Berita Berita Properti

4 Biaya Bangun Rumah Tambahan yang Wajib Dipikirkan. Yuk, Antisipasi!

3 menit

Menghitung biaya pondasi, bata dinding, dan semen belum menutupi seluruh biaya bangun rumah yang kamu kira. Masih ada biaya tambahan yang juga sama pentingnya. Yuk, kita kalkulasi bersama di sini!

Sahabat 99, membangun sebuah rumah dari awal merupakan usaha yang membutuhkan banyak upaya.

Banyak hal yang harus dipikirkan, tidak terkecuali biaya membangun rumah secara komplit.

Sebelumnya, kita sudah menghitung biaya mendasar seperti fondasi, material bangunan, dinding, dan sebagainya.

Kini, saatnya kita menerawang biaya bangun rumah tambahan dengan menyeluruh.

Biayanya memang disesuaikan dengan kemampuan finansial.

Akan tetapi, kamu bisa mengira totalnya menggunakan kalkulasi di bawah ini.

Penasaran biaya tambahan apa saja yang perlu kita perhatikan?

Simak jawabannya pada artikel di bawah ini!

Menghitung Biaya Bangun Rumah Tambahan secara Menyeluruh

1. Biaya Pekerja Bangunan

konstruksi pembangunan rumah

Kecuali kamu niat membangun rumah dengan tangan sendiri, kamu akan membutuhkan biaya tenaga kerja bangunan.

Biayanya bisa kamu hitung menurut sistem harian, bulanan, borongan jasa, atau borongan penuh.

Menurut sementigaroda.com, umumnya sistem harian per orang mematok harga mulai dari Rp100-Rp200 ribu per hari.

Sementara itu, sistem borongan jasa dihitung dari luas rumah.

Satu meter persegi rumah berharga Rp600-800 ribu.

Perhitungan di atas hanya mencakup jasa tukang bangunan, belum material pembangun rumah.

Materialnya harus disiapkan sebelum para tukang datang.

Apabila ingin secara menyeluruh, kamu bisa memilih jasa borongan penuh.

Untuk jasa borongan penuh, biayanya tentu saja lebih tinggi.

Kamu harus bisa menyiapkan sekitar Rp4-6 juta per meter persegi.

Dilihat dari segi waktu, sistem borongan jasa atau penuh lebih efektif dan lebih murah dibandingkan total sistem harian.

Namun, apabila rumah sudah jadi dan ingin direnovasi, memilih jasa bangunan harian lebih efektif karena tidak hambur uang.

Itu merupakan perbedaan sistem harian dan sistem borongan.

2. Jangan Lupa Biaya Luas Tanah

cara menghitung luas tanah rumah

Biaya bangun rumah yang tidak kalah pentingnya adalah harga tanah.

Harga tanah sendiri dihitung menurut luasnya.

Mari kita ambil contoh harga tanah di Jakarta.

Menurut data kami, di Jakarta tanah dijual dimulai dari harga Rp1 juta per meter persegi.

Jadi, apabila kamu akan membangun rumah di lahan seluas 50 meter persegi, kamu membutuhkan uang sebesar Rp50 juta.

Apabila luas lahan dihitung langsung dengan biaya borongan penuh, perhitungannya akan seperti berikut ini:

  • Rp4 juta (harga borongan penuh) x 21 m2 (luas bangunan) = Rp84 jutaan

Jika dihitung secara keseluruhan, harga tanah dan bangunan adalah sebagai berikut:

  • Rp50 juta + Rp84 juta = Rp134 juta

3. Menghitung Biaya Listrik

cara menghitung biaya listrik pascabayar

Biaya listrik tidak bisa kamu sepelekan.

Kalau salah hitungan, bisa-bisa tagihan per bulan merugikan kamu di masa depan.

Cara menghitung biaya sistem pencahayaan di rumah cukup mudah.

Pertama, tentukan berapa luas rumah dan jumlah ruangan di dalamnya.

Lalu, sesuaikan biaya instalasi listrik dengan kebutuhan kamu.

Mari kita hitung dengan kasus contoh di bawah ini.

Kamu akan menggunakan lampu 5 watt per m2 luas ruangan.

Apabila ukuran ruangan 4×4 meter, luas kamar adalah 16 meter.

Daya listrik satu ruangan yang akan kamu tanggung adalah sebesar 80 watt.

Dari jumlah luas ruangan ini, kalikan dengan jumlah luas bangunan.

Untuk instalasi, kamu bisa menggunakan jasa tukang bangunan borongan penuh.

Kamu juga bisa memilih instalasi sendiri jika ingin memilih lampu dan jenis peralatan listrik secara mandiri.

4. Biaya Desain Interior

biaya bangun rumah untuk Jasa Desainer Interior

Biaya bangun rumah tambahan terakhir adalah interior rumah.

Sama dengan poin-poin sebelumnya, biaya desain interior juga sesuai dengan luas bangunan.

Kamu perlu memikirkan apa saja yang akan kamu bangun di dalam rumah.

Hal-hal penting yang perlu kamu pikirkan adalah

  • tempat tidur,
  • lemari baju,
  • meja dan kursi ruang tamu,
  • TV,
  • meja dan kursi ruang makan,
  • kitchen set,
  • peralatan kamar mandi, dan
  • dekorasi ruangan.

Kita tidak bisa menghitung harga furnitur dengan detail.

Pasalnya, harganya tergantung dengan desain dan model yang kamu pilih.

Perlu kamu ketahui, harga furnitur termurah adalah perabotan yang terbuat dari plastik atau triplek.

Sementara furnitur minimalis dipatok lebih tinggi, apalagi kalau kamu membelinya di toko furnitur besar.

Kalau tidak mau ribet menghitung sendiri, kamu bisa menyewa jasa desainer interior.

***

Semoga ulasannya bermanfaat ya, Sahabat 99…

Jangan lupa untuk pantau terus informasi terkini dan menarik seputar properti lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian modern di tengah kota seperti Casa de Parco?

Langsung saja kunjungi 99.co/id, ya!

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts