Hukum

Beli Tanah Bersebelahan? Ini Cara Gabungkan Sertifikatnya!

17 Mei 2017
2 menit

Ketika memiliki sebidang tanah dan membeli sebidang tanah lainnya dalam jarak yang bersebelahan, apakah sertifikatnya bisa digabungkan? Lalu apa saja syarat yang harus dilengkapi? Tidak perlu bingung, UrbanIndo akan membahasnya untuk Anda.

Syarat Penggabungan Tanah

Tentunya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi ketika akan menggabungkan sebidang tanah yang baru dibeli dengan tanah yang sudah dimiliki sebelumnya. Persyaratan tersebut selanjutnya perlu digunakan untuk diajukan ke Kantor Pertanahan.

Dikutip dari hukumonline.com, persyaratan tersebut terdiri dari:

  1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup;
  2. Surat kuasa apabila dikuasakan;
  3. Fotokopi identitas pemohon (Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga) yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket;
  4. Sertifikat asli.

Selanjutnya, formulir permohonan sendiri harus memuat:

  1. Identitas diri;
  2. Luas, letak, dan penggunaan tanah yang dimohon;
  3. Pernyataan tanah tidak dalam sengketa;
  4. Pernyataan tanah dikuasai secara fisik;
  5. Alasan penggabungan.

You Might Also Like