Berita Berita Properti

Bisnis Properti Membaik, Bank BTN Tawarkan Investasi Kos kosan ke UGM

Advertisement
2 menit

Bank BTN menawarkan investasi kos kosan kepada UGM demi menggenjot target pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sampai double digit. Berikut berita selengkapnya!

Budaya stay at home tampaknya masih akan bertahan untuk waktu yang lama.

Secara tidak langsung, ini membuat sektor bisnis properti semakin subur.

Banyak orang, terutama generasi milenial mulai berbelok ke dunia investasi properti.

Melihat kesempatan ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menawarkan investasi kos kosan di sektor pendidikan.

Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu menjelaskan, sektor ini bisa bertahan di tengan pandemi.

Pertumbuhannya pun terbukti positif.

Berikut berita selengkapnya.

Bank BTN akan Meningkatkan Ekspansi Bisnis dengan Program Investasi Kos kosan

nixon napitupulu bank btn

sumber: kontan.co.id

“Selama ini, bisnis kami berfokus pada sektor pendidikan dan properti di Yogyakarta. Perseroan akan terus merancang berbagai program dalam meningkatkan ekspansi bisnis di perumahan dan pendidikan di kota pelajar ini,” jelas Nixon pada kunjungannya ke UGM, seperti dikutip dari Bisnis, Minggu (7/2/2021).

Bank BTN kabarnya akan menawarkanlayanan perbankan kepada civitas akademia Universitas Gadjah Mada (UGM).

Upaya tersebut merupakan langkah untuk mendukung pertumbuhan bisnis di DKI Yogyakarta.

Program perbankan yang tawarkan oleh bank BTN bisa berupa pinjaman baik KPR atau kredit kavling.

“Dengan penawaran kredit tersebut, dosen Universitas Gadjah Mada bahkan bisa memilih investasi kos kosan untuk mahasiswa,” ucap Nixon.

Selanjutnya, Nixon menjelaskan bahwa ia membutuhkan pengembang-pengembangbaru bagi investasi properti untuk berkembang.

Ia mendorong masyarakat, khususnya mahasiswa untuk mencoba berinvestasi, menabung, dan melakukan edukasi tentang sektor properti.

“Misi edukasi ini penting, karena mahasiswa, generasi yang akan menjadi tulang punggung masa depan bangsa untuk belajar tidak hanya di bangku kuliah, tetapi mengenal lebih dalam mengenai bisnis di sektor properti langsung dari Bank BTN yang memiliki core competence bisnis pembiayaan properti, serta dari para developer yang merupakan praktisi,” tambah Nixon.

Program Edukasi Sektor Properti Didukung oleh Housing Finance Center (HFC)

housing finance center btn

sumber: bisnispro.id

Untuk melancarkan misi, BTN memiliki Housing Finance Center (HFC).

HFC merupakan departemen yang dibangun oleh bank BTN untuk meneliti harga jual beli properti di Indonesia.

Departemen ini bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk melakukan pelatihan dan seminar tentang dunia properti.

Selain itu, HFC juga menawarkan pembelajaran manajemen kredit bagi siapa pun yang tertarik.

Menurut Nixon, HFC memegang peran penting dalam memproduksi pengambang-pengembang bermutu yang siap terjun di bidang properti.

“Kami harap kelak makin banyak lulusan UGM yang dapat menjadi tulang punggung sektor properti dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.

Mengutip Bisnis, kink Bank BTN telah memiliki 6 Kantor Cabang Pembantu dan 5 Kantor Kas di Yogyakarta.

Kantor-lantor tersebut telah mencatat pertumbuhan DPK sampai 10% secara tahunan.

Angkanya naik dari Rp1,1 triliun per Desember 2019 menjadi Rp1,29 triliun pada Desember 2020.

***

Semoga ulasannya bermanfaat, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi terkini dan menarik seputar properti lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Ingin beli rumah yang bisa dijadikan investasi untung seperti Savia Park BSD?

Langsung saja kunjungi 99.co/id, ya!

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts