Rumah Tips & Trik

Cara Buang Sial Akibat Kejatuhan Cicak Menurut Islam dan Adat Jawa

3 menit

Cara membuang sial akibat kejatuhan cicak, memangnya ada? Percaya atau tidak, namun ada beberapa cara yang bisa dicoba, kok!

Jika Anda termasuk orang yang percaya mitos kejatuhan cicak dan merasakan kesialan akibat hal ini, Anda pun bisa mempraktikkannya.

Di bawah ini ada cara membuang sial akibat kejatuhan cicak menurut ajaran Islam atau menurut adat Jawa yang bisa dicoba.

Yuk, baca ulasan selengkapnya berikut ini!

Berbagai Mitos Kejatuhan Cicak yang Banyak Dipercayai

kejatuhan cicak

1. Mitos Kejatuhan Cicak Secara Umum

Secara umum, mitos kejatuhan cicak memang lebih dekat dengan kesialan atau kemalangan yang akan didapatkan.

Oleh karena itu, banyak yang mencari cara membuang sial akibat kejatuhan cicak karena mereka ingin terhindar dari kemalangan.

Tak heran bila mitos yang satu ini pun begitu terkenal di hampir seluruh daerah di Indonesia.

2. Mitos Cicak Jatuh di Kepala

Menurut beberapa kepercayaan, posisi jatuhnya cicak pun menentukan jenis kesialan atau kemalangan apa yang mungkin didapatkan.

Misalnya, mitos kejatuhan cicak di kepala dipercaya dapat membuat rezeki seret atau kesulitan mendapatkan rezeki.

3. Mitos Cicak Jatuh di Pundak

Berikutnya ada mitos kejatuhan cicak di pundak yang juga lekat dengan tafsir kesialan.

Konon, jika ada cicak yang jatuh ke pundak Anda artinya ada pihak keluarga atau orang yang Anda sayangi yang akan tertimpa kesialan.

4. Mitos Cicak Jatuh di Paha

Lain halnya interpretasi atas mitos kejatuhan cicak di bagian paha.

Konon, jika hal ini terjadi menandakan akan adanya dilema atau kesukaran akibat tindakan Anda sendiri sebelumnya.

Jika cicak jatuh di paha kanan, artinya kesulitan akan datang dari orang dekat.

Sedangkan jika cicak jatuh di paha kiri, artinya kesulitan akan muncul dari orang asing.

5.  Mitos Suara Cicak Dalam Rumah

Selain kejatuhan tubuh cicak dan kotorannya, suara cicak juga mengandung interpretasi yang lekat dengan kemalangan.

Konon, setiap arah kemunculan suara cicak memiliki tafsirannya tersendiri yang berbeda-beda.

Baca Juga:

5 Mitos Kejatuhan Cicak Menurut Berbagai Kepercayaan. Percaya?

Cara Membuang Sial Akibat Kejatuhan Cicak Menurut Islam

kejatuhan cicak

Islam sebetulnya tak mengenal mitos soal kesialan karena ini merupakan budaya jahiliyah yang sangat dilarang untuk dilakukan.

Dalam Islam, kepercayaan akan kesialan ini disebut Thiyaroh dan sebagai orang muslim sebaiknya tak mempercayai hal ini.

Namun, jika Anda ingin mencoba cara membuang sial akibat kejatuhan cicak menurut Islam, maka bebera hal berikut inilah yang bisa dilakukan.

1. Bertawakal Kepada Allah

Amalan pertama agar terlepas dari kesialan yaitu bertawakal kepada Allah.

Hal ini sesuai dengan firmal Allah dalam QS. Ath Thalaq ayat 3 sebagai perintah untuk bertawakal kepadaNya.

2. Berhusnuzon Kepada Allah

Apapun yang terjadi, sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita senantiasa berhusnuzon kepada Allah SWT.

Allah punya rencana terbaik untuk kita, namun, di sisi lain kita pun harus berencana dan berikhtiar yang terbaik untuk diri sendiri.

Ini sesuai dengan anjuranNya dalam QS Ar-Raad ayat 11 yang menyebut “tak ada yang bisa mengubah suatu kaum kecuali kaum itu sendiri”.

3. Berdoa untuk Kebaikan

Rasulullah SAW menganjurkan sebuah doa untuk dibaca agar terhindar dari kesialan.

Doanya berbunyi:

اَللّٰهُمَّ لَايَأْتِيْ بِالْحَسَنَاتِ اِلَّااَنْتَ وَلَا يَذْهَبُ بِالسَّيِّئَاتِ إِلَّا أَنْتَ ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ اِلَّابِاللهِ

“Ya Allah, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Engkau, tidak ada yang menghilangkan kejahatan kecuali Engkau, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (izin) Allah”. (H.R. Ibnu Sunni)

Cara Membuang Sial Akibat Kejatuhan Cicak Menurut Adat Jawa

kejatuhan cicak

Dalam adat budaya Jawa, terdapat sebuah cara membuang sial akibat kejatuhan cicak atau akibat masalah lainnya yang disebut ruwatan.

Ruwatan berasal dari kata ruwat atau ‘lepas’.

Upaya ruwatan dilaksanakan untuk menghindarkan atau membuang nasib sial yang menimpa seseorang.

Upacara ruwatan tentu hanya bisa dilaksanakan oleh tetua adat atau sosok guru yang memiliki keahlian khusus dalam bidang ini.

Beberapa manfaat ruwatan di antaranya:

  • Menetralisir energi negatif;
  • Menghilangkan nasib buruk dan kemalangan;
  • Menjadi penawar pengaruh gaib;
  • Membuka kunci keberuntungan; dan
  • Mendatangkan kemudahan dalam berbagai urusan.

Baca Juga:

Ternyata Inilah Makna 5 Mitos Hewan Masuk Rumah. Masih Percaya?

Semoga artikel ini menghibur ya, Sahabat 99!

Daripada disimpan dan dibaca sendiri, mending share artikel ini ke media sosial yuk.

Jangan lupa, kunjungi Blog 99.co Indonesia untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Ingin cari properti? Pastikan untuk mencarinya di www.99.co/id.

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.

Related Posts