Rumah Tips & Trik

5 Tips Memilih Pagar Rumah yang Bagus untuk Hunian di Kompleks Perumahan

3 menit

Tinggal di area atau kompleks perumahan dengan penjagaan, belum tentu menjamin keamanan rumah. Untuk meningkatkannya, maka itu banyak orang yang melengkapi huniannya dengan pagar. Seperti apa ya tips memilih pagar rumah yang bagus untuk hunian di kompleks perumahan?

Sebelum membuat pagar, salah satu hal yang harus dijadikan perhatian adalah ketinggian, apakah sesuai dan pas dengan kebutuhan tempat tinggal atau tidak.

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipehatikan untuk menentukan pagar rumah yang bagus serta ideal untuk rumah di kompleks.

Tips Memilih Pagar Rumah yang Bagus

1. Ukuran Ideal Pagar Komplek Perumahan

pagar rumah minimalis

Tinggi pagar rumah yang bagus sebaiknya berkisar antara 1,2 meter hingga 1,5 meter.

Ketinggian 1,2 meter disebut lebih cocok untuk rumah-rumah yang memiliki lebar tidak lebih dari 8 meter.

Contohnya untuk rumah-rumah tipe 36 ke bawah.

Sementara itu ketinggian 1,5 meter pas untuk digunakan sebagai pelindung rumah dengan lebar tanah di atas 8 meter.

Ketinggian pagar rumah tersebut ditentukan dengan pertimbangan lingkungan sekitar yang sudah aman karena dijaga oleh petugas penjaga.

Pagar dengan ketinggian maksimal 1,5 meter tersebut juga dapat menampilkan bagian atas rumah yang menarik.

2. Desain Pagar yang Aman dari Jangkauan Orang

warna pagar rumah hitam

Gangguan yang paling menjadi momok para penghuni rumah adalah gangguan dari orang-orang apalagi mereka yang memiliki maksud jahat.

Untuk mencegah penyusup, pencuri, atau orang-orang yang tak diinginkan kehadirannya, buat tinggi pagar berkisar tinggi orang dewasa.

Tingginya yaitu berkisar antara 1,75 meter – 2,5 meter.

Jika dirasa kurang aman, kamu juga boleh menambahkan aksen runcing pada bagian atas pagar.

Selain itu, paku, pecahan kaca, atau kawat berduri juga bisa kamu tambahkan pada dinding pagar rumah.

3. Pilih Pagar yang Aman dari Hewan

warna pagar rumah putih




Saat ini banyak sekali perumahan serta cluster yang dibangun dekat dengan areal persawahan.

Itu sebabnya kadang hewan-hewan seperti kambing, anjing, kucing, dan lainnya berkeliaran di sekitar rumah.

Jika mengalami masalah tersebut dan berencana membuat pagar, tinggi minimal yang ideal adalah 1,2 m.

Buat pagar dengan material besi baja dengan kerenggangan yang rapat, dengan begitu hewan-hewan tidak memiliki celah untuk masuk ke dalam rumah.

Jika kamu menginginkan area rumah lebih tertutup, gunakan pelapis kawat berbentuk jeruji atau jaring.

4. Dekorasi pada Pagar Pembatas Rumah

Apabila sudah yakin dengan keamanan serta kenyamanan lingkungan kompleks, fungsikanlah pagar sebagai pembatas serta pembeda rumah dengan hunian lainnya.

Ketinggian pagar tidak usah terlalu menjulang.

Tingginya cukup sekitar 0,9 meter – 1,2 meter saja atau hanya sebatas pinggang orang dewasa.

Tambahkan unsur dekoratif seperti tanaman dan bunga rambat yang tumbuh pada pagar tersebut untuk tampilan yang lebih cantik.

Kamu juga bisa memilih pagar dari tanaman yang dibentuk sedemikian rupa layaknya sebuah pagar.

5. Perhatikan Juga Aturan Pemasangan Pagar di Kompleks

Pembuatan pagar pada rumah-rumah yang berada di kompleks perumahan atau cluster ternyata harus disesuaikan dengan regulasi.

Misalnya saja regulasi dari pemerintah, pengembang perumahan, dan juga etika bertetangga.

Maka itu, gunakan patokan ketinggian yang telah dijabarkan di atas dan jangan membuatnya terlalu menjulang.

Selain itu, penggunaan material tambahan seperti paku dan pecahan kaca yang dapat melukai anak-anak juga kerap ditentang dalam pembuatan pagar.

Sebaiknya, gunakanlah material pagar yang benar-benar kuat namun juga aman bagi anak-anak yang kerap bermain di sekitar rumahmu.

Semoga tips memilih pagar rumah yang bagus untuk hunianmu ya, Property People.

Lihat tips serta ulasan menarik serta berguna lainnya hanya di halaman Berita 99.co Indonesia.

Oh ya!

Kamu boleh lo membagikan artikel ini ke media sosial agar lebih banyak lagi yang terinspirasi.




Tiara Syahra Syabani

Seorang jurnalis/editor kemudian beralih profesi menjadi content dan copywriter. Pecinta buku komik Hai, Miiko! Senang traveling dan makan makanan gurih.

Related Posts