Keuangan, Tips & Trik

Bingung Pilih Cicilan KPR? Cek Tips Berikut Ini Dulu!

16 September 2016
cicilan kpr
2 menit

Saat akan beli rumah lewat bank, seseorang kadang masih bingung dengan pilihan cicilan KPR. Bagaimana menyesuaikan dengan kebutuhan dan juga kepemilikan uang yang ada?

Rumah merupakan kebutuhan primer yang wajib dipenuhi, selain kebutuhan sandang dan pangan.

Namun dengan berjalannya waktu harga rumah semakin meningkat naik yang menuntut kamu untuh berhitung dengan cermat bila ingin memiliki rumah tanpa mengganggu yang lainnya.

Jawaban dari permasalahan tersebut ada pada KPR atau Kredit Pemilikan Rumah.

Yang menjadi masalah adalah pengajuan KPR tidaklah ringan karena ada berbagai syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Belum lagi bunga yang harus dibayarkan.

Karenanya kamu perlu mempertimbangkan beberapa hal dalam memilih cicilan KPR yang cocok denganmu.

Mari kita bahas satu per satu agar kamu ga bingung pilih cicilan KPR

#1 Pilih Tipe Rumah Sesuai Kemampuan

Apalah artinya memiliki rumah yang besar, mewah punya halaman luas, tapi mencekik leher sendiri.

Oleh karena itu kamu harus bijaksana dalam memilih tipe rumah sesuai dengan penghasilan dan keuangan.l.

Punya rumah di pinggiran kota juga ga jadi masalah kok, kini banyak rumah di pinggiran kota seperti Biz Home Citra Raya dengan cluster terbarunya yaitu Cluster Jade yang berada di kawasan Tangerang.

Pilihan lainnya, kamu bisa pilih The River hunian baru yang berada di kawasan Parung Panjang.

Harga? Tentunya ga akan mencekik keras lehermu. Kalau ada rezeki kamu pun bisa merenovasi rumah dnegan membuat menjadi bertingkat dan mempercantiknya.

#2 Hitung Berapa Cicilan Per Bulan

Ketika kamu akan mengajukan KPR ke bank atau lembaga keuangan lain, kamu akan diberikan beberapa pilihan paket KPR.

Kemampuan finansial sangat berpengaruh pada periode waktu cicilan dan bunga pinjaman.

Kalau umur kamu terhitung masih muda, penyedia KPR biasanya akan memberi masa cicilan lebih lama hingga 20 tahun.

Jadi hal ini cukup penting bagi kamu untuk menghitung dengan menggunakan kalkulator simulasi KPR untuk mengetahui berapa cicilan per bulan yang harus dibayarkan.

Ingatlah untuk selalu disiplin dalam melakukan pembayaran cicilan KPR karena peringatan akibat tunggakan dapat berakibat fatal, seperti penyitaan rumah oleh lembaga pemberi pinjaman KPR.

#3 Cek kondisi keuangan

Saat kamu mengajukan KPR, jangan sampai mengeluarkan 1/3 gaji untuk membayar cicilan jika kamu tidak punya penghasilan tambahan dengan berwiraswasta.

Kondisi ini sangat tidak sehat mengingat keadaan darurat dapat terjadi sewaktu-waktu.

Lebih baik kamu menunda mengajukan KPR jika masih punya cicilan hutang lain.

Kini kamu masih punya waktu untuk menyisihkan sebagian uang untuk membayar uang muka pembiayaan KPR.

Karena itulah kenapa perencanaan matang sangat penting agar Anda tidak terbelit hutang di sana-sini.

#4 Cermati Suku Bunga yang Harus Dibayarkan

Tiap bank atau lembaga keuangan menawarkan suku bunga KPR berbeda-beda yang berkisar antara 8% – 12%.

Tapi beberapa perbedaan ini masih mengacu pada suku bunga yang ditentukan oleh BI. Bila tidak cermat, kamu beresiko menumpuk beban bunga KPR.

Bila kondisi ini tidak sejalan dengan keadaan keuangan, beban pengeluaran pun menjadi tersendat. Terlebih bila kamu memiliki tanggungan cicilan lain.

#5 Pertimbangkan Pilihan Waktu Pelunasan

Satu hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih KPR yang tepat untuk Anda adalah jangka waktu pelunasan atau tenor.

KPR dengan tenor panjang (umumnya di atas 15 tahun) biasanya membebankan cicilan yang tidak begitu besar sehingga cocok bagi kamu yang memiliki penghasilan tidak terlalu besar.

Apalagi jika sudah dikaruniai anak, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa pengeluaran untuk anak setiap tahunnya meningkat karena kebutuhan yang bertambah banyak.

Cicilan yang rendah tentu akan terasa lebih nyaman bagi kamu.

Sedangkan, KPR dengan tenor pendek (kurang dari 10 tahun) lebih cocok bagi kamu yang aktif dan ambisius, atau sudah berada di level manajerial sebuah perusahaan.

Jika kamu memiliki karakteristik ini, besar kemungkinan Anda sering berpindah perusahaan, bahkan hingga ke luar kota atau ke luar negeri.

Jangka waktu pelunasan pendek ini membuat kamu leluasa jika harus menjual rumah bila pindah ke luar kota karena keperluan pekerjaan.

Namun, KPR tenor pendek umumnya membebankan cicilan lebih tinggi, jadi bila penghasilan kamu masih pas-pasan, lebih baik lupakan pilihan KPR dengan tenor pendek.

Sebelum kamu memutuskan jenis KPR, alangkah baiknya berkonsultasi dulu dengan lembaga keuangan menyediakan fasiltias KPR.

Informasi lengkap dan detail memungkinkan kamu mendapatkan cicilan KPR tepat sehingga dapat mengangsur tanpa beban berat.

You Might Also Like