Finansial Keuangan

7 Cara Cepat Melunasi Hutang yang Bisa Dilakukan | Hidup Tenang Tanpa Beban!

3 menit

Ingin tahu bagaimana cara cepat melunasi hutang? Coba simak penjelasan dan terapkan cara-cara yang ada di artikel ini ya, agar hidup tenang terbebas dari hutang!

Hutang (utang) merupakan masalah finansial yang harus segera diselesaikan.

Menghindari atau menunda pembayaran utang bukanlah perilaku yang baik.

Pasalnya hal tersebut hanya akan menambah kewajiban-kewajiban baru.

Terlebih, jika Anda meminjamnya dari lembaga keuangan ilegal yang biasanya menetapkan bunga harian yang tinggi.

Sebelum mengetahui bagaimana cara melunasi utang, ada baiknya mengetahui dahulu jenis-jenisnya.

Jenis Hutang:

  • Hutang jangka pendek, jangka waktunya antara 3-12 bulan.
  • Hutang jangka panjang, jangka waktu pembayarannya lebih dari dua tahun.
  • Hutang produktif, jenis kredit untuk kebutuhan investasi atau bisnis.
  • Hutang konsumtif, jenis kredit untuk memenuhi kebutuhan konsumtif.

Lantas bagaimana tips agar bisa cepat terbebas dari utang?

Simak ulasannya berikut, ya!

Baca Juga:

13 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 2 Juta. Jitu Abis!

7 Cara Cepat Melunasi Hutang

  1. Ubah Gaya Hidup Bisa Jadi Cara Cepat Melunasi Hutang

Ketidakmampuan melunasi utang bisa jadi diakibatkan oleh gaya hidup dan cara mengatur uang yang tidak baik.

Idealnya persentase biaya hidup sehari-hari tidak lebih besar dari 30 persen jumah penghasilan dalam sebulan.

Gaya hidup yang mewah seperti berbelanja barang mahal atau berakhir pekan dengan menghabiskan uang dapat mempengaruhi keuangan.

Segera ubah kebiasaan ini dengan melakukan kegiatan yang tidak perlu mengeluarkan banyak uang.

Usahakan kamu bisa mengalokasikan 50-70 persen gaji untuk membayar utang.

  1. Mencatat Seluruh Pengeluaran

mencatat pengeluaran keuangan

Seseorang tidak membayar utang tidak melulu karena tidak memiliki uang atau pendapatan.

Bisa jadi karena ia tidak memiliki kemampuan mengelola keuangan yang baik.

Cobalah untuk mencatat pengeluaran harian dan belanja bulanan, seperti:

  • Kebutuhan makan
  • Transportasi
  • Tempat tinggal
  • Investasi
  • Asuransi
  • Biaya hiburan

Potong anggaran pengeluaran yang menyebabkan utang konsumtif.

Kemudian perbanyak investasi dengan harapan return yang diberikan dapat menambal utang.

Investasi tersebut bisa Anda mulai dengan deposito atau reksadana.

  1. Cara Cepat Melunasi Hutang dengan Rencana Keuangan

Mulailah untuk menata rencana keuangan, terutama untuk pelunasan utang.

Tulis daftar utang dan urutkan dari jumlah pinjaman yang paling tinggi hingga rendah beserta bunganya.

Langkah ini dilakukan agar Anda dapat menentukan skala prioritas, utang mana yang harus dilunasi terlebih dahulu.

Lalu, buatlah target bagaimana dan kapan utang dapat dilunasi.

  1. Hindari Ambil Utang Baru

utang baru

Membuat utang baru untuk membayar utang lama bukanlah cara yang disarankan.

Sebaiknya, hindari mengajukan utang baru sebelum Anda menyelesaikan utang sebelumnya.

Selain itu, hal ini juga dapat berakibat buruk pada pinjaman di lain waktu.

Pasalnya bank akan sulit memberikan kredit pada nasabah yang memiliki riwayat kartu kredit buruk.

  1. Jual Barang Berharga yang Tidak Terpakai

Cara lainnya adalah menjual beberapa barang berharga yang Anda miliki, bisa emas atau bahkan pakaian dan barang lainnya yang sudah tidak terpakai.

Barang atau pakaian dengan merek tertentu yang kondisinya baik masih memiliki nilai jual yang tinggi.

Kamu bisa memanfaatkan media sosial atau e-commerce untuk memasarkannya.

  1. Cari Penghasilan Tambahan

penghasilan tambahan

Tidak ada barang berharga yang bisa dijual, maka mau tidak mau Anda harus memiliki penghasilan dengan mencari pekerjaan tambahan.

Cobalah berbagai kesempatan dan manfaatkan keahlian dan kemampuan yang Anda miliki untuk mendapatkan pekerjaan sampingan.

Anda bisa menjadi guru les, guru tari, desainer grafis atau penulis lepas.

Selain itu, Anda juga bisa mencoba peruntungan menjadi pengemudi ojek atau taksi online.

Baca Juga:

7 Tips Mengelola Keuangan Bagi Generasi Sandwich & Cara Memutuskan Rantainya

  1. Lakukan Take Over Kredit atau Utang

Jika utang yang paling membebani adalah utang besar jangka panjang seperti KPR, tidak ada salahnya memutuskan take over kredit atau menjual rumah yang dalam masa cicilan.

Hal ini dilakukan jika besaran cicilan rumah ternyata tidak sanggup Anda tutupi dengan penghasilan saat ini.

Atau kondisi lain seperti tiba-tiba mengalami pemutusan kerja yang menempatkan Anda sebagai pengangguran.

Selain dapat membebaskan dari utang, take over kredit juga memberi Anda kesempatan mendapatkan uang tunai yang dapat digunakan untuk modal usaha.

***

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Sahabat 99, ya!

Baca juga artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan masa depan di Jakarta, Surabaya atau kota lainnya?

Kunjungi situs prooperti 99.co/id dan temukan hunian impianmu!

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves scandinavian design
Follow Me:

Related Posts