Rumah Tips & Trik

4 Cara Membongkar Keramik yang Sudah Terpasang dengan Mudah, Cuma Pakai Bahan Sederhana!

2 menit

Cara membongkar keramik yang sudah terpasang ternyata sangatlah mudah asalkan kamu sudah tahu tata caranya. Jika dilakukan dengan benar, keramik tersebut tidak akan pecah.

Sahabat 99, keramik adalah salah satu jenis material untuk lantai hingga dinding rumah.

Jenis lantai yang satu ini cukup populer di tengah-tengah masyarakat.

Namun, ada kalanya lantai keramik tersebut harus dibongkar dengan salah satu alasan.

Beberapa di antaranya adalah mengganti model keramik hingga renovasi rumah.

Nah, tak sedikit yang masih bingung bagaimana cara melepas keramik yang sudah terpasang.

Apalagi, harga bongkar keramik juga tergolong mahal bagi sebagian mahal.

Jadi, cara membongkar keramik sangatlah wajib diketahui terutama jika kamu melakukannya sendiri.

Jika dilakukan dengan benar, maka keramik tersebut tidak akan pecah dan bisa digunakan kembali.

Lantas, bagaimana cara membongkar keramik?

Cara membongkar keramik adalah menggunakan alat khusus yaitu mesin gerinda dengan melepas nat keramik terlebih dahulu.

Jika nat sudah lepas maka keramik tersebut bisa kamu copot secara perlahan.

Melansir berbagai sumber, simak selengkapnya di bawah ini!

4 Cara Membongkar Keramik yang Sudah Terpasang

cara membongkar keramik

builddirect.com

1. Gunakan Mesin Gerinda untuk Melepas Nat Keramik

Cara membongkar keramik yang sudah terpasang adalah menggunakan mesin gerinda.

Alat yang satu ini bisa kamu beli di toko bangunan.

Namun, kamu juga bisa menggunakan alat pahat kecil untuk melepas nat tersebut.

Melepaskan nat keramik bertujuan untuk mendapat ruang yang memudahkan saat pembongkaran keramik.

Untuk beberapa kasus, nat sangat susah dibongkar karena daya semen yang rekat.

Jadi, berapa lama proses pelepasan nat ini tergantung dari semennya.

Cara melepas nat keramik:

  • Siapkan mesin gerinda.
  • Tambahkan cement remover atau zat penghancur semen pada nat keramik agar mudah terlepas.
  • Tunggu hingga cairan tersebut bekerja dan permukaan nat jadi lebih lunak.
  • Nyalakan mesin gerinda dan aplikasikan pada seluruh permukaan nat sampai ke bagian dalam.
  • Lakukan secara hati-hati jangan sampai terkena permukaan keramik atau melenceng dari garis nat keramik.

Sahabat 99, pastikan kamu sudah aman dengan saat menggunakan gerinda tersebut supaya terhindar dari risiko.




2. Panaskan Permukaan Keramik

Setelah nat keramik terbuka atau memiliki ruang, kamu mungkin tidak serta merta bisa melepas keramik tersebut.

Hal ini karena sebagian keramik mungkin masih menempel atau melekat dengan lapisan semen di bagian bawahnya.

Apalagi jika kualitas semen tersebut cukup baik dengan daya rekat kuat.

Nah, untuk melepas keramik yang sudah terpasang tersebut maka kamu bisa memanaskan permukaan keramik tersebut dengan api.

Jangan khawatir karena cara yang satu ini aman, Sahabat 99.

Panaskan permukaan keramik tersebut beberapa menit.

Jika tidak dengan api, kamu bisa menggunakan air pada bagian nat dan ketuk menggunakan palu berkali-kali.

Hal ini bisa kamu jadikan opsional sesuai kebutuhan.

3. Membongkar Keramik

cara membongkar keramik

thespruce.com

Jika nat keramik dirasa sudah terlepas dari permukaan maka selanjutnya adalah mulai membongkar keramik tersebut.

Kamu bisa menggunakan soket atau pisau scrub untuk membantu pengerjaan tersebut jika memang masih merekat kuat.

Namun, jika keramik tersebut tidak merekat kuat maka bisa langsung mencopotnya dengan mudah.

Cara membongkar keramik:

  • Masukkan soket pada bagian antara keramik dan lepasan semen.
  • Caranya dengan mencongkel atau mendorong soket tersebut pada bagian bawah keramik.
  • Pukul dengan palu secara hati-hati sehingga soket tersebut masuk hingga dalam dan keramik bisa terlepas sendirinya.
  • Jika lapisan semen sangat rekat, kamu bisa memberikan air agar lebih mudah saat pelepasan.

4. Membersihkan Sisa Semen pada Keramik

Cara membongkar keramik lantai agar tidak pecah sudah selesai.

Selanjutnya, kamu tinggal membersihkan sisa semen lama pada bagian dasar keramik.

Tujuannya agar kamu bisa menggunakan adonan baru pada keramik tersebut.

Jika tidak dibersihkan, kekuatan semen baru kemungkinan tidak optimal karena terhalang oleh semen lama.

Bersihkan sisa semen lama dengan pahatan atau alat lain sampai benar-benar bersih.

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Ikuti artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang cari rumah dijual di Bekasi?

Simak selengkapnya hanya di www.99.co/id!




Ilham Budhiman

Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional. Kini, aktif sebagai penulis di 99.co.

Related Posts