Testimoni

Betty: Bisnis Properti Jadi Ladang Ibadah dan Berbuat Kebaikan

19 Desember 2016
3 menit

Bagi sebagian orang, bekerja merupakan bentuk ibadah mereka kepada Tuhan. Itu sebabnya, saat mereka melakukan pekerjaannya, ia tidak hanya fokus pada mencari keuntungan tapi juga memberikan kebaikan kepada sesama. Betty Daslam pun memiliki keyakinan yang sama hingga akhirnya ia menjadi salah satu agen properti terkemuka di Kota Gudeg Yogyakarta.

Betty telah mendalami bisnis properti sejak sepuluh tahun yang lalu. Ia mengawali kariernya sebagi konsultan bangunan bersama sang suami. Lepas dari situ, ia pun memutuskan menjadi marketing properti yang berafiliasi dengan banyak developer. Lima tahun ke belakang ini, ia ternyata fokus dengan perusahaan properti yang dibangunnya bersama keluarga.

Ia mengatakan, pengalamannya bergelut di bidang properti akan sia-sia jika tidak membagikannya kepada para generasi muda. Oleh karena itu, selain merintis usahanya sendiri, ia selalu memberikan sharing kepada marketing-marketing muda yang masih sangat energik.

“Saya sering menginisiasi pertemuan-pertemuan dengan agen se-Yogyakarta. Semua yang berkaitan dengan ilmu marketing dan properti kita bahas di sana. Saya sudah tua, ini waktunya anak-anak muda yang beraksi. Tapi saya tetap ada di belakang mereka,” utaranya dengan logat Jawa yang khas.

Menurutnya, sharing ilmunya ini ia anggap sebagai ibadah. Ilmu yang baik harus ia sebarkan agar orang-orang yang bergelut di bidang properti Yogyakarta semakin maju dan berwawasan. Betty pun tidak takut rugi karena dirinya yakin semua yang dilakukannya akan menuai kebaikan.

Silaturahmi Layaknya Keluarga dengan Klien

Prinsip bekerja sambil ibadah tidak hanya ia terapkan pada sesama praktisi marketing properti. Ia pun melakukannya pada para klien dan calon klien. Betty tidak pernah ngoyo dalam menentukan target penjualan propertinya.

Prinsip Betty dalam menjalankan bisnisnya adalah berkomunikasi layaknya keluarga. Menurutnya silaturahmi merupakan hal utama yang perlu dijaga. Ia yakin, dengan memperlakukan para kliennya layaknya keluarga, mereka tak akan segan untuk kembali menghubunginya.

“Yang paling penting itu ya membuat mereka merasa bahwa kita adalah keluarga. Berbuat baik saja pada mereka pokoknya. Kalau mereka endak jadi deal ya ora opo-opo. Pokoknya kami sudah membantu semaksimal mungkin. Rezeki sudah diatur sama Tuha jadi percaya saja dan terus berbuat baik,” ungkap Betty menambahkan.

5 Tahun dengan UrbanIndo dan Puas!

Beberapa tahun yang lalu, Betty sudah pernah memberikan testimoninya kepada UrbanIndo. Ia mengakui bahwa banyak respon yang didapatkannya sejak bergabung dengan situs properti ini.

Betty kembali mengingat awal perkenalannya dengan UrbanIndo. “Waktu itu saya main ke saudara saya ke Bandung. Saya dikasih tahu kalau ada website buat jualan properti gratis namanya UrbanIndo. Ya sudah saya langsung bergabung saja dan ternyata memang sangat bermanfaat,” ujarnya.

Ia sangat terkesan dengan totalitas UrbanIndo dalam membantu agen-agen yang bergabung di dalamnya. Tidak hanya gratis, UrbanIndo pun kerap memberikan hal-hal penunjang aktivitasnya berjualan properti. Betty menyebutkan ia kerap diberikan kartu nama hingga banner untuk memudahkan urusannya.

Tidak hanya di situ, ia pun mengakui kemudahan dalam memasukkan iklan di situs ini. Seluruh prosesnya mudah dan simpel. Oleh karena itu Betty tidak segan untuk menganjurkan penggunaan UrbanIndo pada seluruh marketingnya dan juga agen-agen yang berada dalam satu komunitas dengannya.

Memberitahukan soal UrbanIndo pada generasi muda dibawahnya ia pun anggap sebagai ibadah, sebab hal ini membawa suatu kebaikan untuk mereka semua.

Semoga kisah inspiratif Betty Daslam dari Yogyakarta di atas dapat membawa kebaikan bagi Anda semua Urbanites.

Ayo bergabung dengan UrbanIndo sekarang juga dan jadi agen yang menginspirasi!

You Might Also Like