DIY, Tips & Trik

Cara Membuat Taman Vertikal Ternyata Sangat Mudah! Sudah Tahu?

16 April 2019
taman vertikal
3 menit

Budaya taman vertikal kini semakin digemari banyak orang. Sayangnya, banyak yang mengira membuat taman vertikal adalah pekerjaan sulit. Padahal ada cara membuat taman vertikal yang sangat mudah, lho. Sudah tahu belum?

Jika kamu tidak percaya, kamu bisa mencoba mempraktikkan langsung cara membuat taman vertikal yang 99.co Indonesia rangkum dari berbagai sumber ini.

Inilah cara membuat taman vertikal yang baik dan benar.

1. Pilih area dinding yang akan digunakan

taman vertikal

Menurut seorang pendiri The Vertical Garden Institute, Philip Yates, langkah pertama adalah menentukan area dinding yang tepat.

Bagaimana karakteristik dinding yang baik?

Menurutnya, dinding yang baik untuk lahan taman vertikal adalah dinding yang kondisinya sudah tidak baik.

Namun, jika tidak ada, kualitas dinding jenis apapun sebetulnya bisa digunakan, kok.

2. Bentuk rangkanya sesuai kebutuhan

taman vertikal

Bentuk utama sebuah taman vertikal adalah tiga tiga lapis tumpuan yang terbuat dari rangka, plastik pelapis, dan kain alas.

Agar lebih mudah membongkarnya, kamu bisa memasang rangka taman vertikal dengan cara menggantungnya.

Soal ukurannya tak terlalu dipermasalahkan karena kamu bisa membuatnya sesuai kebutuhan.

Philip Yates biasanya menggunakan bahan pipa PVC ukuran 3/4 inci, pipa siku, dan sambungan empat arah.

Baca juga:

DIY: Taman Vertikal Mini yang Cantik dengan Succulent

3. Lapisi bingkai dengan plastik pelindung

taman vertikal

Cara membuat taman vertikal selanjutnya adalah menyiapkan plastik pelapis berukuran sama dengan rangka.

Plastik ini berfungsi untuk melapisi kain alas dan melindungi dinding dari rembesan air taman vertikal.

Pertimbangkanlah kualitas plastik yang baik dan tidak mudah sobek agar awet untuk jangka waktu yang lama.

4. Pasang kain untuk media tanam

taman vertikal

Untuk cara membuat taman vertikal yang keempat pasanglah kain bekas untuk media tanam pada taman vertikalmu.

Kain ini digunakan sebagai alas tempat tanamanmu tumbuh dan juga berfungsi sebagai penahan air bagi tanamanmu.

Jika ingin mengikuti cara Philip Yates, kamu bisa menggunakan bahan karpet bekas untuk kain alas ini.

5. Kelola sistem irigasinya dengan baik

taman vertikal

Agar tanaman dapat bertahan hidup, mereka tentu membutuhkan pasokan air yang cukup. Itulah kenapa kamu perlu memasang sistem irigasi yang baik.

Sistem irigasi yang baik berarti sistem itu memiliki pengairan yang baik yang dapat membuat tanaman tetap lembap.

Cobalah gunakan pipa PVC atau paralon yang memiliki daya rekat kuat untuk sistem irigasi taman vertikalmu.

Agar lebih kuat, kamu bisa merekatkan pipa PVC atau paralon dengan partisi besi ke dinding rumahmu.

6. Sambungkan pupuk ke sumbernya

taman vertikal

Agar tanaman di taman vertikalmu tumbuh subur, jangan lupa juga kebutuhan pupuknya ya!

Saat ini banyak tersedia jenis pupuk cair yang cocok untuk jenis tanaman seperti yang ada pada taman vertikal.

Kamu bisa mengatur sistem pupuk taman vertikalmu dengan cara menghubungkannya dengan sumber airnya.

Dengan cara ini, kamu tidak perlu lagi repot-repot memupuki tanamanmu secara manual.

7. Tentukan jenis tanaman yang akan ditanam

taman vertikal

Setelah semua perbekalan dan persiapan selesai, saatnya pilih jenis tanaman yang kamu mau!

Memilih tanaman untuk taman vertikal berarti harus mempertimbangkan cahaya matahari, kelembapan, angin, dan juga suhunya.

Apalagi tanaman di taman seperti ini pasti akan ditinggalkan di luar ruangan di sebagian besar waktu.

Tentu harus memilih jenis tanamannya sebaik mungkin ya!

8. Langsung tanam tanamanmu!

taman vertikal

Menanam tanaman di taman vertikal tidak sesulit menanam di kebun konvensional, lho!

Kamu tinggal memotong kain alas taman vertikalmu dengan goresan vertikal untuk menciptakan lubang tanaman.

Setelah itu, masukan tanah secukupnya ke dalam lubang goresan tadi.

Lalu, tinggal tanam deh!

9. Tentukan desain tanaman

taman vertikal

Menurut Philip Yates, yang paling menarik dari taman vertikal adalah proses mendesain tanamannya.

Seperti yang kamu ketahui, gaya menanam ini menawarkan banyak kemungkinan yang bisa kamu eksplorasi.

taman vertikal

Kamu bisa mengatur desain tamanmu dari ukuran taman vertikalnya ataupun dari jenis tanaman yang ditanam.

Misalnya, tanaman yang tumbuh dengan ukuran tinggi ditanam di bagian paling atas sehingga dapat menimbulkan kesan sebuah atap.

Maksimalkan kreasimu, maksimalkan taman vertikalmu!

Baca juga:

4 Inspirasi Desain Taman dalam Ruangan di Hunian Sempit

Semoga artikel ini bermanfaat, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Pastikan kamu mencari segala kebutuhan properti lewat 99.co/id.

You Might Also Like