Tips & Trik

Bumil dan Pakmil Wajib Tahu! Ini Cara Membaca Hasil USG yang Benar

4 menit

Pemeriksaan ultrasonografi (USG) adalah hal yang sangat dianjurkan untuk perempuan hamil. Sudah dilihat tapi masih selalu bingung apa maksud dari hasilnya? Begini cara membaca hasil USG yang benar.

Kapan USG Dilakukan?

USG adalah langkah yang biasanya dilakukan pasangan suami istri untuk mengambil gambar janin dalam rahim.

Dengan menggunakan metode USG, para calon orang tua bisa melihat jenis kelamin bayi hingga masalah pada rahim dan janin.

Namun, fungsi utama melakukan USG adalah untuk memantau tumbuh dan kembang janin di dalam rahim.

Biasanya para dokter akan merekomendasikan melakukan pemeriksaan USG sejak pertama kali dinyatakan hamil.

cara membaca hasil usg

USG pertama disarankan untuk dilakukan saat usia kehamilan sudah lebih dari 7 minggu.

Umumnya, kantong bayi sudah muncul pada usia kandungan tersebut.

Sedangkan dilansir dari laman Halo Doc, bentuk bayi baru terlihat setelah kehamilan memasuki usia 7-8 minggu.

Melakukan USG dianjurkan hanya 3 kali dalam satu masa kehamilan yaitu pada:

  • trimester pertama
  • trimsteer kedua
  • mendekati waktu persalinan.

Begini Cara Membaca Hasil USG Rahim Ibu Hamil

1. Pahami Istilah-Istilah dalam Foto USG

cara membaca hasil usg

  • Gestational Age (GA)
    Gestational Age menunjukkan perkiraan umur kehamilan yang diukur berdasarkan panjang tungkai kaki, tungkai lengan, diameter kepala, hingga perkembangan organ tubuh janin.
  • Crown Rump Length (CRL)
    Cara membaca hasil usg trimester pertama digunakan dokter untuk mengukur janin yang memperlihatkan ukuran jarak dari ujung kepala ke ujung kaki.
  • Gestational Sac (GS)
    Gestational Sac merupakan ukuran kantung kehamilan yang ditandai dengan bulatan hitam.
  • Biparietal Diameter (BPD)
    Biparietal Diameter menunjukkan ukuran tulang pelipis kiri dan kanan.

BPD umumnya digunakan untuk mengukur janin saat memasuki trimester dua atau tiga.

  • Abdominal Circumferencial (AC)
    Cara membaca hasil USG rahim ini untuk mengetahui perkiraan ukuran lingkar perut janin dalam kandungan.
  • Head Circumferencial (HC)
    HC merupakan keterangan terkait ukuran lingkaran kepala janin dalam kandungan.
  • Femur Length (FL)
    Cara membaca hasil USG ini merupakan keterangan terkait ukuran panjang tulang paha janin.
  • Fetal Weight (FW)
    Fetal Weight merupakan keterangan mengenai berat janin dalam kandungan.
  • Fetal Heart Rate (FHR)
    Sementara untuk FHR menunjukkan frekuensi detak jantung janin.
  • Last Menstrual Period (LMP)
    LMP merupakan hitungan hari pertama haid terakhir.

Umumnya ini digunakan sebagai acuan umur janin dalam kandungan.

  • Estimated Delivery Date (EDD)
    Cara membaca hasil USG yang satu ini merupakan keterangan mengenai perkiraan persalinan berdasarkan tanggal menstruasi atau disebut Hari Perkiraan Lahir.

2. Cara Membaca Hasil USG Lewat Gradasi Warna

Pada umumnya sebagian besar foto USG berwarna hitam dan putih.

Namun, kamu bisa melihat perbedaannya dalam gradasi warna.

Penampakan warna gambar hasil USG ini dipengaruhi pantulan gelombang suara setiap bagian di dalam rahim yang berbeda-beda.

Berikut cara membaca hasil USG rahim lewat gradasi warna.

  • Warna Hitam

Gradiasi warna ini menunjukkan cairan amnion atau cairan ketuban di dalam rahim.

Jaringan ini berisi cairan yang terlihat berwarna hitam dalam foto USG.

  • Warna Putih

Selanjutnya, jaringan padat berwarna putih ini seperti tulang karena memantulkan gelombang suara lebih banyak.

  • Warna Abu-Abu

Gradasi warna abu-abu menunjukkan jaringan tubuh pada kulit atau organ.

Warna ini dihasilkan karena gambar ultrasonic tidak bisa berfungsi dengan baik terhadap gas seperti, paru-paru dan organ lainnya.

Baca Juga:

7 Arti Seputar Mimpi Ibu Hamil | Tenang Bunda, Ini Hal Normal Kok!

3. Pilih Metode USG Sesuai Kebutuhan

cara membaca hasil usg

Perkembangan teknologi membuat hasil USG terlihat jelas.

Kini tersedia pemeriksaan USG seperti, USG 2D, USG 3D dan USG 4D.

Tiap pemeriksaan ini mempunyai hasil yang berbeda seperti, USG 2 dimensi dan USG 3 dimensi memiliki hasil yang cukup jelas.

Seperti, menampilkan ciri-ciri wajah janin termasuk melihat kemungkinan adanya kelainan yang diderita seperti bibir sumbing.

Sedangkan USG 4 dimensi tentu memperlihatkan hasil yang lebih jelas lagi seperti, melihat gerakan janin termasuk denyut jantungnya.

9 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Melakukan USG

Bagi kamu yang ingin melakukan USG pertama kali, ini dia beberapa hal yang harus kamu persiapkan.

1. Pilih Dokter Bersertifikat

Cara membaca hasil USG dapat dilakukan untuk USG 3D atau USG 4D.

Jika, kamu melakukan pemeriksaan 3D dan 4D sebaiknya, kamu memilih dokter yang sudah memiliki sertifikasi.

Sebab, pemeriksaan ini harus ditangani oleh dokter yang memiliki keterampilan khusus untuk membaca hasil diagnosis USG jenis ini.

2. Pilihlah Waktu yang Tepat

Setelah kamu menentukan dokter dan jenis USG yang dilakukan.

Tahap selanjutnya yaitu, menyesuaikan kedatangan dengan waktu kandungan yang tepat.

Pemeriksaan USG tahap awal dapat dilakukan sejak usia kehamilan 6-7 minggu agar bisa mendengarkan denyut jantung bayi.

Namun, jika ingin mengetahui jenis kelamin si kecil dapat melakukan USG kehamilan 18 minggu.

3. Minumlah Air yang Banyak

Sebelum melakukan USG sebaiknya minum 8 gelas air sejak pagi hari.

Hal ini dapat membantu membersihkan cairan ketuban sehingga hasil USG akan tampak jelas.

Kamu juga bisa minum segelas jeruk atau sesuatu yang manis saat perjalanan menuju dokter agar si kecil tetap bangun.

4. Ciptakan Rasa Nyaman dalam Diri

Hilangkan rasa Khawatir dan ciptakan rasa senyaman mungkin.

Jangan biarkan perut kamu dalam kondisi lapar maupun kekenyangan.

Jika merasa takut, mintalah suamimu atau anggota keluarga lainnya untuk menemani.

5. Pakailah Busana yang Sesuai dan Nyaman

cara membaca hasil usg

Disarankan memakai pakaian yang nyaman dan memudahkan saat proses USG seperti, blouse longgar dengan bawahan yang tidak ketat.

Jika ingin mengenakan loosedress saat USG, sebaiknya pakailah celana lagi agar tetap memudahkan dokter saat melakukan pemeriksaan.

6. Jadwalkan Pemeriksaan Saat Bayi Bangun

Pemeriksaan USG 4D akan menunjukkan pergerakan gambar yang bagus saat janin dalam kondisi bangun.

Setelah usia kehamilan 19 minggu, biasanya janin sudah memiliki pola tidur.

Nah, jika kamu sudah tahu kapan saat-saat si kecil terjaga, lakukanlah pemeriksaan di waktu-waktu tersebut.

7. Tahan Buang Air Kecil

Sudah minum banyak air putih, tugas selanjutnya saat nunggu antrian adalah tahan buang air kecil.

Jangan biarkan kamu terlalu sering buang air kecil karena bisa-bisa kantung kemih jadi kosong dan tidak bisa melakukan proses pemeriksaan USG.

8. Bawalah Cemilan

Menunggu antrian dokter sangatlah membosankan.

Untuk mengisi waktu sebaiknya bawalah cemilan dan air putih.

Jadi kamu dan si kecil tidak akan kelaparan serta kehausan.

9. Siapkan Daftar Pertanyaan

cara membaca hasil usg

Tidak hanya tentang jenis kelamin, kamu juga bisa menanyakan tentang posisi, kondisi, atau kelainan yang mungkin ada pada janin.

Ceritakan juga gejala yang kamu rasakan dan yang seharusnya dirasakan pada kehamilan tapi tidak merasakannya.

Selanjutnya, jangan lupa tanyakan juga kapan jadwal USG selanjutnya dengan dokter.

Baca Juga:

7 Cerita Kisah Nyata Kehamilan Teraneh | Ada Pria Melahirkan!

***

Semoga artikel di atas dapat membantu kamu ya, Sahabat 99.

Kunjungi situs 99 Indonesia dan temukan berita properti dan gaya hidup terbaik di dalamnya.

Dapatkan pula properti yang sedang kamu cari di situs 99.co/id.

Cynthia Novianti

Content Writer for 99.co. Love cats eyes and ice cube. *krok-krok*
Follow Me:

Related Posts