Rumah Tips & Trik

Cara Membuat Denah Rumah Impian, Perhatikan Hal-Hal Ini! | Dilengkapi Daftar Aplikasinya

3 menit

Membuat denah rumah sendiri bukanlah kemampuan umum yang dimiliki semua orang. Namun, kamu bisa mempelajari cara membuat denah rumah secara sederhana dan mendasar lho, Sahabat 99. Agar kamu dapat merealisasikan rumah impianmu dengan lebih presisi dengan mudah!

Terlepas dari penggunaan jasa arsitek ataupun desainer interior, kamu tetap perlu memahami ilmu dasar membuat denah.

Hal ini agar kamu memiliki kemampuan untuk dapat mengutarakan ide dan gagasan dengan baik.

Untuk mengomunikasikan kebutuhan serta keinginan personal kepada arsitek pilihan atau desainer.

Yuk, simak pengetahuan dasar mengenai cara membuat denah rumah berikut ini!

Tips & Cara Membuat Denah Rumah

1. Mulai dengan Mengumpulkan Inspirasi dan Referensi

Langkah pertama cara membuat denah rumah adalah memperbanyak referensi dan inspirasi.

Kamu bisa memelajari karya-karya yang sudah ada untuk melihat pembagian ruang, gaya desain, dan lainnya.

Ini akan membantumu untuk menemukan inspirasi dan ide untuk hunianmu.

Tak hanya itu, idemu akan lebih realistis setelah melihat berbagai macam referensi.

2. Pilih Model Rumah

model rumah minimalis

Setelah memelajari beragam referensi hunian, maka tentukanlah model rumah yang kamu inginkan.

Model rumah yang dimaksud adalah banyaknya lantai, apakah kamu menginginkan rumah satu lantai atau lebih.

Sebab hal ini jelas akan memengaruhi proses pembuatan sketsa rumah secara keseluruhan.

Jangan lupa, jadikan luas lahan yang kamu miliki sebagai pertimbangan dalam menentukan model rumah.

Baca Juga:

7 Inspirasi Desain Halaman Rumah Minimalis. Eksterior Rumah Makin Cantik!

3. Tentukan Kebutuhan Ruang di Hunian

Setelah memilih model rumah yang akan dibangun, saatnya menentukan berapa banyak ruangan yang kamu butuhkan di rumah.

Buatlah daftar kebutuhan ruangan berdasarkan aktivitasmu, prioritaskan aktivitas primer seperti tidur, mandi, dan lainnya.

Setelah daftar ruangan utama selesai, barulah mulai mendata ruangan tambahan seperti perpustakaan kecil, ruang musik, studio lukis, atau yang lainnya.

Jangan sampai ruangan utama seperti kamar tidur kurang jumlahnya Sahabat 99.

4. Pelajari Kebutuhan Ukuran Setiap Ruangan

denah rumah minimalis

Selanjutnya, perhitungkan luas setiap ruangannya dan pelajari kebutuhan setiap ruangan

Mulai dari standar ukuran setiap ruangan, sampai apakah ruangan itu butuh bukaan atau tidak.

Bukaan merupakan salah satu elemen penting dari hunian dan menjadi akses untuk udara maupun cahaya bagi rumahmu.

Ingat, pastikan juga luas setiap ruangan sejalan dengan ketersediaan lahan untuk membangun rumah.

5. Mulai Membuat Sketsa Denah Rumah dengan Garis

Kini kamu sudah memiliki referensi denah, menentukan model, serta mengetahui jumlah dan ukuran ruangan yang diinginkan.

Maka, mulailah membuat sketsa dengan garis.

Gambarkan tapak atau lahan yang kamu miliki secara skalatis, agar lebih mudah kamu bisa menggunakan kertas milimeter block khusus

Kemudian mulai masukkan setiap kebutuhan ruang beserta ukurannya pada lahan yang sudah digambar.

Pada saat memasukkan ruang dan mengatur ukuran di dalam denah, kamu mungkin akan menemui kendala.

Mulai dari posisi ruang yang tak begitu pas, atau lahan yang tak muat.

Sehingga kamu perlu merombak beberapa kali sketsa rumah hingga menemukan formula dan susunan yang tepat.

Terkadang kamu bahkan perlu menghapus ruangan yang bukan prioritas atau menggabungkan fungsinya dengan ruangan lain.

6. Tambahkan Detail pada Denah

cara membuat denah rumah minimalis

Setelah menemukan tatanan ruang yang paling pas, saatnya memberikan detail pada sketsa denah yang kamu miliki.

Awali dengan menambahkan ketebalan dinding, desain pintu, dan model jendela yang dilengkapi arah bukaan.

Kemudian mulailah menata perabot dan furnitur di setiap ruangan yang ada pada denah.

Semakin detail, maka hasilnya pun akan semakin baik.

Ini juga dapat menjadi patokanmu untuk memilih perabot nantinya.

7. Evaluasi Kembali Denah yang Telah Kamu Buat

Tak ada salahnya untuk mengevaluasi kembali sketsa denah yang telah kamu perdetail.

Kamu bisa membandingkannya dengan denah lain atau mengimajinasikannya dalam bentuk ruang nyata.

Cocokkan juga setiap ukuran dengan standar ruangan pada umumnya.

Tahapan akhir ini harus kamu lakukan bersama tenaga profesional seperti arsitek dan desainer interior yang kamu tunjuk untuk mewujudkan denah impianmu.

Baca Juga:

6 Inspirasi Desain Pintu Kamar Mandi Minimalis | Aneka Model & Material

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

cara membuat denah rumah

Nah, setelah mengetahui langkah-langkahnya, apakah kamu sudah memahami apa saja yang perlu diperhatikan dalam membuat denah?

Selain mempertimbangkan ketersediaan lahan, masih ada hal lain yang perlu kamu perhatikan lhoSahabat 99.

Hal tersebut meliputi:

  • Arah mata angin, ini sangat penting sebagai pertimbangan arah bukaan di rumah.
  • Skala yang tepat, agar realisasi denah tidak meleset jauh saat dibangun.
  • Posisi setiap jendela dan pintu, perhatikan arah bukaannya jangan sampai ada yang saling bertabrakan.
  • Tinggi lantai atau elevasi, ini berkaitan dengan penentuan ketinggian lantai di setiap ruangan.

Aplikasi untuk Membuat Desain Rumah

Untuk membuat sketsa hunian, biasanya pemula akan menggambarnya dengan manual.

Tak ada yang salah dengan hal ini.

Namun tahukah kamu, kini sudah ada berbagai aplikasi yang dapat memudahkan proses mendesain rumah.

aplikasi denah rumah

Beberapa aplikasi yang bisa jadi pilihan adalah:

  • ArchiCAD
  • Chief Architect
  • Punch Software
  • AutoCAD Architecture
  • Vectorworks Architecture
  • Autodesk Revit
  • Softplan
  • Revit Architecture
  • SketchUp
  • Microstation
  • Virtual Architect Ultimate Home Design
  • Planner5D
  • Sweet Home 3D

***

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Tertarik membeli hunian di perumahan minimalis?

Kunjungi 99.co/id dan temukan beragam pilihan properti menarik!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts