Berita Ragam

Cara Budidaya Rumput Gajah yang Baik dan Benar Supaya Mendatangkan Cuan | Dilengkapi Tips dan Harga Jualnya

4 menit

Kamu tertarik budidaya rumput gajah? Peluang ini bisa menguntungkan bagi kamu yang ingin serius menyelaminya mengingat kebutuhan jenis rerumputan ini tak pernah surut. Rumput berukuran besar bernutrisi tinggi ini biasanya dipakai sebagai pakan ternak seperti sapi, kuda, kambing, gajah, dan lain-lain.

Dikutip berbagai sumber, rumput jenis ini banyak dibudidayakan di Afrika karena ketahanannya terhadap cuaca panas.

Dalam bahasa lain, jenis rerumputan ini dikenal sebagai elephant grass, naper grass, atau Uganda grass

Budidaya rumput gajah ternyata tidak sesulit dibayangkan, lho.

Ini jika kamu memperhatikannya dengan baik.

Selain itu, keuntungan dari budidaya rumput gajah juga jangan dianggap sepele.

Beberapa peternak bahkan berperan sekaligus untuk membudidayakan rumput bernutrisi tinggi ini.

Pertumbuhan jenis rumput ini relatif cepat.

Dengan waktu yang pendek tersebut, maka rumput jenis ini bisa dipanen setiap saat.

Penanaman rumput gajah dapat dilakukan dua cara.

Keduanya adalah secara monokultur maupun interkultur dengan tanaman tahunan sehingga dapat diperoleh manfaat secara maksimal.

Untuk itu, yuk ketahui cara budidaya yang baik dan benar seperti dilansir dari pelbagai sumber.

Cara Budidaya Rumput Gajah

Budidaya rumput ini tak begitu sulit karena karakteristik rumput gajah sangat kuat.

Akan tetapi, kamu juga harus mengenali sifat dari rumput tersebut.

Ini karena jenis rumput ini ada beberapa macam varietas seperti varietas Afrika, Hawai, Capricorn, Raja/King Grass, Lampung, Taiwan, dan lain-lain.

Sifat rumput dan karakteristik gajah:

  • Dapat hidup diberbagai tempat hingga ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut.
  • Tahan cuaca panas.
  • Respon terhadap pemupukan serta menghendaki tingkat kesuburan tanah yang tinggi.
  • Hidup merumpun dengan perakaran serabut yang kompak.
  • Terus menghasilkan anakan apabila dipangkas secara teratur.
  • Pada lahan berpola tumpang sari, rumput gajah dapat ditanam dalam guludan-guludan.
  • Rimbun dan dapat mencapai tinggi lebih dari 2 meter.

Nah, setelah mengenal karakteristik dan sifatnya, maka perlu diketahui bahwa rumput ini dapat dibudidayakan dua cara.

Pertama, dengan potongan batang (stek).

Untuk bahan stek ini, harus berasal dari batang yang sehat dan tua kira-kira dengan panjang stek 20 cm-25 cm.

Kedua, melalui sobekan rumpun (pous) sebagai bibit.

Jika dari rumpun harus dipilih yang sehat dan banyak mengandung akar serta calon anakan baru.

1. Persiapan Penanaman Budidaya Rumput Gajah

Penanaman Budidaya Rumput Gajah

Sumber: www.wur.nl

Langkah pertama sebelum menanam adalah harus membersihkan lahan terlebih dahulu.

Ini untuk menghindari gulma penganggu.

Selain itu, pengolahan tanah sebaiknya pada akhir musim kemarau agar awal penghujan sudah siap ditanam.

Lakukan juga pembajakan untuk membuat tanah menjadi gembur.

Jangan lupa, pembuatan lubang tanam yang dibuat dengan jarak 60×100 cm.

2. Mulai Penanaman Rumput Gajah

rumput gajah

Sumber: 8villages

Setelah itu, kamu sudah mulai bisa melakukan penanaman.

Waktu terbaik untuk melakukan penanaman rumput gajah adalah ketika menjelang musim penghujan atau di akhir musim kemarau.

Setidaknya diperlukan 17.000 bahan stek untuk kebutuhan lahan seluas 1 hektare.

Namun, kamu juga bisa menyesuaikan dengan lahan yang ada.

Jika kamu menanam dengan stek batang, pilih umur batang yang cukup tua atau sekitar 2 bulan dengan jumlah mata ruas 2-3 buah.

Jarak tanam yang dianjurkan adalah 30×30 cm dengan posisi batang ditancapkan miring 30 derajat untuk mempermudah pertumbuhan akar.

Adapun jika menggunakan sobekan rumpun, dapat diambil 3-4 akar rumpun yang ukurannya tidak terlalu kecil.

Kemudian bibit ditanam dengan jarak ideal 30×50 cm.

Setelah ditanamn pada area yang tersedia, kamu tinggal melakukan perawatan.

3. Pemeliharaan

rumput gajah halaman rumah

sumber: bibitbunga.com

Hal yang perlu diperhatikan setelah ditanam adalah pemeliharaan.

Ini dapat dilakukan berkala dengan penyulaman, penyiangan dan merapikan rumpun yang tumbuh subur di luar jalur tanam.

Pengairan juga dapat dilakukan sebelum pemupukan pada saat kondisi lahan terlalu kering.

Proses pemupukan susulan yang pertama bisa dilaksanakan ketika tanaman rumput gajah telah berusia sekitar 2-3 minggu.

Pupuk yang digunakan berupa urea dan KCI dengan dosis sesuai anjuran.

Pemupukan berikutnya adalah pada saat tanaman berusia 2-3 minggu dihitung dari waktu pemanenan.

4. Pemanenan

panen rumput gajah

sumber: tabloidsinartani.com

Sahabat 99, jika sudah waktunya maka kamu dapat memanen rumput gajah.

Pemotongan dapat dilakukan setiap 40 hari sekali pada musim penghujan dan 60 hari sekali pada musim kemarau.

Pemotongan harus dilakukan dengan menyisakan 10 cm bagian bawah  dari tanaman.

Bila sisa tanaman bawah terlalu pendek, maka tanaman akan sulit berkembang.

Akan tetapi bila sisa bawah tanaman terlalu panjang maka hanya mata tunas saja yang tumbuh dan jumah anakan tidak akan berkembang.

Selain itu, jika dibiarkan terlalu lama dan tidak segera dipotong maka rumput akan mulai berbunga dan batangnya mengeras.

Hal ini harus dihindari karena dapat menurunkan nilai gizi dari rumput yang akan dikonsumsi ternak.

5. Peremajaan

cara merawat rumput gajah

sumber: starfarm.co.id

Di samping menanen, kamu juga perlu melakukan peremajaan.

Hal ini dapat dilakukan setelah tanaman berumur 3-4 tahun atau pada saat tanaman sudah tidak responsif terhadap perlakuan perawatan.

Peremajaan dilakukan dengan mencangkul tanah sekitar tanaman, membuat lubang baru disekitar tanaman dan menanaminya kembali dengan tanaman yang baru.

Baca Juga:

7 Cara Budidaya Tanaman Jarak yang Kaya Manfaat. Mudah dan Cepat Tumbuh!

Tips Budidaya Rumput Gajah

Sahabat 99, setelah mengetahui cara menanam sampai memanen maka ketahui juga tips budidaya rumput tersebut.

Ini supaya kamu bisa meminimalir risiko.

Tips budidaya:

  • Lakukan perawatan dengan rutin
  • Jauhkan dari gulma
  • Lakukan penyiraman yang sesuai
  • Beri pupuk
  • Hindari dari hama terutama tikus yang kerap bersarang

Harga Jual Rumput Gajah

Dilansir dari berbagain sumber, harga jual rumput ini bisa mencapai Rp250.000 hingga 350.000 per ton.

Sementara untuk bibit, dijual dengan harga variatif berkisar Rp500 hingga Rp30.000 tergantung ukuran.

Baca Juga:

5 Langkah dan Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias. Peluangnya Sangat Menguntungkan!

Sahabat 99, demikianlah cara budidaya rumput gajah.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu.

Ikuti terus tulisan lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu lagi cari tanah di Depok? Cek saja di www.99.co/id.

Ilham Budhiman

Penulis

Related Posts