Berita Berita Properti

Data BPS, Biaya Hidup di Bekasi Paling Tinggi dan Kalahkan Jakarta. Yakin Mau Pindah ke Sini?

Advertisement
3 menit

Bekasi bisa menjadi alternatif bagi kamu yang ingin tinggal dekat dengan Ibu Kota Jakarta. Namun, benarkah biaya hidup di Bekasi paling tinggi se-Indonesia?

Sahabat 99, Bekasi merupakan salah satu daerah yang paling prospektif.

Selain dekat dengan Jakarta, salah satu keuntungan tinggal di Bekasi adalah sarana dan prasarana yang memadai.

Tak sedikit yang membeli rumah di Bekasi untuk dijadikan investasi.

Ini karena permintaan properti di wilayah itu tak pernah surut.

Berkaitan dengan hal tersebut, salah satu pertimbangan tinggal di sana adalah biaya hidup.

Benarkah biaya hidup di Bekasi paling tinggi se-Indonesia?

Yuk, simak faktanya di bawah ini!

Biaya Hidup di Bekasi Berdasarkan Data BPS

1. Biaya Hidup di Bekasi Tergolong Tinggi

Menurut survei Badan Pusat Statistik (BPS), biaya hidup di Bekasi termasuk paling tinggi se-Indonesia.

Survei tersebut diperoleh dari hasil Survei Biaya Hidup (SBH) 2018 dan dirilis pada 2020.

SBH adalah survei pengeluaran konsumsi rumah tangga yang dirilis 5 tahun sekali.

Survei mencatat Kota Bekasi menjadi kota dengan nilai rata-rata konsumsi rumah tangga sebulan tertinggi di Indonesia

Hasil survei SBH ini dilakukan sebagai dasar perhitungan indeks harga konsumen (IHK).

Berbagai faktor mempengaruhi angka konsumsi masyarakat, salah satunya adalah pendapatan di samping harga barang, iklan, pola hidup, dan lainnya.

2. Total Biaya Hidup di Bekasi

biaya hidup di bekasi

detik.com

Dari hasil survei yang sama, biaya konsumsi per rumah tangga di sana tercatat Rp13.680.544.

Sementara nonkonsumsi Rp3.208.043.

Total biaya hidup di Bekasi, menurut survei, tercatat Rp16.888.587.

Sementara per kapita, total biaya mencapai Rp4.119.168, yang terdiri dari Rp3.336.718 untuk pengeluaran konsumsi dan Rp782.450 nonkonsumsi.

Meski demikian, total biaya hidup tersebut tergantung dari kelompok pendapatan.

Pada survei sebelumnya tahun 2012, Kota Bekasi menempati posisi ke-11 dengan nilai rata-rata konsumsi rumah tangga Rp5,7 juta.

3. Biaya Hidup Berdasarkan Pengeluaran Kelompok Konsumsi

Masih diolah dari data BPS, dapat diketahui bahwa rata-rata biaya hidup di Bekasi.

Hal ini berdasarkan pengeluaran kelompok konsumsi per bulannya.

Total pengeluaran untuk makanan, minuman, dan tembakau mencapai Rp2.921.312 per bulan.

Sementara pakaian dan alas kaki rata-rata pengeluaran sebesar Rp574.124.

Adapun untuk perumahan, listrik, bahan bakar rumah tangga sebesar Rp3.100.285.

Kemudian, perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga mencapai Rp843.747.

Untuk keperluan kesehatan Rp277,435, transportasi Rp1.918.142, komunikasi Rp791.563, dan rekreasi Rp322.122.

Selanjutnya keperluan pendidikan Rp973.575, penyediaan makanan dan minuman restoran Rp1.325.765, dan perawatan pribadi Rp622.475.

Meskipun demikian, biaya hidup itu tetap tergantung pada kebutuhan kelompok rumah tangga.

4. Rata-rata Pengeluaran Konsumsi

harga rumah di bekasi

Jika sebelumnya adalah total pengeluaran kelompok per bulannya maka data berikut adalah nilai rata-rata.

Misalnya rata-rata pengeluaran konsumsi rumah tangga untuk perumahan, air, listrik, dan bahan bakar
rumah tangga selama sebulan.

Nilai rata-rata sewa dan kontrak rumah di Bekasi tercatat Rp1.119.274.

Biaya rata-rata pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan perumahan Rp601.505.

Lalu, penyediaan air dan perumahan lain Rp461.556 dan listrik serta bahan bakar rumah tangga Rp917.951.

5. Biaya Hidup di Bekasi Setara Jakarta

Dalam hasil survei menggambarkan bahwa biaya hidup di Jakarta hampir setara dengan Bekasi.

Biaya hidup di Jakarta berdasarkan konsumsi mencapai Rp13.455.613.

Sementara nonkonsumsi sebesar Rp3.442.114.

Adapun total pengeluaran biaya hidup di ibu kota mencapai Rp16.897.727.

Sementara per kapita, biaya pengeluaran sebesar Rp3.540.951 untuk konsumsi dan Rp905.819 untuk nonkonsumsi sehingga total mencapai Rp4.446.770.

6. Rata-rata Pendapatan Rumah Tangga

Bagaimana dengan rata-rata pendapatan rumah tangga sebulan di Bekasi menurut data BPS?

Jumlah pendapatan total rumah tangga di Bekasi mencapai Rp18.959.405.

Adapun rata-rata gaji yang diperoleh mencapai Rp12.129.895.

pada 2021, Upah Minimum Kota Bekasi sebesar Rp4.782.935,64 dan Rp 4.791.843,9 untuk Kabupaten Bekasi.

Pertimbangan Tinggal di Bekasi

1. Harga Rumah

Kamu berencana tinggal di Bekasi? Ketahui dulu tren harga rumah di Bekasi setiap tahunnya.

Setiap tahunnya, harga properti di Bekasi mengalami kenaikan.

Meski demikian, permintaan akan rumah di Bekasi juga masih terjaga dengan baik.

2. Peluang Lapangan Pekerjaan

Pertimbangan lain tinggal di Bekasi lainnya adalah peluang lapangan pekerjaan.

Kekinian, tak sedikit yang merantau ke Bekasi karena peluang kerja di sana terbuka lebar.

Salah satu tujuan pencari kerja di Bekasi adalah UMK yang cukup tinggi.

3. Fasilitas

Fasilitas di Bekasi tak kalah mentereng dengan daerah lainnya.

Berbagai fasilitas di Bekasi yaitu mal, rumah sakit, sarana pendidikan, perumahan elite, hingga rekreasi.

4. Sarana Infrastruktur

Sarana infrastruktur di Bekasi juga mengalami pertumbuhan pesat.

Terdapat berbagai jalan tol, tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), BRT, hingga rencana Kereta Api Ringan (LRT).

Bekasi juga akan tersedia jalur Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang melewati Bekasi serta Tol Elevated Jakarta-Cikampek.

Bekasi juga bersiap menuju kota metropolitan dan sudah saatnya tidak lagi sebagai penyangga Jakarta.

***

Bagaimana? Tertarik tinggal di Bekasi?

Semoga informasi di atas bermanfaat, Sahabat 99.

Kamu sedang cari rumah di Bekasi?

Kunjungi www.99.co/id dari sekarang dan temukan ragam hunian menarik!

Ilham Budhiman

Penulis

Related Posts