DIY Tips & Trik

Cara Membuat Kokedama di Rumah dengan Mudah (Tanaman Hias Unik dari Jepang)

3 menit

Negara Jepang ternyata tidak hanya terkenal dengan seni merangkai bunga ikebana. Akhir-akhir ini metode menanam tanaman dengan cara unik dari negeri matahari terbit itu pun tengah populer, kokedama namanya. Mau punya juga? Ikut cara membuat kokedama di rumah berikut ini, yuk!

Oh ya, kokedama sendiri berasal dari kata Jepang, koke (lumut) dan dama (bola).

Jadi, tanaman diolah dengan membungkus akar menggunakan tanah dan lumut kering sehingga berbentuk bulat.

Pot sama sekali tidak dibutuhkan dalam proses ini.

Untuk kamu yang tinggal di apartemen, biasanya keterbatasan lahan seringkali menjadi masalah tersendiri.

Maka dari itu, tidak aneh jika banyak orang yang tinggal di apartemen kecil kesulitan untuk membuat taman.

Namun, sekarang kamu tidak perlu khawatir lagi dengan masalah ini.

Kokedama hadir sebagai solusi untuk kamu yang ingin menghadirkan taman kecil di ruangan yang terbatas.

Selain membuat ruangan lebih asri, tanaman ini juga bisa menyaring udara juga lo, Sahabat 99.

Tengok ulasan di bawah ini yuk untuk tahu cara membuatnya!

Alat & Bahan yang Dibutuhkan untuk Membuat Kokedama

alat dan bahan membuat Kokedama

Secara tradisional, tanaman yang sering digunakan untuk dibuat sebagai kokedama berasal dari pohon bonsai.

Akan tetapi, kamu pun bisa menggunakan tanaman lain yang berakar kecil dan cocok ditempatkan di area yang tidak terang.

Hal ini karena lumut yang digunakan bukanlah jenis yang cocok terkena sinar.

Inilah alat dan bahan yang harus disiapkan:

  • Tanaman pilihan
  • Lumut jenis spaghnum atau sheet yang bisa kamu temukan di toko kerajinan tangan
  • Pupuk kompas untuk bonsai atau kombinasi tanah bonsai dan lumut gambur
  • Tali atau benang tebal
  • Mangkok
  • Sarung tangan berkebun

Untuk jenis tanamannya, kamu bisa memilih tumbuhan indoor yang dapat hidup hanya dengan sedikit cahaya matahari dan air, seperti:

  • monstera,
  • monstera obliqua,
  • peace lily,
  • sirih gading,
  • succelent, dan
  • string of heart.

Tanaman-tanaman yang disebutkan di atas ini hanya perlu disiram seminggu sekali, sangat cocok untuk mansyarakat urban yang hanya bisa mengurus tanaman saat akhir pekan.




Cara Pembuatan Kokedama

Tanaman Kokedama

  • Ambil tanaman yang akan digunakan dari pot, lalu sisihkan tanah yang masih menempel pada akarnya.
  • Setelah bersih, bungkus akar tanaman dengan gumpalan lumut spaghnum hingga tertutupi semuanya, tekan-tekan sedikit agar semuanya bersatu, sisihkan.

 tanah untuk kokedama

  • Ambil mangkok, tuangkan pupuk kompos atau campuran tanah bonsai dan lumut gambut kering. Tambahkan sedikit air perlahan-lahan sehingga teksturnya menjadi lembut dan seluruhnya bersatu serta tertempel.
  • Setelah itu, masukkan tanaman ke dalam mangkok dan selubungi seluruhnya dengan tanah. Angkat tanaman, kemudian mulai membuat gumpalan berbentuk bulat. Ukurannya dapat kamu sesuaikan dengan keinginan.
  • Setelah akar tanaman tertutupi tanah, kembali lapisi bagian tersebut dengan menggunakan beberapa lapisan lumut kering. Akan lebih baik jika kamu memilih jenis lumut sheet untuk proses ini.

Kokedama

  • Terakhir, gunakan tali yang telah kamu persiapkan lalu lilit gumpalan tanah serta lumut dengan pola yang kamu inginkan. Ikat bagian akhirnya dengan kencang agar bola tanah dan lumut bersatu dengan baik.

Cara Merawat Kokedama

Kokedama

Kokedama yang sudah jadi dapat kamu tambahkan tali agar tanaman tersebut dapat kamu gantung.

Itu sebabnya tanaman ini cocok untuk kamu yang tidak memiliki area rumah yang besar.

Kamu juga bisa memajangnya di piring atau beberapa wadah unik lainnya.

Kokedama tidak perlu perawatan yang ribet!

Kamu cukup menyemprotkan air bersih pada gumpalan bola ketika sudah tampak kering.

Lakukan penyemprotan tersebut sekitar 10 hingga 15 menit saja.

Mudah ‘kan, Sahabat 99?

Coba praktikkan di rumah, yuk!

***

Semoga tulisan ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak artikel dan informasi menarik lainnya di halam Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah untuk masa depan?

Cari saja di 99.co/id!




Tiara Syahra Syabani

Seorang jurnalis/editor kemudian beralih profesi menjadi content dan copywriter. Pecinta buku komik Hai, Miiko! Senang traveling dan makan makanan gurih.

Related Posts