Keuangan Tips & Trik

Mengenal Bisnis Startup di Indonesia dan 5 Tips Merintis Perusahaan

3 menit

Bisnis startup mungkin sudah tidak asing lagi terdengar, tetapi tidak banyak orang tahu apa sebenarnya bisnis yang satu ini. Tertarik mengenal lebih dalam dan ingin membangun startup? Simak penjelasan dan 5 tipsnya yuk!

Sering mendengar kata startup?

Istilah ini memang sering sekali kita jumpai, tapi sudah tahu belum apa startup sebenarnya?

Apa Itu Bisnis Startup?

Startup merupakan istilah untuk sebuah perusahaan rintisan yang merujuk pada semua perusahaan yang baru beroperasi di bawah lima tahun.

Sebagian besar, perusahaan startup baru didirikan dan berada di fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat.

Istilah startup mulai populer di akhir tahun 1990-an hingga tahun 2000.

Masa di mana era digital dan gelembung dot-com.

Dalam periode tersebut, banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan.

Umumnya, startup adalah perusahaan seputar web, internet, dan segala hal yang berhubungan dengan ranah tersebut.

Baca Juga:

Jangan Lengah, Ini 5 Strategi Bisnis untuk Mempertahankan Kemajuan Usaha Anda!

Mengenal Karakteristik Bisnis Startup

bisnis startup

Untuk lebih memahami bisnis startup, berikut adalah beberapa karakteristik dari perusahaan startup:

  1. Usia perusahaan kurang dari 5 tahun.
  2. Jumlah pegawai kurang dari 20 orang.
  3. Pendapatan kurang dari $ 100.000/tahun.
  4. Masih dalam tahap berkembang.
  5. Umumnya bergerak di bidang teknologi.
  6. Biasanya beroperasi melalui website.
  7. Produk yang dibuat berupa aplikasi dalam bentuk digital.

Bisnis Startup di Indonesia

Di Indonesia sendiri, perkembangan startup cukup baik.

Berdasarkan data dari dailysocial.net, saat ini terdapat setidaknya lebih dari 1.500 startup lokal di Indonesia.

Menurut Rama Mamuaya, CEO dari dailysocial.net ada tiga golongan startup di Indonesia, yakni:

1. Bisnis Startup Perdagangan

bisnis startup

Aplikasi atau website yang bergerak di bidang e-commerce dan informasi memiliki tantangan yang cukup besar di Indonesia.

Hal tersebut dikarenakan masih banyak yang belum menggunakan kartu kredit.

2. Bisnis Startup Game

Dengan berkembangnya media sosial dan smartphone, pasar untuk mobile game dan social game makin besar.

Hal itu membuat startup game memiliki pasar yang potensial di Indonesia.

Selain itu, proses pembuatannya pun relatif murah.

3. Bisnis Startup Aplikasi Edukasi

Sama seperti startup game, bisnis aplikasi edukasi juga memiliki pasar yang potensial di Indonesia.

Proses pembuatannya pun cukup mudah.

Baca Juga:

Mau Franchise Bisnis Es Kopi Susu Kekinian? Modalnya Mulai Rp7 Jutaan Saja, Lho!

5 Tips Membangun Bisnis Startup

Tertarik untuk merintis sebuah perusahaan baru?

Tidak hanya ide bisnis yang kuat, Anda juga perlu mempelajari tips-tips cerdas dari startup lain.

Simak tipsnya berikut:

1. Komunikasi yang Baik

Untuk menjadi founder startup, dibutuhkan kecerdasan dan kemampuan komunikasi yang baik terhadap karyawan.

Seorang pendiri juga harus mampu menganalisa tiap bidang yang terdapat di dalamanya.

Selain itu, Anda juga harus memahami manajemen dan memiliki kemauan belajar yang kuat.

Kecerdasan dan komunikasi yang baik dari pemimpin akan sangat berdampak positif terhadap kemajuan dan perkembangan startup-nya.

2. Memiliki Visi dan Misi yang Jelas

Buatlah rencana yang matang dengan menyusun dan menentukan visi dan misi yang kuat dan jelas.

Pikirkan dengan matang tenang apa yang Anda ingin dan harapkan terhadap bisnis atau perusahaan sebagai tujuan atau visi yang harus dicapai.

Sementara cara, strategi atau tahapan untuk mencapai tujuan merupakan misi yang harus disusun dengan tepat.

Visi dan misi dapat menjadikan startup dapat berjalan sesuai dengan harapan.

3. Berani Berinovasi

Buatlah inovasi pada perusahaan, jangan ragu dan takut gagal.

Membuat inovasi adalah salah satu cara untuk bersaing dengan perusahaan startup lainnya.

Berani berinovasi menunjukkan kualitas perusahaan pada masyarakat sehingga dapat menarik perhatian target Anda.

Hal tersebut dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan di masa mendatang.

4. Hal yang Harus Diperhatikan Saat Rekrutmen

Merintis perusahaan baru bukanlah hal yang mudah.

Dibutuhkan waktu dan kesabaran untuk perkembangan perusahan.

Untuk tercapainya harapan itu, carilah orang yang tepat untuk bergabung di perusahaaan.

Pilihlah orang yang memiliki ide, mampu memasarkan, ahli pemograman, marketing, dan sebagainya.

5. Manfaatkan Media Sosial

Saat ini, media sosial memiliki kekuatan yang besar untuk menarik target perusahaan.

Banyak orang aktif menggunakan media sosial setiap harinya, mulai dari Facebook, Twitter, dan Instagram.

Manfaatkanlah media sosial untuk bisnis startup Anda.

Buatlah branding yang kuat yang sesuaikan dengan target yang diinginkan.

***

Selamat mencoba. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99!

Baca juga berita properti lainnya dengan mengunjungi Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Temukan hanya di 99.co/id.

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves scandinavian design
Follow Me:

Related Posts