Rumah Tips & Trik

7 Cara Budidaya Tanaman Jarak yang Kaya Manfaat. Mudah dan Cepat Tumbuh!

3 menit

Tanaman jarak merupakan salah satu flora yang tumbuh dan berkembang baik di daerah beriklim tropis.

Manfaatnya yang beragam, mulai dari mengatasi masalah kesehatan hingga pengganti bahan bakar minyak, membuat tanaman ini banyak diminati.

Bahkan, banyak orang mulai mencoba untuk membudidayakan tanaman ini di rumah.

Jika kamu tertarik untuk membudidayakannya di rumah, simak yuk ulasan lengkapnya di bawah ini!

Cara Budidaya Tanaman Jarak

1. Syarat untuk Tumbuh

Berikut adalah syarat tumbuh tanaman jarak:

  • Daerah tempat penanaman beriklim tropis dengan tanah yang kering dan kelembapan yang rendah
  • Ketinggian daerah yang kurang dari atau sama dengan 500 mdpl.
  • Daerah dengan curah hujan rendah, antara 300 hingga 1100 mm per tahun.
  • Suhu rata-rata 20 derajat Celsius.
  • Lahan dengan drainase yang baik.

Baca Juga:

7 Cara Menanam Bunga Krisan dalam Pot. Lebih Cepat Tumbuh dan Mekar!

2. Pemilihan Bibit untuk Stek

Agar metode stek berjalan dengan baik, berikut adalah cara memilih bibit stek yang benar:

  • Cari bibit dari pohon jarak yang usianya telah lebih dari 5 tahun.
  • Temukan ujung batang pohon jarak yang telah berkayu.
  • Cari batang yang lurus dan tidak bengkok.
  • Potong batang sepanjang 30 cm dengan potongan menyudut.
  • Taruh calon bibit jarak di tempat teduh dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung.
  • Tegakkan batang di permukaan bukan tanah dan biarkan hingga getahnya mengalir sampai tuntas.

3. Pembibitan dengan Cara Stek

Campurkan media tanam berupa tanah, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1 di dalam polybag.

Tancapkan bibit stek dengan posisi tegak lurus pada media tanam, pastikan batang tertimbun tanah sedalam 10 cm.

Polybag harus diletakkan di tempat beratap dan terhindar dari cahaya matahari langsung.

Siram sebanyak 3 kali sehari agar akar cepat tumbuh.

4. Mempersiapkan Lahan Tanam

Lahan untuk penanaman jarak harus disiapkan bersamaan dengan proses pembibitan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan lahan tanam telah siap ketika bibit stek harus dipindahkan.

Setelah menemukan lahan yang tepat, buatlah lubang berukuran 30x30x30 cm.

Kemudian, taruh pupuk organik atau pupuk kandang sebanyak 2kg di dalam lubang tanam.

Idealnya, jarak antara tanaman satu dan yang lain adalah 200 cm agar tanaman bisa berkembang dengan baik.

Biarkan tanah hingga waktu pemindahan bibit.

5. Proses Menanam Jarak

Setelah usianya mencapai 2 bulan, kamu dapat memulai memindahkan bibit dari polybag ke lahan tanam.

Pastikan bibit yang dipindahkan dalam kondisi sehat, baik, dan tidak diserang hama atau penyakit apapun.

Buka polybag dengan hati-hati, dan masukkan bibit beserta tanahnya ke dalam lubang.

Tutup lubang menggunakan tanah hingga bibit tertanam dengan baik.

Siramlah dengan air secukupnya untuk memberikan kelembapan pada lahan tanam.

6. Perawatan Pohon Jarak

tanaman jarak

Agar pohon jarak dapat tumbuh maksimal, kamu harus merawatnya dengan baik.

Cara merawatnya adalah sebagai berikut:

  • Drainase yang Baik

Jarak menyukai tempat yang kering dan kelembapan rendah.

Genangan air yang berlebihan dapat membuat tanaman ini mati dan busuk.

  • Menyiangi

Cabutlah tanaman pengganggu seperti rumput atau tanaman lain yang tidak diinginkan.

Kamu bisa menggunakan cangkul untuk mempermudah pekerjaan ini.

  • Memangkas Cabang dan Ranting

Pemangkasan pada pohon jarak perlu dilakukan untuk memastikan pertumbuhannya merata.

Memangkas pohon jarak dapat dilakukan setelah 1 tahun sejak masa penanaman.

  • Pemupukan

Pemberian pupuk sangat penting untuk memastikan kecukupan nutrisi pada tanaman.

Kamu bisa menambahkan pupuk kandang setelah 1 tahun sejak penanaman pertama.

Berikan 1 hingga 2 kg pupuk jika diperlukan.

Baca Juga:

7 Jenis Tanaman Hias yang Hidup di Air. Kamu Lebih Suka yang Mana?

7. Masa Panen Jarak

Jarak telah siap panen apabila buahnya sudah berwarna kuning atau kehitaman.

Dari setiap 1 hektar pohon jarak, kamu dapat mendapatkan hasil sekitar 1 ton untuk masa panen pertama.

Setelah beberapa tahun, hasil panen akan semakin meningkat.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat ya, Sahabat 99!

Nantikan artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Pastikan untuk mencari hunian impianmu lewat 99.co/id!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts