Rumah, Tips & Trik

Cara Memilih Plafon yang Cocok dengan Jenis Rumah di Indonesia

18 Mei 2019
3 menit

Cara memilih plafon rumah harus dipertimbangkan matang-matang! Selain melihat cuaca dan iklim, ini hal lain yang harus Anda perhitungkan.

Sahabat 99, pilih mana, tampilan keren atau suasana yang nyaman?

Rata-rata dari Anda pasti banyak yang lebih mengutamakan kenyamanan daripada tampilan yang keren dari sebuah tempat tinggal ‘kan?

Nah, maka itu dalam membangun rumah idaman, kita harus benar-benar memerhatikan faktor-faktor yang mendukung suasana nyaman, salah satunya adalah plafon.

Pemilihan langit-langit rumah atau plafon harus diberikan perhatian ekstra karena iklim dan cuaca Indonesia yang cenderung lembap.

Nah, apa saja ya jenis bahan, bagimana ketinggian, warna, serta variasi plafon yang tepat untuk diaplikasikan di rumah agar memberikan kenyamanan tapi juga tampil bergaya?

Simak tips dan cara memilih plafon yang tepat berikut ini.

1. Perhatikan Jenis Plafon Pilihan

Jenis plafon yang kerap digunakan di pada rumah-rumah di negara kita ini dibagi berdasarkan material pembuatnya.

Ada beberapa bahan yang lazim dipilih sebagai material jenis plafon, sebagai berikut :

Plafon Triplek

Plafon triplek telah digunakan masyarakat Indonesia sebagai material plafon rumah sejak waktu lampau.

Selain mudah dalam pemasangan, kelebihan dari jenis plafon ini adalah sangat mudah didapatkan dan harganya relatif lebih murah.

Kekurangan dari plafon jenis ini adalah kita harus mengecatnya lagi agar tampilannya lebih rapi.

Jenis Plafon Gipsum

Plafon gipsum merupakan material yang paling umum digunakan untuk membuat plafon pada saat ini.

Jenis ini memiliki keunggulan yang lebih banyak dibandingkan plafon tripleks, di antaranya:

  • Mudah diperbaiki jika ada yang cacat
  • Tahan api
  • Bisa didekorasi dengan berbagai aksesoris tambahan.

Jenis Plafon GRC

Walau harganya cenderung mahal, plafon GRC ini sangat unggul karena tahan air dan juga tahan api.

Saat ini pun makin banyak orang-orang yang menggunakan bahan ini dibandingkan gipsum dan tripleks.

Karena sifatnya yang kuat, kita dapat menggunakannya pada bagian rumah yang lembap seperti kamar mandi atau area dapur.

2. Tips Memilih Plafon: Perhatikan Ketinggian

Karena rata-rata udara di Indonesia cenderung panas dan paparan sinar mataharinya cukup menyengat, maka itu sangat dianjurkan untuk:

  • membuat ventilasi
  • memperbanyak bukaan di rumah
  • membuat plafon yang tinggi.

Dengan plafon yang tinggi, maka sirkulasi udara pun dapat lebih lancar sehingga dapat menurunkan dan mendinginkan suhu ruangan dalam rumah.

Tinggi plafon yang ideal di rumah-rumah Indonesia adalah sekitar tiga meter dari permukaan lantai.

Dengan ketinggian plafon tersebut, selain berpengaruh pada sirkulasi udara, juga dapat menjauhkan sumber radiasi panas dari kepala.

Hasilnya rasa panas yang diserap tubuh pun dapat berkurang.

3. Memerhatikan Warna Plafon

Warna putih masih menjadi pilihan untuk mewarnai plafon rumah karena dianggap memberikan kesan lapang, terang, dan bersih. W

arna-warna terang layaknya putih, biru muda, dan hijau muda sangat cocok sebagai solusi dengan plafon rendah.

Sementara itu pada plafon dengan tinggi menjulang, warna yang dapat diaplikasikan lebih bebas lagi.

Warna-warna hangat seperti merah, oranye, dan kuning atau bahkan warna gelap seperti ungu dan coklat dapat digunakan lho, Sahabat 99!

Dengan warna-warna tersebut, rumah pun akan tampil lebih hangat.

Tapi yang perlu diingat, kita harus pandai-pandai memadukannya dengan warna dinding agar rumah tidak menjadi panas.

Selain jenis warna, ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan saat mengaplikasikannya.

Hal tersebut di antaranya adalah pas atau tidaknya warna dengan celah sumber cahaya, penggunaan finishing jenis matte, dan tidak terlalu mencolok.

4. Variasi Model Plafon

Cukup banyak variasi plafon yang bisa diaplikasikan untuk rumah, salah satunya adalah variasi void (plafon yang tingginya menerus hingga ke bagian atap lantai atas).

Variasi ini khusus digunakan untuk rumah dengan dua lantai atau rumah bertingkat.

Dengan menggunakan void, ruangan pada rumah berlantai dua atau lebih pun akan terasa lebih sejuk. Selain itu, rumah juga akan lebih terkesan lega dan terang.

Semoga bahasan mengenai plafon di atas dapat berguna bagi Anda ya Sahabat 99.

Ada masalah mengenai plafon rumah? Diskusikan saja di Sosial Media 99Community!

Jangan lupa share artikel ini ke media sosial Anda dan terus kunjungi blog 99.co Indonesia untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

You Might Also Like