 2013 yakni Master Gold.

Tak cuma mendapat penghargan lokal, Endang pun menyambet penghargaan tingkat dunia dengan diraihnya Centurion Producer, yaitu penghargaan untuk marketing yang berpendapatan kelas dunia. Tahun 2013, ia meraih top #1 Marketing Associate by Personal Commison Century Indonesia tahun 2016 dengan mengalahkan tidak kurang dariu 7000 marketing Associate  dari 105 kantor broker di seluruh Indoensia. Ingin lebih tahu kisahnya? Silahan baca “Rahasia Sukses Anak Tukang Bajaj Jadi Milyarder” ya!

You Might Also Like